Archive for Maret, 2011

Review ASUS 1215B

Posted on Maret 17, 2011. Filed under: Electronic, Information Technology | Tag: |

ASUS 1215 B is another value series netbook using AMD APU C50 1GHz Series Platform.

more complete specs in : http://www.asus.com/Eee/Eee_PC/Eee_PC_1215B/#specifications

more detailed reviews in indonesian language in : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7878779

Specifications

Operating System Genuine Windows® 7 Home Premium  also with Non-OS or DOS Version is about 300 USD Cheaper
Display 12.1″ LED Backlight WXGA (1366×768) Screen
CPU AMD® Fusion APU C50 1.0GHz (dual core) Processor
Graphic AMD® Radeon HD 6250*
Memory DDR3, 2 x SO-DIMM, 2GB Upgradeable untill 4GB Max.
Storage 2.5″ SATA 320GB HDD
Wireless Data Network WLAN 802.11 b/g/n@2.4GHzBluetooth V3.0+HS(Optional) -> not optional in mine :mrgreen:
Camera 0.3 M Pixel Camera -> picture quality is good
Audio Hi-Definition Audio CODECStereo Speakers

High Quality Mic

Interface 1 x VGA Connector3 x USB 2.0 *2

1 x LAN RJ-45

1 x HDMI

2 x Audio Jack (Headphone/Mic-In)

1 x Card Reader : SD/ SDHC/ SDXC/ MMC

Battery 8 hrs*, 6-Cell 56Wh Li-ion Battery*Subject to system configuration and usage.Please visit our web page for more information.
Dimensions 296 x 203 x 38 mm (WxDxH)
Weight 1.45 Kgs (w/ 6cell battery)
Color Matte : Black, SilverGlossy : Black

Matte & Glossy Mixed : Red

Note *1 : May Vary by SKU and country.*2 : option:1 x USB3.0 + 2 x USB2.0

*3 : E450:AMD® Radeon HD 6320/E350:AMD® Radeon HD 6310/C50:AMD® Radeon HD 625

source : http://www.amd.com/us/products/notebook/apu/mainstream/Pages/mainstream.aspx#3

AMD C-Series Accelerated Processor Model Number and Feature Comparisons
Model CPU Clock Speed CPU Cores on Die TDP Total L2 Cache Radeon™Cores

on Die4

GPU Clock Speed DDR3 Speed
AMD C-Series Accelerated Processors
C-60 1.333/1.0 GHz 2 cores 9W 1MB 80 400/276 MHz DDR3-1066/DDR3L-1066
C-50 1.0 GHz 2 cores 9W 1MB 80 276 MHz DDR3-1066 /DDR3L-1066
C-30 1.2 GHz 1 cores 9W 512KB 80 277 MHz DDR3-1066/DDR3L-1066

it’s main benefit are:

  1. cool devices means not too much heat dissipated from it’s device..thank’s to AMD APU C50 processor 😆
  2. low power consumption it’s about 30watts when used normally.
  3. wide LED screen 12.1″ with LED Technology offers longer lifetime much than LCD type.
  4. Bluetooth Chipset included even i bought it with Non Windows 7 Starter Operating System. (the sales told me that the bluetooth chip is removed when you buy it without Windows 7 Starter. But i already test it and found that bluetooth chip was enabled and worked 😆
  5. ASUS gives some built-in Utilities like Backup-Restore Tools and ASUS Express Gate Cloud for instant quick browsing into the net.
Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Cek Kondisi Busi Motor Mu..

Posted on Maret 9, 2011. Filed under: Motor |

Meski harga Premium diturunkan, toh harga Rp 4.500 per liter masih lumayan tinggi. Apalagi kalau ditambah proses pembakaran mesin tidak sempurna, ujung-ujungnya motor malah rakus bensin. Kalau sudah begitu, pengeluaran isi kantong pun ikutan bertambah bukan?

Nah, kalau akhir-akhir ini motor kamu terasa boros, ada baiknya curiga kondisi pembakaran yang kurang sempurna. Bagaimana cara ngeceknya?Ternyata caranya cukup mudah kok. Hanya dengan melihat warna elektroda busi. Karena saat terjadi pembakaran, elektroda busi berada di dalam ruang bakar. Caranya tentu harus melepas busi terlebih dahulu. Lalu perhatikan warna elektroda atau mulut busi.

Hitam kering, tanda boros bahan bakar

“Bila warnanya hitam kering atau berjelaga pertanda pembakaran tidak sempurna. Campuran pembakaran terlalu gemuk atau kaya. Warna hitam disebabkan bensin tidak terbakar habis sehingga menempel pada mulut busi,” buka Udin, kepala mekanik AHASS Clara Motor di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Ada dua penyebab. Bisa disebabkan settingan bensin di karburator dan kerenggangan klep tidak tepat atau pengapian yang bermasalah,” lanjut Coki dari JP Racing. Misal setelan angin terlalu nutup, spuyer aus atau kegedean, bahkan filter udara tersumbat juga bisa menyebabkan pembakaran terlalu kaya.

Begitu juga dengan setelan klep yang terlalu renggang. Bensin yang masuk ke ruang bakar terlalu banyak sehingga tidak bisa terbakar habis. Solusinya motor harus disetting ulang. “Biasanya bila sudah terlalu lama tidak di service, settingan motor akan berubah dan tidak ekonomis lagi,” lanjut Coki yang bengkelnya berada di kawasan Bintaro ini.

Kecoklatan, pembakaran sempurna
Normal

Putih tandanya terlalu kering

Namun bila pengapian yang bermasalah, busi jadi perhatian pertama. Diantara begitu banyak part pengapian, umur busi yang paling pendek. “Biasanya umurnya antara 6000 sampai 7000 km tergantung pemakaian. Lebih dari itu performanya akan turun dan pastinya pembakaran jadi kurang sempurna,” jelas Udin.

Lantas seperti apa warna busi yang pembakarannya sempurna? “Warna busi akan terlihat kecoklatan,” tutup Coki. Namun jangan kelewat irit. Kalau terlalu irit warna busi jadi putih dan mesin akan cenderung lebih panas.

Cara mengetahui kondisi mesin dengan melihat warna busi

Keadan mesin mobil atau motor dapat di diagnosa melalui tampilan warna busi, dengan melihat tampilan warna busi kita bisa mengetahui kondisi mesin, apakah mesin boros bensin, mesin dalam keadaan normal, mesin over heating atau boros oli.

Untuk jelasnya lihat saja gambar dan keterraangan di bawah:

Mesin dalam keadaan normal.

Kondisi mesin mudah dihidupkan, juga pada putaran mesin tinggi ataupun rendah, mesin berjalan dengan baik.

Keadaan mesin seperti diatas bisa dilihat pada insulator busi yang berwarna coklat atau keabu-abuan. Hanya sedikit terdapat bekas pembakaran yang menutupi elektroda-elektrodanya. Lihat gambar di bawah.

normalNormal

Mesin tidak normal.

Mesin susah dihidupkan, mesin tidak stabil pada kecepatan rendah. Penambahan kecepatan tidak bekerja lagi dan terjadi mesin mati.

Hampir 90% gangguan mesin yang disebabkan oleh busi, dikarenakan kotor oleh endapan karbon ( carbon fouling ), kotor oleh endapan oli (olie fouling) dan kotor oleh endapan timah hitam ( lead fouling).

Penyebab keadaan terjadinya carbon fouling adalah:

1. Kesalahan pemakayan nomor tingkat panas busi.
2. Pemakaian bahan bakar berlebihan ( karburator banjir, penyetelan karburator terlalu kaya, cuk tidak sempurna pada posisi off. atau saringan udara karburator tersumbat ).
3. Bahan bakar tidak baik mutunya.
4. Terlalu lama dipakai pada kecepatan rendah.
5. Pembakaran oleh busi telat.

Keadaan mesin seperti diatas dapat dilihat pada warna insulator dan elektroda busi yang tertutup oleh lapisan serbuk karbon kering berwarna hitam. Lihat gambar dibawah.

carbon fouling

Penyebab keadaan terjadinya olie fouling adalah:

1. Kerusakan pada piston ring piston ring aus atau kerenggangan klep tidak tepat.
2. Campuran bahan bakar dan udara tidak tepat terlalu banyak bahan bakar (campuran kaya).
3. Pada mesin 2 tak campuran oli sampan terlalu banyak atau lebih dari standar.
4. Mesin baru saja turun atau overhaul dimana pada waktu pasang bagian mesin menggunakan banyak oli.

Keadan mesin seperti diatas dapat dilihat pada insulator dan elektroda busi yang basah oleh oli, sehingga warnanya kelihatan hitam dan basah. Lihat gambar dibawah.

oil fouling

Penyebab keadaan terjadinya lead fouling adalah:

Bensin dicampur dengan senyawa timah hitam. Bekas pembakaran senyawa ini menempel pada ujung busi. Bila kendaraan berakselerasi dengan kecepatan tinggi, senyawa tersebut akan meleleh sehingga terjadi kebocoran listrik dan menyebabkan kegagalan pembakaran.

Mesin terasa tersendat-sendat pada waktu menambah kecepatan ( berakselerasi ) atau pada kecepatan tinggi.

Keadaan mesin seperti diatas dapat dilihat pada insulator busi berwarna kuning juga coklat. Lihat gambar di bawah.

lead fouling

Penyebab terjadinya Kotoran oleh endapan (deposit fouling) adalah:

1. Oli yang dipakai kurang baik mutunya.
2. Saringan udara kalburator tidak ada atau tidak di pasang.
3. Untuk mesin 4 tak oli ikut masuk kedalam ruang bakar dan ikut terbakar (piston dan piston ring aus)

Mesin dalam kondisi ada gangguan pembakaran pada waktu menambah kecepatan atau pada waktu kecepatan tinggi

Keadaan mesin diatas dapat dilihat pada kondisi insulator dan elektroda busi terdapat endapan hasil pembakaran atau kerak busi dengan warna bermacam macam. Lihat gambar di bawah.
deposit fouling

Penyebab terjadinya panas berlebih ( over heating ) adalah:

1. Keliru memilih nomor tingkat panas busi.
2. Penyetelan pengapian taidak tepat, innition timing terlalu cepat.
3. Sistem pendingin tidak baik.
4. Campuran bensin terlalu kurus terlalu banyak udara.

Tenaga mesin menjadi hilang dan kecepatanpun berkurang. Hal ini timbul apabila dalam kecepatan tinggi, pendakian yang lama atau dengan muatan yang berat. Bila keadaan tersebut di biarkan bisa menyebabkan busi meleleh dan piston pun bisa rusk berlubag.

Keadaan mesin diatas dapat dilihat pada kondisi insulator busi yang berwarna putih pucat dan pada elektrodanya terbakar berwarna keungu-unguan serta terlihat aus. Bila kondisi ini dibiarkan ujung-ujungnya elektroda dapat meleleh. Lihat gambar di bawah.

terlalu panasoverhat


1. Normal
Warna abu-abu merata atau merah bata dari ujung elektroda sampai selongsong busi. Kalau ada warna abu-abu muda, maka settingan karburator terlalu irit bensin.
Kalau ada warna gelap atau hitam pekat, maka setingan karburator terlalu boros bensin.

2. Basah
Ujung busi basah, basahnya ini basah oli bukan bensin, maka ada yang bocor di mesin kita, bisa dari ring piston goyang, bos klep bocor atau oli mesin terlalu banyak hingga seal klep kalah/bocor. Oli ini ikut terbakar di ruang pembakaran mesin dan meninggalkan sisa basah oli. Biasanya pada motor 2-tak disebabkan karena terlalu banyaknya campuran oli samping.

3. Tertutup Kerak
Hal ini disebabkan karena kualitas bahan bakar yang kita pakai jelek, ada campuran kotoran, atau sudut pengapian yang terlalu maju, dan bisa jadi salah pilih jenis busi.

4. Rata dengan keramik
Ini artinya businya sudah terlalu sering diamplas jadi sudah abis, Gantilah dengan yang baru.

5. Cacat/Rusak
Artinya bensin yang kita pakai jelek sehingga terjadi gejala detonasi (nglitik) atau jarak elektroda busi terlalu jauh. Makanya beli bensin harus pilih-pilih, jangan asal cepat, nggak antri. Tapi jangan kira juga loh kalau di SPBU bensinnya bagus, ada juga SPBU yang nakal, nyampur bensin + minyak tanah. Coba sekali-kali cek kondisi bensin yang kita beli.

6. Penuh Bulu Putih
Ini artinya ada cairan radiator yang bocor dan ikut terbakar di ruang pembakaran mesin.

7. Meleleh
Ini artinya busi menyala sebelum waktunya disebabkan nilai oktan bensin yang terlalu jelek/rendah, derajat pengapian terlalu maju atau mesin terlalu panas.

8. Mengkilap
Busi basah karena sisa bensin yang tidak ikut terbakar, bukan oli. Ini artinya settingan karburator kurang pas, terlalu boros. Atau bisa juga salah pilih jenis busi, kurang dingin.

Tips Merawat Busi
Meski bentuknya kecil.Busi (dari bahasa Belanda bougie) atau spark plug pada sistem pengapian berfungsi sebagai alat untuk memercikan api listrik guna membakar campuran gas pada ruang bakar. Percikan api listrik ini diperoleh dari tegangan tinggi yang dihasilkan oleh ignition coil. Tanpa percikan bunga api yang dihasilkannya, mesin tak akan bekerja. Agar mesin bekerja prima sebaiknya Anda rajin memerhatikan kondisi busi.Salah satu cara perawatannya adalah membersihkan busi dari kotoran dan sisa pelumas. Berikut ini cara perawatan busi.

*Lepaskan semua busi dengan kunci busi, jangan sekali-kali memakai kunci pas.Periksalah kondisinya. Jika busi kering dan berkerak abu-abu menandakan kondisi pembakaran motor Anda baik. Bila basah serta kerak berwarna hitam, menggambarkan pembakaran mesin kurang sempurna.

*Sebelum busi dilepas, lubang tempat busi bersemayam harus dibersihkan terlebih dahulu. Cukup dengan kain bersih. Ketika melakukan pembersihan, cek kondisi penutup busi apakah masih dalam kondisi baik. Bersihkan mulut busi bagian luar dengan menggunakan sikat kawat. Untuk memudahkan pembersihan, busi direndam dengan bensin atau minyak tanah sebelum dibersihkan. setelah bersih keringkan. Bersihkan elektrode masa dengan kikir plat tipis. Ukur celah busi untuk mengoptimalkan kinerja busi Anda.

*Periksa kembali celah antara elektroda positif (bagian membulat) dan elektroda negatif (bagian melengkung yang nampak keluar dari busi). Kembalikan pada posisi normal sesuai buku petunjuk. Pada umumnya celah busi berjarak 0,8 mm-1,2mm.

*Setelah itu masukkan kembali busi pada tempatnya. Harap diingat, jangan mengencangkan busi hingga terlalu keras. Sebab, bila itu terjadi busi akan sulit kembali dilepas atau bisa saja menyebabkan rusaknya arus ulir pada lubang mesin. Bersihkan busi secara teratur. Agar umur pemakaian busi Anda bisa lebih panjang, sebaiknya setiap 5.000 km Anda membersihkannya dengan tiupan angin atau dengan sikat khusus.
Perawatan busi akan sangat membantu proses optimasi pembakaran. Sehingga tak saja busi, platina maupun injektor juga akan lebih awet.

akhirnya owe berpikir lalu gimana ya dengan kondisi busi motor owe yg udah lumayan ga muda karena sudah memasuki usia yg 39000 lagi ? 😳

iseng2 cek ternyata pas awal2 agak terlalu item. tapi setelah owe setting2 sendiri berdasar feeling alias perasaan akhirnya pada hari ini dapetlah warna busi yg owe pengen yaitu coklat / merah bata. :mrgreen:
yg ini masih ada sedikit tipis tumpukan karbonnya per 9 Febuari 2011 (sebelum pake Hydrogen Generator)


per tanggal 9 Maret 2011 (setelah pemakaian hidrogen generator generik) 😳


yg ini udah putih bersih ga ada tumpukan karbon ama sekali 😳

jadi kesimpulan owe simple : kalo mau cek kondisi mesin motor, ga perlu susah2 turun mesin cukup cek dari kondisi busi nya aja udah bisa ketauan. Gimana menurut pendapat bro2 sekalian & trim’s  🙂

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 46 so far )

Honda New CBR 150 & 250 R

Posted on Maret 5, 2011. Filed under: Motor |

Iseng2 owe nulis artikel mengenai ini motor sport jagoan di kelas 150cc. mungkin udah banyak yg tau mengenai ini motor.
awas bandwidth killer friendly lho.. 😆  (image di blog owe kebanyakan udah owe optimize jadi small size but good & clear :mrgreen: )

dari berbagai sumber di dunia mayat mengatakan kalo species yg 1 ini ga akan dijual oleh ATPM (AHM) tapi melalui IU. jadi silahkan saja nyumbang duit lebih buat si IU krn. harga di IU jaoeh lebih moeahall 😆

persamaan dengan New CBR 250 R
1.fiturnya banyak yg mirip ( speedometer, knalpot, PGM-FI. Radiator)
2. namanya juga sama CBR 😆
3. merk-nya apalagi = Onta eh Honda 😆

bedanya :
1. harganya, ya pasti lah 250 lebih moahale dari yg 150.. yakin ? buktinya lewat IU CBR150 harganya sekitar Rp. 46 jt !! woaxx seharga Nindja 250 donk 😯
nih sumber terpertjaya : http://kredit-motor.com/honda_cbr150.html
2. ccnya atau kapasitas mesin
3. Bobot motor, otomatis CBR 250 pasti lebih berat karena CC-nya aja udah lebih gede otomatis mesinnya juga lebih berat.
4. yg 250 cc dilengkapi ABS = jadi semoga ga nge-lock kalo tiba2 nge-rem mendadak 😆 sementara yg 150 gak ada.
5. warnanya brows!! yoepss   yg 150 ada warna pure black yg menurut owe woah sangar benthoell 😆 dari warnanya & bentuknya menunjukan aura motor balap yg kencang !!

bagi para penggemar motor sport pure sedjati, pasti bener2 kesengsem ama produk yg 1 ini termasuk owe 😳
6. Powernya brow.. ini yg owe ga abis pikir, kenapa ini motor koq powernya bisa segede GABAN (19.5 HP @ 10.500 RPM)! padahal cc-nya cuma 149.4cc !! sementara yg 250 cc nya cuma 26 HP ?

7. New CBR 150 ternyata dibekali shutter key alias kunci pengaman malink lho.. sementara yg 250 malah engga 😯

terlihat bahwa CBR 150 versi thailand dengan warna bendera
sementara sisanya yg owe tau sama persis ( speedometer, ban, velg, radiator, dll)

Spesifikasi New CBR 150 R

Engine
Displacement:149.4cc
Engine: 4-stroke, single cylinder, 4 valve, PGM-FI, DOHC, Liquid Cooled
Bore: 63.5
Stroke: 47.2
Maximum Power: 19.5hp@10500rpm
Maximum Torque: 17NM@8500rpm
Gears: 6 speed manual
Clutch: Wet Multiple Disk
Lubrication: Wet sump

Chassis
Frame: Twin Tube Diamond (Pentagon type)
Length: 1977mm
Width: 695mm
Height: 1130mm
Ground clearance: 185mm
Seat Height: 783mm
Wheelbase: 1310mm
Dry/Curb Weight: 138kg
Wheels: Alloy
Tyre size: front – 100/80-17, rear – 130/70-17
Tyres: Tubeless
Suspension(front): Telescopic Forks
Suspension(rear): Telescopic linked Mono shock
Brakes(front): 276mm Disk
Brakes(rear): 220mm Disk
Fuel Capacity: 13.1 litres
Ignition: Electric Start

CBR 250 R





250R Technical Specifications

Sales name CBR250R
Model type Honda MC41
Overall length × Overall width × Overall height (m) 2.035 × 0.720 × 1.125
Wheelbase (m) 1.370
Ground clearance (m) 0.145
Seat height (m) 0.780
Curb weight (kg) 161 (STD) 165 (ABS)
Riding capacity (No. of people) 2
Minimum turning radius (m) 2.5
Engine type CS250RE, liquid-cooled 4-stroke DOHC single cylinder
Displacement (cm³) 249
Bore × Stroke (mm) 76.0 × 55.0
Compression ratio 10.7
Fuel supply system Programmed fuel injection system (PGM-FI)
Starter type Self-starter
Ignition type Full-transistor battery ignition
Lubricating type Wet sump
Fuel tank capacity (L) 13
Clutch type Wet multiplate with coil springs
Transmission type Constant mesh 6-speed return
Transmission gear ratio 1-speed 3.333
2-speed 2.118
3-speed 1.571
4-speed 1.304
5-speed 1.115
6-speed 0.963
Reduction gear ratio (primary, secondary) 2.808 / 2.714
Caster angle/Trail (mm) 25º00´/ 95
Tire size Front 110/70-17M/C
Rear 140/70-17M/C
Brake type Front Hydraulic disk
Rear Hydraulic disk
Suspension type Front Telescopic
Rear Swing arm (Pro-link suspension system)
Frame type Diamond

n boeat hadiahnya karena udah berkoendjoeng ke blog owe nih owe kasih hadiah free beroepa ujian penyegaran rohanie alias simpenan eh chelengan 😆  😳



hayooe yang mana pilihan anda ? kalo owe sih yg terakhir ajah 😳 silahkan disedoeettt 😆

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 6 so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: