AWAS! 12 MODUS MALING MOTOR

Posted on Februari 19, 2011. Filed under: Motor, Security |

Sebulan 789 unit digasak                                                                      28 Jul 2010 Headline Harian Poskota,  No.15659

JAKARTA (Pos Kota) – Pencurian kendaraan bermotor menggila. Dalam sehari, di wilayah hukum Polda Metro Jaya, 27 motor hilang diga-sak kawanan alap-alap. Ada 12 modus kejahatan yang dilakukan kawanan maling motor tersebut, mulai menggunakan ilmu sirep hingga menteror calon korbannya.

Duabelas modus operandi yang dicatat pihak kepolisian, berlagak bertamu, main tabrak, teror di jalan, merampas,usap balsem, dibius, hipnotis, diangkut mobil boks, ilmu sirep, gunting gembok, ganti plat nomor palsu, dan parkir dekat motor korban.

Sedangkan alat untuk menghidupkan motor, pelaku menggunakan kunci leter T dan menyambung kabel di mesin kontak.
Data yang dihimpun Polda Metro Jaya, jumlah curanmor selama bulan Mei terjadi 765 kasus. Jumlah ini meningkat menjadi 789 unit sepeda motor yang hilang pada Juni 2010. Angka ini bisa lebih tinggi karena tak sedikit korban yang enggan melapor. Tentu saja hal ini membuat warga khawatir, karena bisa saja kejadian serupa menimpa mereka.

Dalam aksinya, para pelaku berkelompok antara dua sampai empat orang. Mereka menggunakan sepeda motor, bahkan juga mobil. Jika sasaran sudah ditemukan, berbagai jurus dipersiapkan, termasuk aksi kekerasan dengan cara merampas di jalan setelah korban diancam akan dilukai bahkan dibunuh.

Lokasi yang mereka incar antara lain tempat parkir, di depan warnet, minimarket, ruko, halaman mal dengan cara mengganti plat palsu, dan mengangkat motor di pinggir jalan lalu dimasukkan ke dalam mobil boks.
Di kawasan permukiman, bandit juga beraksi. Aksi pencurian biasanya dilakukan dengan cara menggunakan kunci leterT. Dalam hitungan detik, maling profesional berhasil membawa kabur barang curiannya.

SIREP  DAN  BALSEM
Kawanan bandit juga melengkapi diri dengan ilmu sirep. Pemilik rumah yang menjadi sasaran bisa tidur lelap dan takmendengar suara apa-apa ketika maling beraksi menggunting gembok pagar dan masuk rumah. Ilmu sirep itu salah satunya dengan menaburkan garam di depan rumah korbannya. Setelah garam ditaburkan, pemilik rumah pun tertidur hingga dengan mudah pelaku menggasak motor yang disimpan dalam rumah.
Peristiwa ini menimpa Al-win, 20, warga Perumahan Ciledug Indah II, Kota Tangerang.

Ia kehilangan motor Yamaha Vixion yang disimpan di dalam rumah. “Betul-betul seperti disirep, kami semua tidur lelap nggak dengan suara apa-apa,” kata Alwin. Hingga berita ini diturunkan, petugas Polsek Ciledug yang menangani kasus ini belum berhasil meringkus pelakunya, bahkan pencurian motor makin marak di perumahan tersebut.

Kawanan maling betul-betul professional dan bisa beraksi dalam waktu singkat. Ini dialami Buchori, warga Tomang, Jakbar. Motor Honda Supra X 125 hilang saat diparkir di halaman rumah pada Sabtu (11/7) Pk; 0500. “Baru ditinggal sebentar masuk rumah, motor sudah lenyap,” katanya. Menurut Buchori, di daerahnya sangat rawan pencurian. “Pelaku biasanya -beraksi waktu magrib dan subuh. Belum ada pelaku yang ketangkep.”
Korban lain, Fahmi, 28, mahasiswa PTS di Depok juga kehilangan Yamaha Vega yang baru dua bulan dibelinya saat mengunjungi kekasihnya di kawasan Jelambar Baru. “Padahal saya baru masuk ke rumah pacar satu menit, egi-tu nengok, motor sudah tidak ada lagi,” katanya.

Kawanan bandit penggasak sepeda motor mengincar semua wilayah di Jakarta. Wilayah Condet, Jaktim, misalnya, dalam seminggu bisa dua sampai tiga motor digasak penjahat yang dalam beraksi bisa dua hingga empat orang. Bahkan mereka juga menggunakan senjata api.
“Saat ini yang sering menjadi sasaran para pelajar yang naik motor sendirian. Pelaku langsung memepet korban dan merampas motor disertai ancaman senjata api. Kami sangat resah,” kata Caca, warga Condet.

Di jalanan bandit perampas motor alias begal tak adatakutnya. Mereka main tabrak dan teror di jalan. Selain bersenjata api, ada juga bandit yang menggunakan balsem untuk memperdaya korbannya. Mata korban dibalsem, kendaraan dirampas.

TIGA SINDIKAT
Dari sejumlah pelaku yang ditengkap, polisi mengidentifikasi kelompok pelaku ber-dasrkan asal daerah mereka. Ada tiga kelompok penjahat yang paling sering bermain motor di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Mereka merupakan kelompok Lampung, Malimping (Banten), dan Indramayu selain juga kelompok lainnya.

Kelompok Lampung biasanya bermain kasar dengan cara membegal di tengah jalan, menusuk atau menembak pakai senjata api rakitan. Sepak terjang mereka dikenal sadis, namun kelompok ini juga mengincar kendaraan bermotor di parkiran.
Sedang kelompok Malimping beraksi lebih halus yakni selalu menggunakan kunci leter T, ilmu sirep maupun mengangkut motor yang ada di dalam rumah. Ditengarai ilmu sirep ini dipelajari mereka di wilayah Pandeglang dan sekitarnya.
Tidak jauh berbeda dengan kelompok Malimping, kelom-pok Indramayu juga kerap memakai kunci leter T untuk menggasak motor Kelompok ini pula yang sering beraksi dengan menuduh korban u-lah memukul atau menabrak anggota keluarganya, setelah itu merampas motor.

JAM OPERASI SASARAN
Jam operasi yang biasa dilakukan para pelaku sekira Pk.00.00 – 05.00, Pk.12.00 -18.00 dan 21.00 – 00.00. Namun secara umum, penjahat beraksi tak kenal waktu alias 24 jam mengincar sasaran.
Bandit tak memilih-milih sasaran, karena begitu a)a kesempatan mereka beraksi. Korban yang sering diincar anak sekolah yang gampang ditakut-takuti. Sasaran lainnya, tukang ojek. Tak terhitung sudah berapa pengojek kehilangan motor, sebagian di antaranya bahkan kehilangan nyawa karena kebrutalan pelaku. Dalam catatan Pos KoTa, wilayah rawan pencurian motor antara lain Jakarta Selatan; di Cilandak, Pamulang, Ciputat. Jakarta Barat;Tanjung Duren, Tambora. Jakarta Utara Penjaringan, Koja,Tanjung Priok. Jakarta Pusat Kemayoran, Johar Baru yang banyak terdapat warnet,Tanah Abang, dan kawasan Sawah Besar.

JANGAN PARKIR SEMBARANGAN
Menanggapi maraknya kasus curanmor di Jakarta dan sekitarnya. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Drs Timur Pra-dopo meminta kepada masyarakat, khususnya pemilik raptor agar selalu waspada.
Kapolda meminta agar masyarakat tidak memarkir disembarang tempat tanpa ada yang menjaganya. Selain itu, kapolda juga meminta kepada masayakat 3gar mengunci dulu motornya sebelum meninggalkan.
Untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat, kapolda sudah memerintahkan kepada seluruh kapolres dan kapolsek meningkatkan patroli di wilayahnya masing-masing. “Saya ajak kepada kapolres, mari kita berikan kenyamanan kepada masyarakat dengan meningkatkan patroli di wilayahnya masing-masing,” kataTimur Pradopo.

PERMINTAAN TINGGI
Tingginya kasus pencurian sepeda motor bisa terjadi karena meningkatnya permintaan (demand) oleh peminat motor curian. Apalagi sepeda motor merupakan kendaraan yang terbilang cukup mudah dicuri.
Faktor besar mengapa sepeda motor mudah dicuri ada pada pengguna motor itu sendiri. Kekurang hati-hatian dalam memproteksi ken-daraanya menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan. Selain terbilang mudah dicuri, motor hasil kejahatan gampang dijual,” tutur Kriminolog Iqrak Sulhin.
Hal itu berimbas dengan meningkatnya angka permintaan motor curian, terutama di daerah-daerah di luar Jakarta. Motor curian juga bisa dijual dengan cara dipreteli, (tiyo/edi/yahya/ird)

http://bataviase.co.id/node/315975

AWAS !! 12 (Duabelas) MODUS MALING MOTOR (CURANMOR)
1. Berlagak bertamu,
2. Main tabrak,
3  Teror di jalan,
4. Merampas,
5. Usap balsem,
6. Dibius,
7. Hipnotis,
8. Diangkut mobil boks,
9. Ilmu sirep,
10.Gunting gembok,
11. Ganti plat nomor palsu, dan
12. Parkir dekat motor korban.

Kalau ada ronda, kami mundur

28 Jul 2010

JATINEGARA (Pos Kota) -Tidak puas dengan penghasilan sebagai sopir, tiga pria asal Indramayu, jawa Barat, menjadi pencuri kenda-raan bermotor. Belasan kali menggasak motor maupun mobil, mereka akhirnya dibekuk aparat Polres Metro Jaktim.
Dalam aksinya, kawanan ini bermodalkan kunci T dan obeng. Sedikit saja pemilik kendaraan lengah, dalam tempo tak sampai dua menit, kendaraan itu raib.Tak mengherankan aksi Juarno, 40, Ahmadi, 41, dan Hartono, 35, membuat geram korbannya.

“Kami memang seringberaksi bertiga. Hasilnya selalu dibagi rata. Uangnya dipakai untuk menghidupi anak dan istri. Sisanya buat foya-foya,” kata Juarno,kapten komplotan yang ditemui di Polres Metro Jaktim, Selasa (27/7) malam.
Juarno mengaku sebelum beraksi mereka berkeliling lingkungan mencari kendaraan incaran, baik sepeda motor maupun mobil. Mereka beriringan naik motor di kawasan yang dinilai lengah dari pengamanan warga atau satpam.

“Jika dirasa aman, baru kami beraksi. Kalau sampai banyak warga yang ronda, kami pasti mundur. Kalau nekat ya bisa babak belur atau kami terpaksa melukai orang,” ungkap sikapten.
Cukup dengan kunci T, motor yang diincar dengan mudah bisa digasak. Sedang untuk mobil, selain pakai kunci T juga digunakan obeng atau gunting untuk merusak kabel. “Yang repot untuk ken-daraan yang dikunci ganda atau pakai alarm,” katanya.

Namun sepak terjang kawanan ini berhasil diendus petugas Polres Jaktim. Setelah diintai cukup lama, petugas dipimpin Kasat Reskrim Kompol Nicolas A.Lilipaly mencokok ketiganya di kawasan Cakung, Jaktim. Polisi menyita kunci leter T, obeng, guh-ting, tas dan lainnya.

“Mereka residivis dan pemain lama yang sering beraksi di wilayah Jakarta Timur maupun pinggiran Jakarta. Sudah banyak laporan yang kami terima terkait aksi curanmor kawanan ini,” kata Nicolas, seraya berharap agar korban yang kehilangan motor atau mobil segera lapor ke Polres Jaktim. (anis/cw4/yp/ird)
http://bataviase.co.id/node/315973

LOKASI TEMPAT YANG DIINCAR

1 Tempat parkir,
2.Di depan warnet,
3.Di depan Minimarket,
4.Ruko,
5.Halaman mal dengan cara mengganti plat palsu,
6.Dan mengangkat motor di pinggir jalan lalu dimasukkan ke dalam mobil boks.
7.Diperumahan
8. Di gang-gang
9 Didalam rumah
10. Dijalanan
12. dan sebagainya


Pengelola Wajib Ganti Kendaraan Hilang saat Parkir,

28 Jul 2010

JAKARTA (Suara Karya) Pengelola areal parkir wajib mengganti kendaraan yang hilang saat diparkir di wilayahnya. Putusan terebut ditetapkan Mahkamah Agung (MA) yang didukung sepenuhnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 48 Tahun 2004 tentang Tarif Parkir.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, di Jakarta, Selasa (27/7), menyatakan sangat menyetujui putusan itu. Pengelola parkir, kata dia, memang seharusnya bertanggung jawab terhadap tiap kendaraan yang parkir di areal miliknya.
Di sisi lain, Fauzi juga menyetujui adanya revisi Pergub Perparkiran. “Tidak hanya isinya saja, tapi juga termasuk tarifnya. Selama ini, orang menganggap sepi Pergub itu, sehingga penerapannya tidak efektif,” ujarnya.

Terkait dengan putusan itu, Kasubag Humas dan Profesi MA Andri Tristianto Sutrisna, di Jakarta, Selasa, (27/7), menyebutkan, putusan MA itu menjadi rujukan bagi seluruh pengelola parkir, baik swasta maupun pemerintah. Pemerintah juga diminta untuk segera mengubah perda yang mengatur perparkiran.
“Karena putusannya sudah final, yaitu peninjauan kembali (PK), maka harus ditaati, baik oleh pengelola swasta maupun pemerintah,” tuturnya.
Sementara khusus untuk parkir yang dikelola pemda harus direvisi terlebih dahulu perda yang menaunginya.

Seperti diketahui, putusan MA itu bermula dari putusan PN Jakarta Pusat (Jakpus). Saat itu, majelis hakim berpendapat bahwa klausul-klausul baku dalam karcis parkir adalah perjanjian yang berat sebelah alias sepihak. Perjanjian seperti itu adalah batal demi hukum.
Majelis, yang saat itu diketuai Andi Samsan Nganro, berpendapat, klausul baku seperti dalam karcis parkir sangat merugikan kepentingan konsumen. “PK mengamini pertimbangan hukum PN tersebut,” ucap Andri.

Putusan yang baru keluar baru-baru ini berdasarkan permohonan PK perkara 124 PK/PDT/2007 yang diajukan oleh PT Securindo Packatama Indonesia (SPI), sebuah perusahaan layanan parkir. PT SPI meminta PK atas putusan kasasi yang memenangkan konsumennya, Anny R Gultom. Putusan kasasi menetapkan, PT SPI membayar ganti rugi kendaraan yang hilang. MA menguatkan putusan kasasi dan menolak PK PT SPI.

Putusan itu juga disambut positif Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menilai keputusan itu sangat tepat. Keputusan itu menguatkan UU Perlindungan Konsumen. Dikatakannya, pengelola parkir menggunakan klausul baku yang diputuskan secara sepihak, yaitu “segala kehilangan bukan tanggung jawab pengelola parkir”. Klausul inilah yang selama mi dianggap merugikan konsumen.
“Klausul seperti itu terlarang di UU Perlindungan Konsumen. Pasal 18 disebutkan, setiap pelaku usaha apa pun dilarang mencantumkan klausul baku, baik di kontrak maupun di struk parkir misalnya,” tutur Tulus.
Dengan adanya putusan itu, semua pelaku usaha parkir harus me-reiriew kontrak perjanjian dan menghilangkan klausul-klausul sepihak yang selama ini mereka buat. “Jadi, klausul-klausul yang selama ini mereka buat gugur dengan sendirinya,” katanya. (Budi Seno)

About these ads

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

3 Tanggapan to “AWAS! 12 MODUS MALING MOTOR”

RSS Feed for Willy Kk Blog – My Heart Voices Comments RSS Feed

waaaa .. Ngeriiiii juga ya tinggal di kota.. Berati enakan tinggal di daerah kek saya ni Broo… Aman Tentram dan Damai..

ane minta kepada pihak keamanan kepolisian untuk menindak tegas kepada oknum curanmor.
tembak di tempat….dan kepada semua masyarakat
apabila melihat oknum curanmor sedang beraksi,
langsung aja teriaki maliiiiiing…dan gebokinn
ajaa…kalo bisa bakar hidup-hidup…biarr mampusss….

Betul bro, tinggal dikota resikonya gede, pencuri di kota PAKAI SENJATA API bro, kalo dikampung paling yang diambil peralatan elektronik atau peralatan masak


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 30 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: