mengapa USD mahal

Posted on September 1, 2018. Filed under: Kehidupan |

Sebenarnya saya malas mempublish artikel ini karena agak berbau propaganda / terkesan menyalahkan pihak tertentu, namun karena banyak request/permintaan dari teman2 akhirnya saya publish kembali, setelah kemarin2 sempat saya hidden.

USD, adalah United States Dollar, atau mata uang Negara Amerika Serikat. dimana sampai saat ini telah menjadi mata uang perdagangan internasional. pantas saja jika nilainya selalu tinggi dan mungkin tidak akan pernah turun.. mungkin..

messy-pile-of-new-hundred-dollar-bills-american-money-100-usd-cash-JGT0CB

semua ini ada sejarahnya, setelah saya membaca artikel dari internet, maka singkatnya adalah

Dolar Amerika Serikat sendiri menjadi mata uang dunia seiring Perjanjian Bretton Woods di New Hampshire, AS pada 1944. Meski sempat mendapat perlawanan dari Prancis dan Spanyol, yang menukarkan dolar AS dengan emas sehingga membubarkan sistem Bretton Woods. Namun pada 1971, Presiden AS Richard Nixon mengeluarkan dekrit, dimana dolar AS tidak lagi dijamin dengan emas. Pada titik ini, berlaku sistem baru yang disebut dengan floating exchange rate, dimana dolar tetap menjadi mata uang internasional untuk mengukur cadangan devisa negara-negara di dunia.
Pada 1973, Presiden Nixon secara sepihak memutuskan dolar AS menggantikan standar emas dan meyakinkan Arab Saudi dan negara-negara OPEC lainnya untuk menjual minyak mereka dengan menggunakan dolar AS. Ini membuka jalan bagi sisa komoditas lainnya untuk diperdagangkan dalam dolar juga. Peraturan ini menciptakan permintaan yang terus meningkat terhadap greenback, yang pada akhirnya membuat ekonomi Negeri Abang Sam menjadi terus berkembang hingga sebesar sekarang.

nah ketauan kan penyebabnya ? disamping itu karena beberapa hal yaitu :
USA atau US merupakan pionir teknologi2 modern, karena banyak bangsa Yahudi juga,

ISRAEL-HAYAH HOVEH YIHYEH

seperti yg kita tahu bahwa bangsa Yahudi memang memiliki otak jenius dan mampu menemukan teknologi2 baru, seperti misalnya ilmuwan Isaac Newton, Albert Einstein, dll.

Meski dianugrahi otak jenius dan merupakan bangsa pilihan Tuhan, namun Bangsa Israel Yahudi terkenal jahat dan kejam.

save-20180506-222102-5aef1c42dd0fa8556136adb3

dimana hal ini membuat iri bangsa lain, terutama RRC (Republik Rakyat China) , mereka pun melakukan sabotase / pencurian teknologi / paten / ilmu.

cn

Color map of China with regions on a white background

seperti yg kita ketahui bahwa china sangat hebat dalam hal mengcopy/duplikasi. ga perlu jauh2 seperti misalnya smartphone, sekarang sudah diproduksi massal sehingga harganya bisa murah, lalu barang2 made in china, harganya sangat murah, meskipun kualitasnya mungkin tidak seawet barang2 produksi Jepang, Amerika, dll.

akhirnya hal inilah yg menyebabkan Perang Dagang antara Amerika Serikat dan China.

berikut-10-negara-terdampak-perang-dagang-amerika-serikat-vs-china

penyebabnya dapat disimpulkan bahwa US mengetahui bahwa China membajak produknya, sehingga mengalami kerugian bagi perusahaan2 dalam negerinya.
sumber : http://www.citizendaily.net/ini-penyebab-perang-dagang-amerika-serikat-china/

menurut analisa kampungan saya, sepertinya china berusaha untuk menghancurkan dominasi US atas perdagangan dunia, dengan perlahan2, sementara US yg mengetahui hal ini marah dan akhirnya menerbitkan sanksi, seperti yg sudah dilakukan ke Turki, Venezuela, dll.

dan china pun, mulai sedikit demi sedikit mengurangi impor produk AS, seperti membeli kedelai, jagung, baja dari negara lain.

lalu apa efeknya ke bumi pertiwi ? Indonesia sendiri masih belum terkena sanksi dari AS, namun jika melihat parahnya nilai tukar Rupiah terhadap USD maka seharusnya kita mulai mengurangi ketergantungan terhadap mereka.

Juga karena Tambang Emas & Nuklir Freeport masih dimiliki oleh US, yg karena Jaman Orde Baru dahulu.
https://www.merdeka.com/peristiwa/rizal-ramli-sebut-freeport-temukan-bahan-nuklir-di-papua.html

IMG-20170825-WA0077

uranium-di-indonesia-banner

Tentunya US,dkk akan sangat ingin memiliki tambang Nuklir terbesar di dunia, karena nuklir adalah bahan langka/rare items, yg dapat digunakan selain menjadi bom, juga pembangkit listrik yg sangat lama.

Ledakan bom nuklir/atom, senjata pemusnah massal

Jika sudah berhasil memilikinya pasti akan menjadi bangsa yg sangat kuat dan makmur sejahtera.
jika indonesia mendekat ke China yg Komunis, bukan tidak mungkin akan seperti zaman Soekarno dulu terulang kembali.

Namun RRC sekarang sudah sangat maju bahkan menjadi kekuatan ekonomi ke 2 setelah US.

China sendiri seperinya mulai melobi, mendekati negara2 yg menderita dan juga negara muslim seperti Turki, dll.

Lalu indonesia akan ikut siapa? Saat ini tentunya US akan berusaha untuk mencengkeram indonesia agar selalu tetap bergantung padanya. Sementara sepertinya pemerintahan Jokowi sepertinya lebih condong ke RRC. Maka bisa dipastikan nantinya indonesia tidak punya pilihan selain ikut melawan US. Apalagi indonesia terkenal dengan jumlah penduduk muslimnya terbesar di dunia dan sudah sering membenci US, terutama Israel Yahudi.

yg menjadi masalah juga yaitu hutang luar negeri indonesia yg luar biasa besarnya. entah kepada negara mana saja, yaitu sebesar 5000 Triliun atau sama dengan 5 Juta Milyar Rupiah. sumber: https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-43373257

Tentunya US akan ‘memberikan’ utang kepada Indonesia berapapun besarnya jika melihat kekayaan tambang indonesia.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo pernah mengungkapkan bahwa untuk membangun infrastruktur di berbagai penjuru negeri pada 2015-2019, Indonesia membutuhkan anggaran sekitar Rp5.000 triliun.

“Biaya itu tidak bisa semuanya dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), atau APBD, sehingga pemerintah mencari jalan lain, yaitu menarik investasi dari luar negeri dengan menerbitkan surat utang,” ungkap Ekonom Bank Permata, Josua Pardede.

tentunya presiden ingin negara nya maju, tidak tertinggal dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura yg sudah sangat maju, bagus infrastruktur publiknya.

namun perlu diketahui bahwa negara Malaysia, Singapura, dkk. adalah merupakan eks jajahan Inggris, sementara indonesia ex, jajahan Belanda. sementara Belanda sendiri dikenal sebagai negara eropa yg cukup tidak ber ‘Tuhan’ dengan menghalalkan hukuman suntik mati / Euthanasia, dll.

Dan Juga Negara Malaysia, Singapura tidak sebesar / seluas dan tidak serumit/sekompleks Indonesia.

masalahnya adalah harusnya investasi pembangunan infrastruktur dilakukan oleh swasta, namun karena tingginya resiko, dan juga tidak menghasilkan keuntungan yg cepat dan besar akhirnya pemerintah yg turun tangan.

Sehingga pelunasan utang akan berlangsung cukup lama.

dampak terparah dari kenaikan nilai US Dollar , dan pelemahan Rupiah yaitu pasti

1. kenaikan harga barang-barang import seperti produk IT, minyak mentah, teknologi kesehatan, dll.

2. kenaikan harga obat untuk mengobati penyakit, dan juga otomatis biaya rumah sakit,

karena banyak bahan baku obat masih import, alat-alat kesehatan yg canggih2 juga masih banyak yg import.

3. karena harga US Dollar naik, ada kemungkinan harga EMAS, PERAK juga ikut naik.

4. kenaikan harga-harga kebutuhan pokok seperti sembako, listrik, air minum. disebabkan karena mesin-mesin produksi masih banyak yg dibeli dari Luar negeri menggunakan US Dollar.

terutama bahan bakar nuklir yaitu Uranium/Plutonium yg digunakan oleh PLTN

5. pengetatan biaya oleh perusahaan-perusahaan, karena otomatis tingkat pengeluaran mereka bertambah, sementara pemasukan berkurang (harga saham lokal turun)

6. pemutusan hubungan kerja besar-besaran, karena beban/defisit anggaran. akibatnya pengangguran meningkat.

7. jika pengangguran meningkat, maka tingkat kriminal bisa kemungkinan meningkat. karena tingkat kesenjangan sosial pun semakin parah.

8. Investasi akan berkurang, terutama asing, karena sentimen negatif pasar, rasa pesimis, cemas, khawatir, dll.

Karena investasi sedikit, maka otomatis banyak pabrik tutup, perusahaan bangkrut karena kerugian, mau tidak mau akan memangkas biaya, dengan cara efisiensi besar misalnya PHK/pemecatan massal, dll.

lalu apa yg bisa saya, kita bisa lakukan ? diantaranya :

1. berusaha melakukan pengiritan, efisiensi, pengetatan biaya. misal tidur tidak memakai AC, tidak makan di mall, tidak jalan-jalan keluar Negeri, tidak beli mobil baru, tidak gonta-ganti smartphone baru, dll.

2. tidak membeli barang-barang mewah /lux yg mahal, seperti produk import. misalnya Apple iPhone, dll.

3. mengurangi keinginan namun tidak mengurangi kebutuhan.
misal naik transportasi umum, motor dibanding naik mobil yg biaya operationalnya jauh lebih mahal.

4. mencari peluang & tantangan, pencaharian baru jika sewaktu-waktu ladang pekerjaan tutup (atau misal bangkrut, atau dipecat, dll)

5. mengurangi ketergantungan dengan produk2 import yg mana dibeli pakai USD.
misalnya obat-obat patent, suplemen import, barang2 ‘promo/discount’ , barang2 teknologi baru seperti smartphone, komputer, dll.

6. banyak berdoa kepada Tuhan, dan tetap optimis berusaha menjalani kehidupan ini.

jika Perang Dagang terus berlanjut, maka bukan tidak mungkin USA akan kalah karena dikeroyok oleh negara-negara yg sudah dendam kepadanya seperti Russia, negara2 islam, Komunis, dll.

maka hal ini bisa menyebabkan terciptanya 1 mata uang international pengganti USD seperti EURO baru.

dimana hal ini semakin mendekat kepada gejala-gejala kiamat / kedatangan Tuhan yg kedua kalinya.

Terutama jika Yahudi (yg juga merupakan USA) mulai membangun Bait Suci Allah yg sekarang ini diatasnya berdiri Dome of The Rock, atau Masjid Kubah Batu, maka mungkin akan terjadi Perang Dunia ke-3 atau Perang Agama, antara Islam melawan Nasrani, Yahudi, Katolik. mungkin Islam akan mendapat backup dari Komunis dkk.

dan jika sudah seperti itu maka akan ada 1 tokoh pendamai dunia yg akan tampil. maka masuklah kita ke Zaman AntiKrist.

Jadi kesimpulannya kenapa USD bisa mahal dan nilai tukar rupiah yg semakin turun yaitu :

1. Inflasi semakin besar, artinya nilai uang semakin turun, harga barang semakin mahal.

2. Utang R.I yg luar biasa besar, entah kapan bisa lunas, dan siapa yg mau melunasinya.

3. Perang dagang antara AS vs RRC, sedikit banyak berimbas ke RI.

4. RI yg terkesan boros di banyak sisi, misal belanja infrastruktur, banyak impor yg tidak perlu, euforia Asian Games 2018, sudah menghabiskan entah berapa Miliar rupiah dan jika dikurs USD jadi berapa.

Meski saya etnis china namun jika disuruh pilih mendingan mana US atau RRC, saya lebih pilih US, karena : saya tidak mahir bahasa (baca tulis) mandarin, sejak kecil diajarkan bahasa internasional Inggris,

Di China yg merupakan Negara Komunis Sosialis, kebebasan dikekang, militer cukup ketat, negara cukup ketat mengontrol kehidupan keluarga, pribadi(kekayaan. Agama) dll.

Sementara di US mungkin sebaliknya, negara bebas mau ngapain terserah asal tidak berbuat kriminal.

Sekian dulu artikel kurang berguna ini, mohon maaf jika ada salah kata, akhir kata salam damai sejahtera dan sukses selalu, terima kasih sudah mampir membaca, like apalagi komen 😊

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: