Semakin Merajalela, Ranjau Paku di Jalanan Menakutkan!!!

Posted on Januari 29, 2011. Filed under: Motor | Tag: |

Jakarta, 28 Januari 2011
Ulah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab (lebih tepatnya brengsek, penipu, pemeras, dll alias penjahat terselubung yaitu orang yg bikin & nyebarin itu ranjau paku = TTB As.Known.As Tukang Tambal Ban & Konco2nya) dalam menyebarkan paku terus terjadi. Masyarakat diimbau untuk tidak melindas barang-barang yang keliatannya sepele, seperti bungkus rokok, koran, kantung plastik, potongan karet, sendal jepit, bahkan bangkai tikus😆 sekalipun atau korek api. tambahan: lobang kecil kadang2 suka ditanam paku hitam yg ga begitu keliatan.

“Sebab kemungkinan di dalamnya ada paku,” ujar Kasat Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Yakub saat dihubungi wartawan, Selasa (25/1/2011).

Dari hasil sweeping Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menemukan 10 kilogram paku yang dijadikan ‘ranjau’ di jalanan.

“Paku ini merupakan hasil operasi di empat wilayah di Jakarta selama Januari 2011,” ujarnya.

Data dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyebutkan, ada 10 kilogram paku berserakan di ruas jalan di Jakarta. Berikut perinciannya.

Di kawasan Jakarta Barat, ranjau paku tersebar di sepanjang Jl Daan Mogot. Hasil operasi didapat 3,5 kilogram paku yang tersebar di jalanan.

Di kawasan Jakarta Utara juga tidak luput dari ranjau paku. Paku sebanyak 2 kilogram tersebar di dekat Pintu 2 Pertamina, Plumpang hingga Kodamar.

Di Jakarta Pusat, ranjau paku terdapat di Jl Hasyim Ashari, Jl Letjen Suprapto dan underpass Senen. Dari tiga lokasi itu, paku sebanyak 2,5 kilogram berhasil disapu petugas.

Sementara di kawasan Jakarta Selatan, paku sebanyak 2 kilogram dibersihkan di ruas Jl TB Simatupang dan Jl Kartini.

Sementara itu, kawasan rawan ranjau paku yang perlu diwaspadai diantaranya:

1. Jakarta Barat: di Jl S Parman dari RS. Harapan Kita arah lampu merah Slipi (termasuk Fly Over Slipi) dan dari lampu merah Slipi ke arah Tomang.

2. Jakarta Selatan, ranjau paku terdapat di flyover Permata Hijau ke arah Pondok Indah (depan Masjid Istiqomah), dari William Mobil ke arah lampu merah Kostrad, Jl Prof. Satrio (dari Mal Ambassador ke arah Jalan Casablanca), terowongan Casablanca (kearah Mal Ambassador).

3. Jakarta Timur di Jl TB Simatupang (Terutama dekat flyover Lenteng Agung dan ke arah Pasar Minggu), dari Menara Saidah ke arah perempatan Kuningan, Jl MT Haryono (terutama perempatan Patung Pancoran dan flyover Pancoran).

4. Jakarta Pusat, ranjau paku terdapat di Jl Letjen Suprapto dan underpass Senen, Jl Gatot Subroto hingga ke perempatan lampu merah Kuningan dan arah sebaliknya, Jl Majapahit (dari Tanah Abang menuju Harmoni), Jl Gatot Subroto dari depan Bank Mandiri sebelum Polda Metro Jaya sampai Semanggi.

Selain berhati-hati melindas barang yang kelihatan sepele, polisi juga meminta masyarakat untuk mewaspadai titik-titik rawan tersebut. Masyarakat juga diimbau agar memilih ruas jalan yang akan dilalui.

“Jangan melintas di kiri jalan, ambil jalur agak ke tengah, karena paku–paku biasanya disebarkan di kiri jalur jalan,” katanya.


Ranjau Paku Marak, 2 Jam Disisir Petugas Dapat 2 Kg

Kamis, 20 Januari 2011 – 18:04 WIB

Ranjau Paku Marak, 2 Jam Disisir Petugas Dapat 2 Kg

JAKARTA (Pos Kota) – Banyaknya pengaduan masyarakat baik ke Suku Dinas Perhubungan Pemkot Jakarta Utara dan Polres Jakarta Utara soal ranjau paku di sepanjang Jalan Yos Sudarso mulai dari depan Depo Plumpang hingga Mal Arta Gading, kedua instansi tersebut langsung mengambil tindakan menyisir sepanjang jalan tersebut. Hasilnya cukup mengejutkan, sedikitnya 2 kg paku berbagai ukuran diamankan petugas.

Penyisiran dilakukan oleh petugas menggunakan mobil yang di rancang khusus untuk membersihkan ranjau paku yakni dilengkapi dengan besi magnet. Lokasi sasaran itu antara lain sepanjang Jalan Yos Sudarso, Jalan Arta Gading, dan sejumlah jalan yang dianggab rawan ranjau paku.

“Kami banyak mendapat laporan dari warga, kalau sore hari banyak pengendara khususnya sepeda motor yang menjadi korban ranjau paku di jalan Yos Sudarso. Berawal dari laporan itu sejumlah petugas Satlantas Polres Jakarta Utara kerahkan untuk menyisiran lokasi-lokasi yang dianggab rawan,”ungkap Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Andap Budhi Revianto.

Menurut Kapolres, operasi ranjau paku itu dilakukan setelah pihaknya beberapa kali mendapat laporan dari masyarakat yang menyebutkan di kawasan Jalan Yos Sudarso, banyak ranjau paku. Bahkan dalam laporannya itu menyebutkan dalam satu jam sedikitnya 5 hingga 6 pengendara khususnya sepeda motor yang melintas di jalan tersebut terkena ranjau pakai.

“Dua jam anggota lalulintas Polda Metro Jaya menyisir sedikinya ada 2 kg paku berbagai ukuran kami temukan. Saat ini barang bukti tersebut diamankan. Operasi ini akan utin kami melakukan karena banyak pengendara yang mengalami kempes ban karena terkena ranjau paku,” tambah Kapolres yang didampingi Kasat lantas Kompol Adhi Santika.

Untuk itu dia mengimbau kepada pengendara roda dua yang akan melintas di jalan-jalan ibukota supaya berhati-hati dan jangan terlalu ke pinggir. Pasalnya para pelaku penebar paku itu memanfaatkan pinggir jalan yang dipenuhi dengan tumpukan sampah sebagai tempat ranjau.

“Biasanya pelaku memakai bungkus rokok atau korek api, dan tumpukan sampah untuk menaruh ranjau paku. Untuk itu saya mengimbau kepada pengendara roda dua untuk tetap di jalurnya jangan sampai kepinggir-pinggir,” kata Kasudin Hub Pemkot Jakarta Utara Ahmat.


Jalan Hasyim Ashari-Harmoni Juga Rawan Ranjau Paku

Rabu, 26 Januari 2011 – 14:04 WIB

JAKARTA (Pos Kota)- Kejahatan ranjau paku kian merenak di mana-mana termasuk di ruas Jalan Hasyim Ashari menuju Harmoni, Jakarta Pusat. Seperti yang terjadi sepanjang Rabu (26/01) mulai dari pukul 08.13 WIB banyak sepeda motor yang terkena ranjau sehingga ban sepeda motor bocor atau pecah.

“Dalam seminggu belakangan ini banyak yang jadi korban ranjau paku, petugas masih melakukan penyelidikan siapa di balik perbuatan negatif tersebut,”kata petugas TMC Polda Metro Jaya.

Pengendara yang hendak melintas diimbau mencari jalur alternatif agar tidak terkena “jebakan” tersebut. Selain itu ketika berkendara harus hati-hati jangan menggilas benda yang ada di jalan seperti korek api, sampah atau sendal. (binsar)


Hati-Hati Banyak Ranjau Paku

Hati-Hati Banyak Ranjau Paku

Selasa, 25 Januari 2011 – 13:49 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Masih saja, ranjau paku bertebaran pada sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta. Pengguna jalan khususnya kendaraan bermotor diimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati karena banyak ranjau paku.

Dari data yang dikumpulkan petugas di lapangan ada beberapa kawasan sering ditemukannya kasus tersebut. Berikut lokasi rawan ranjau paku yang ditebar oleh orang tidak bertanggung jawab di Wilayah DKI Jakarta :

– Jakarta Barat

1. Jalan S. Parman dari RS. Harapan Kita arah lampu merah Slipi (Termasuk Fly Over Slipi).
2. Dari lampu merah Slipi ke arah Tomang.

– Jakarta Selatan

1. Fly Over Permata Hijau ke arah Pondok Indah (Depan Masjid Istiqomah).
2. Dari William Mobil ke arah lampu merah Kostrad.
3. Jalan Prof. Satrio (Dari Mal Ambassador ke arah Jalan Casablanca).
4. Terowongan Casablanca (kearah Mal Ambassador).

– Jakarta Timur

1. Jalan TB. Simatupang (Terutama dekat Fly Over Lenteng Agung dan ke arah Pasar Minggu).
2. Dari Menara Saidah ke arah perempatan Kuningan.
3. Jalan MT. Haryono (Terutama perempatan Patung Pancoran dan Fly Over Pancoran).

– Jakarta Pusat

1. Jalan Gatot Subroto hingga ke perempatan lampu merah Kuningan dan arah sebaliknya.
2. Jalan Majapahit (Dari Tanah Abang menuju Harmoni).
3. Jalan Gatot Subroto dari depan Bank Mandiri sebelum Polda sampai Semanggi (terutama malam hari pas besoknya libur).

TIPS MENGHINDAR

Petugas mengimbau pengendara khususnya sepeda motor jika akan melintas di daerah rawan ranjau paku :

– Usahakan ambil jalur agak ke tengah, karena paku–paku biasanya disebarkan biasanya di kiri jalan.

– Jangan pernah melindas barang-barang yang keliatannya sepele, semisal bungkus rokok, koran, kantung plastik atau korek api, sebab kemungkinan didalamnya ada paku.


Ranjau Paku Momok Bagi Pengendara Motor

Rabu, 19 Januari 2011 – 9:54 WIB

| More

JAKARTA (Pos Kota)- Ranjau paku masih saja jadi hantu menakutkan bagi pengendara sepeda motor. Lokasi atau jalan tempat menebar ranjau pakau tersebut semakin meluas. Jika dulu sering dilakukan sepanjang Jalan Gatot Subroto hingga Jalan S. Parman, sekarang lokasinya ada di mana-mana.

“Depan Roxy Mas arah Harmoni sampai lampu merah banyak paku dijalanan. Sepertinya ada oknum nyebar paku. Hati-hati! Terutama pengendara motor, ” keluh seorang w rga kepada TMC Polda Metro pada pukul 09.17 WIB, Rabu (19/01) melalui twiternya.

Pengendara yang hendak melintas diimbau mencari jalur alternatif agar tidak terkena “jebakan” tersebut. Petugas akan menangani penebaran paku ini.

Selain dari Roxy hingga Harmoni yang juga sering dikeluhkan masyarakat adalah Jalan Raya Bekasi mulai dari Harapan Indah hingga Pasar Cakung. Nyaris setiap pagi puluhan pengendara motor terjebak ranjau paku. Bila sudah kena, pasti mereka jadi sapi perahan tukang tambal ban. ” Yang sedihnya kita mau buru-buru kerja, eh kena ranjau paku. Pasti terlambat masuk kantor,”ujar Ridwan warga Pondok Ungu. (tmc/B)


Polisi Sisir Ranjau Paku Dapat 3 Kg

Kamis, 27 Januari 2011 – 20:50 WIB

| More

JAKARTA (Pos Kota) – Sedikitnya 3 Kg paku karat didapat petugas Polantas Polres Jakarta Pusat dalam penyisiran dua lokasi rawan ranjau paku yang terdapat di wilayah Jakarta Pusat, Kamis (27/1). Kedua lokasi tersebut berada di Jl.Khasim Ashari, Gambir, dan Jl.Letjend Suprapto, Cempaka Putih.

“Penyisiran dilakukan atas banyaknya keluhan warga dan pengendara motor yang melintas di jalan sekitar,” terang Kasat Lantas Polres Jakarta Pusat, Kompol Slamet Asenan.

Menggunakan tongkat yang dipasangkan magnet, sambungnya, sejumlah petugas dengan dibantu warga melakukan penyisiran disekitar jalan. “Kita juga minta bantuan warga sekitar untuk mengawasi siapa pelaku penebar paku tersebut,” jelasnya.

Untuk mengantisipi jatuhnya korban teror penebar ranjau paku, petugas akan melakukan pemasangan tanda rawan ranjau paku di beberapa titik. “Sejumlah himbauan melalui pemasangan juga akan kita lakukan,” tegasnya. (deny/B)


Semakin Merajalela, Ranjau Paku di Jalanan Menakutkan

Selasa, 27 Juli 2010 – 1:21 WIB

| More

JAKARTA (Pos Kota) – Penebar paku di jalanan Jakarta semakin merajalela . Kmarin saja, 11 sepeda motor bannya bocor akibat terkena ranjau paku di sepanjang Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan.

Pengendara yang menjadi korban rata-rata melintas dari arah Cilandak Square menuju Kemang.  “Nggak Cuma sekali ini saja motor saya pecah ban di daerah ini. Saya harap polisi menangkap pelakunya dan hukum seberat-beratnya,” kata Tukiyo,34, korban, dengan nada kesal.

“Gara-gara ulah mereka, saya jadi telat ke kantor,” tambah ayah tiga anak yang berkantor di kawasan Blok M ini. Tak hanya Tukiyo yang jadi korban, para pengendara lainnya juga mengalami nasib serupa. Tercatat ada 11 kendaraan mengalami pencah ban akibat tertancap paku.

Belum diketahui apakah ranjau paku itu sengaja ditebar oleh  penambal ban di sekitar lokasi, atau penjahat jalanan yang berniat merampas harta korban saat kendaraan mogok akibat ban gembos.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Drs Timur Pradopo menjelaskan sudah memerintahkan kepada seluruh kapolres dan kapolsek segera menindak ulah penebar ranjau paku. “Tindak tegas pelakunya,” kata Timur Pradopo.

RANAH POLISI

Gubernur DKI, Fauzi Bowo, mengaku pernah mendengar keluhan masyarakat terkait ulah oknum penambal ban yang menebar paku di jalan. Namun, Pemprov DKI tidak dapat berbuat banyak dalam menertibkannya. Pasalnya hal tersebut merupakan tindakan kriminal yang merupakan ranah polisi.

“Pemprov DKI hanya dapat melakukan penertiban jika tambal ban tersebut melanggar ketentuan lokasi usaha. Untuk membuktikan ranjau paku memang sedikit sulit,” ujar Fauzi.

Hal yang sama juga diungkapkan Kasatpol PP DKI, Effendi Anas, yang menyatakan belum ada permintaan dari pihak Polda Metro Jaya agar pihaknya menertibkan tukang tambal ban. Ditambahkan Effendi pisahknya tidak bisa menertibkan penambal ban  jika hanya beralasan maraknya ranjau paku.

“Itu bukan kewenangan kami. Namun jika keberadaan tambal ban itu mengganggu estetika kota dan ketertiban umum maka mereka dapat kami tertibkan,” tegas Effan.

Gino justru mebantah pernyataan Effendi Anas. Menurut dia Satpol PP bisa menertibkan tukang tambal ban karena menggunakan trotoar jadi tempat usaha. “Kenapa kalau kaki-5 dinyatakan salah, kok tukang tambal ban tidak,”ujar Gino.

Dalam catatan Pos Kota, sejumlah jalan yang selama ini rawan dengan ranjau paku antara lain di Jakarta Barat sepanjang  di Jalan S. Parman dan jembatan layang Pesing. Di Jakarta Selatan, di fly over Permata Hijau,  Pondok Indah, fly over Lenteng Agung, Jalan Prof. Satrio, dan terowongan Casablanca.

Sedang wilayah Jakarta Timur antara lain Jalan TB. Simatupang, sepanjang Jalan Bekasi  ke Pulogadung dan  Jalan Raya Perintis Kemerdekaan.  Selain itu, di wilayah Jakarta Pusat antar lain kawasan Semanggi dan Jalan Majapahit. (edi/guruh/B)

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: