Perawatan Rem Avanza

Posted on September 29, 2018. Filed under: Mobil, Oprek |

Selain sektor kaki2, bagian yg cukup rentan berkarat adalah sektor pengereman.

Maksud artikel perawatan disini adalah bukan langsung di rem nya, tapi di sisi lainnya.

Jika merawat rem, maka yg perlu diperhatikan yg terutama adalah ketebalan kampas rem itu sendiri. Jika kampas rem sudah tipis, maka minyak rem akan turun dan saat direm paksa /dalam maka akan ada suara berdecit.

Maka jangan sampai kampas habis total, jika demikian maka beresiko merusak piringan cakram depan.

Untuk rem teromol belakang agak sulit mendeteksi, karena biasanya lebih lama habisnya dibanding kampas rem cakram depan.

Caranya dengan menarik tuas rem tangan sampai mentok, jika mobil masih bisa berjalan atau mundur (jika di turunan) maka kemungkinan besar kampas rem teromol belakang sudah habis/sudah sangat tipis.

apalagi jika usia mobil sudah cukup berumur, maka karena faktor cuaca, usia, bagian rem umumnya akan mengalami oksidasi atau berkarat.

Mungkin menurut bengkel, hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah serius, karena wajar.

Karat sendiri merupakan hasil oksidasi antara permukaan logam dengan uap air dan udara. Merupakan proses penguraian logam secara alami.

Umumnya jika karat masih dalam tahap awal ditandai dengan bercak kecoklatan dinpermukaan logam/metal/besi.

maka solusinya cukup mudah yaitu dengan cukup diamplas/dikikir, gerinda. Maka karat akan hilang.

Namun jika sudah parah maka ibaratnya seperti tulang yg sudah keropos/kopong, atau kayu yg sudah lapuk akibat dimakan rayap, atau kanker yg sudah menyebar dan berakar.

Setelah diamplas kasar, maka karat hilang dan nampak permukaan besi yg mengkilat dan harus segera dicoating

maka mau tidak mau harus dibuang/dicangkok/diganti dengan yg baru.

Maka dari itu sangat penting untuk melapisi permukaan logam dengan anti karat.

Apalagi jika tinggal di daerah pantai/dataran rendah dimana memiliki tekanan udara dan kelembaban udara yg cukup tinggi.

jadi udara banyak mengandung uap air apalagi kandungan garam/asam yg cukup tinggi di daerah perkotaan, dataran rendah (dekat pantai)

Maka bagian metal yg langsung bersinggungan dengan udara luar akan pasti berkarat apalagi jika tidak dilapisi/coating.

Salah 1 contohnya adalah bagian piringan rem cakram umumnya terbuat dari piringan besi tebal, maka jika sudah sekian lama akan semakin dalam korosinya.

Maka dari itu agar sektor rem ini awet dan aman maka tinggal di bersihkan sari karat dan langsung dilapisi dengan cat besi atau yg lebih baik dengan antikarat seperti Flint Kote.

Flintkote lebih baik dari car karena lebih tahan lama karena mengandung campuran resin/serat disamping cat biasa.

Mobil2 besar seperti bus, truk, dll. Umumnya kurang perawatan di sektor kaki2, rem. Karena faktor efisiensi pemilik armada. Akibatnya saat korosi sudah parah dan membawa beban berat maka kaki2 tidak sanggup menahan beban dan akhirnya patah, atau yg lebih parah, rem blong akibat tidak dirawat

Jadi lebih baik mencegah dari pada membiarkan, jangan sampai lagi ngebut di jalan, tiba2 konyol, apes, roda lepas/patah, rem blong/malfungsu akibat keropos dimakan karat.

Sekian artikel kurang beguna kali ini, mohon maaf jika kurang tepat, membosankan, salah kata, dll. Akhir kata salam damai sejahtera dan sukses selalu. Terima kasih banyak sudah membaca blog saya, komen, apalagi like. 🙂

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: