Mobil

Kuras Radiator berkarat

Posted on Oktober 9, 2018. Filed under: Mobil |

Radiator adalah salah 1 komponen mesin dari sistim pendingin mobil.

Sistim pendinginan sendiri memiliki banyak komponen/parts, diantaranya Radiator, thermostat, selang2, reservoir, kipas pendingin, sensor suhu, water jacket(saluran air di mesin), dll.

Radiator sendiri berfungsi untuk membuang panas mesin, dengan air panas yg masuk ke selang2 dan kisi2 radiator, ditiup dengan angin dari kipas pendingin, sehingga air menjadi lebih adem suhunya.

Mengapa perlu dikuras ? Karena kotorannya. Apalagi jika sudah sekian lama, dan diperparah jika air radiator hanya menggunakan air keran/sumur/ledeng, dll.

0125564karat2780x390

Maka akan timbul korosi/karat , ditandai dengan air radiator yg berwarna kecoklatan/kekuningan, juga di tutup radiator ada plak karat.

Karat, kotoran yg lama2 sudah banyak, menumpuk akan beresiko menyumbat pompa air, saluran, dll.

Pemalang-20150305-01033

Akibatnya mesin akan overheat, karena sistim pendinginan bermasalah.

Akibat mesin overheat sudah pasti sangat menyeramkan, jeroan mesin seperti piston, klep, blok silinder akan jebol, dan harus overhaul yg memakan biaya besar, waktu, stress, susah kemana2..

Kebanyakan para wanita hanya bisa memakai mobil tanpa mengerti cara perawatannya

jadi solusinya yaitu harus dikuras tuntas sampai bersih. Tidak bersih 100% juga tidak masalah, tapi jika lebih bersih maka akan lebih baik.

caranya cukup mudah, namun butuh kesabaran, waktu, tenaga, dan yg terpenting adalah air.

Yg terpenting saat mengurasnya harus dilakukan saat mesin panas atau hangat, karena kotoran akan lebih mudah keluar. Namun jika mesin sangat panas, maka perlu berhati2 karena tekanan airnya pasti tinggi.

1. buka baut pembuangan / drain plug yg berada di paling bawah radiator.

images

(lebih…)

Iklan
Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Transmisi Matic Mobil

Posted on September 24, 2018. Filed under: Mobil |

Transmisi pada mobil umumnya terbagi atas 2 macam yaitu manual dan automatic.

Dan automatic umumnya terbagi 2 tipe yaitu TC Torque Converter dan CVT Continuously Variable Transmission.

Meski ada juga tipe auto dual clutch, namun umumnya masih jarang mobil yg pakai, atau dipakai di mobil2 sport yh harganya sangat mahal.

TC

penampang transmisi matic konvensional atau Torque Converter (TC). Terlihat bahwa cukup banyak komponennya, jadi cukup mengerikan jika bermasalah

matic1

Penampang CVT, terlihat agak lebih simpel dibanding TC, dengan komponen lebih sedikit

Tipe CVT lebih modern karena dibuat setelah TC. Dan memiliki kelebihan2 yaitu

1. Lebih halus perpindahan gigi transmisinya tidak ada jeda seperti pada tipe TC.

2. Lebih cepat akselerasinya karena lebih ringan dan sedikit komponennya dibandingkan tipe TC.

0000430166

3. Lebih powerfull karena tidak ada giginya atau gearless jadi top speed tidak dibatasi gear.

download

4. Lebih sedikit instrumen nya, umumnya hanya ada P,R,N,D, +, – saja..

dsg-1024x626

5. Bisa dual mode yaitu slow matic dan manual sport (S) +/-.

6. Pada mobil2 tertentu yg cukup baru biasanya ada fitur paddleshift jadi seperti main game saja.

370

Kelebihan Transmisi Automatic yaitu

1. Lebih nyaman, santai, bagi pengemudi, karena kerja tangan kiri, kaki kiri bisa di istirahatkan, atau bisa dialihkan fungsinya.

2. Lebih irit bensin, meski hal ini relatif juga.

Maksud lebih irit disini yaitu saat mengendarai di gigi d dan tidak agresif. Maka putaran mesin akan tidak terlalu tinggi maka otomatis bensin pun akan lebih irit.

Juga kampas kopling lebih jarang diganti.

3. Lebih aman ditanjakan, karena mobil tidak akan mundur, dan mesin tidak akan mati akibat salah oper gigi.

Juga mesin tidak bisa dinyalakan saat gigi belum diposisi P atau N.

4. Lebih mudah dibawa, karena hanya injak pedal gas, rem, putar kemudi, lihat kiri kanan depan belakang saja. Istilahnya anak kecil pun bisa bawa tidak perlu latihan lama2 atau kursus setir mobil

Namun ada juga kekurangannya yaitu

1. Lebih boros kampas rem, karena kinerja rem terutama rem depan lebih berat. d

2. Tidak boleh terlalu agresif saat mengendarai mobil matic, karena beresiko merusak sistim transmisi. Misalnya langsung tancap gas setelah berhenti.

3. Biaya perawatan lebih mahal, karena harus mengganti oli tiap rentang Berapa ribu km. Dan harga oli nya pun lebih mahal. Jika sudah problem maka biaya reparasi lebih mahal.

4. Agak susah berhenti jika sudah kencang ngebut. Karena kurang disarankan memakai engine brake. Karena beresiko merusak transmisi.

5. Harga jual bekasnya umumnya agak lebih rendah.

Namun dengan perlakuan dan perawatan yg tepat dan telaten maka mobil matic bisa lebih awet dan menguntungkan dari sisi kenyamanan, dll.

Perilaku salah dalam mengendarai mobil matic dapat membuat usia pemindah daya mesin ke roda ini menjadi lebig singakat, namun kadang kita tak menya
darinya. Apa sajakah itu?
“Kerusakan transmisi otomatis 85% disebabkan kelalaian mengganti oli transmisi, 10% karena kesalahan pengoperasian dan 5% akibat umur pemakaiannya”
Perlakuan yang salah terhadap transmisi juga bisa mengakibatkan masalah. Walau tidak fatal, kesalahan kecil ini menjadi awal dari kerusakan transmisi matic anda secara keseluruhan.

1. Tidak memindahkan posisi tuas ke N saat berhenti lama
Kadang pengendara mobil matic terbuai dengan kemudahan yang diberikannya. Termasuk ketika berhenti lama di tengah kemacetan atau saat lampu merah. Kondisi ini membuat transmisi bekerja ekstra, karena harus bekerja disaat suplai udara segar terbatas.
Sebaiknya, pindah posisi tuas ke N ketika anda sedang berhenti dengan waktu yang lebih dari 60 detik. Hal ini bertujuan agar pelumas di transmisi tidak meningkat drastis ketika menghadapi kondisi seperti itu.

2. Langsung tancap gas setelah memindah tuas ke D
Lantaran terburu-buru, kerap pengendara mobil matic langsung memindahkan posisi tuas ke D dan menginjak pedal gas seketika itu, padahal transmisi perlu waktu untuk melakukan proses “Engage” dengan memindahkan tekanan fluida ke arah torque conventer. Bila kebiasaan ini tidak dihentikan, maka katup solenoid di dalam transmisi lebih mudah rusak sehingga kerusakan rentan terjadi

3. Sering melakukan engin brake berlebihan
Untuk memperoleh engine brake, transmisi otomatis boleh digunakan pada posisi gigi yang lebih rendah. Namun sebaiknya lakukan perpindahan pada putaran mesin dibawah 3000 Rpm. Sebab, bila diatas angka itu, akibatnya terjadilah hard friction yang mengurangi umur pakai dari kopling gesek didalam transmisi matic

4. Mesin bekerja diputaran yang cukup tinggi
Untuk memperoleh kemampuan berakselerasi optimal, putaran mesin pun perlu dijaga. Salah satunya dengan mempertahankakn posisi gigi yang tepat, agar mesin bekerja diputaran yang cukup tinggi.

Tapi perilaku ini tidak cocok ketika kita menggunakan transmisi matic, karena transmisi ini menggunakan kampas kopling basah, membuat selip menjadi sangat mudah terjadi, apalagi bila pengemudi kerap memindahkan posisi tuas transmisi yang berefek pada longgarnya beraring pada mainshaft. Kejadian ini ditandai dengan gejala semakin lamanya perpindahan antara gigi yang ada. Hal ini hanya bisa terjadi ketika putaran mesin hampir pada Redline. saran saya jangan mengurangi gigi pada saat putaran tinggi

5. Perpindahan dari D ke R saat melaju
Pengoperasian tuas ketika pengendara hendak parkir, tentu memerlukan kecepatan tangan dalam memindahkan tuas. Tapi, jika dilakukan dengan kasar, maka transmisi otomatis dapat berakibat kerusakan internal maupun eksternal ditransmisi. Didalam, kerusakan yang terjadi pada planetrary gear dan one way clutch. Sementara komponen diluar transmisi yang bisa terpengaruh seperti cross joint pada as kopel, engine mounting dan as roda pada penggerak roda depan

6. Menahan transmisi di posisi gigi 1 secara terus menerus
kadang kebutuhan engine brake dan performa akselerasi dijalan menurun atau menanjak yang curam memerlukan transmisi berada di posisi gigi 1. Tapi, sebaiknya kondisi ini hanya dipergunakan ketika diperlukan saja. Dalam kondisi normal, hal ini perlu dihindari. Sebab, beban kopling semakin berat, apalagi bila dilanjutkan dengan perpindahan ke posisi gigi yang lebih tinggi pada transmisi otomatis. Dimana masih menggunakan katup membuat performa komponen per dibalik aktuator piston tersebut bisa bermasalah akibat tekanan berlebih. Hal ini kemudian mengakibatkan perpindahan menjadi tidak nyaman atau menyentak. Jika sampai terjadi, terpaksa harus melakukan penggantian komponen

Masalah yang biasanya terjadi pada pengguna mobil matic

  1. Dijalan kencang tiba-tiba Lost Power (Ngedrop)
  2. Gigi seperti ngunci digigi paling atas, kalau masuk dari N ke D. Meski pedal gas diinjak untuk menjalankan mobil (harusnya matic, ketika sudah dimasukkan ke posisi D maju pelan
  3. Tombol OD (Over Drive tidak jalan)
  4. Sudah masuk gigi R, Mobil tidak mundur
  5. Mobi bergetar ketika dipacu pada kecepatan tinggi
  6. Bau terbakar diarea transmisi
  7. Susah oper gigi

Pemeriksaan dan Penanganan pertama

  • Reset ECU =====> jika hasil masih sama saja atau masih ada problem ditransmisi lanjut ke langkah berikutnya
  • Bersihkan Body Valve pada transmisi matic sekalian ganti oli maticnya. Ingat, ganti oli transmisi sesuai dengan spesifikasi dari pabrik =====> Jika hasil masih sama saja atau masih ada problem ditransmisi lanjut ke langkah berikutnya
  • Kuras oli transmisi, dengan tujuan membersihkan kotoran-kotoran yang sudah mengendap dikomponen transmisi, selain itu juga membersihkan kotoran yang menyumbat lubang aliran oli matic. Kuras oli matic ini tidak dapat dilakukan di bengkel sembarangan, soalnya tidak semua bengkel memiliki alat kuras oli matic namanya (ATF Exchanger) ====> Jika hasil masih sama saja atau masih ada problem ditransmisi bawa ke bengkel spesialis transmisi matic
NB : Kuras oli matic, setidaknya menghabiskan oli sebanyak 8 liter. Biasanya kalau cuma ganti oli habisnya 4 liter

Kenapa Transmisi harus dibongkar ?? berikut alasannya :
Transmisi matic harus dioverhaul, untuk memeriksa kondisi dan ketebalan kampas kopling yang terdapat didalam transmisi, selain itu juga membersihkan komponen transmisi dan menghilangkan kotoran-kotoran yang menyumbat aliran oli matic, sebab transmisi matic mengandalkan tekanan fluida/oli ATF, jika tersumbat kotoran sedikit saja, maka transmisi akan trouble karena lubang dibody valve sangat kecil
Tipe Transmisi Otomatis

Transmisi yang dipakai pada kendaran mesin penggerak depan (Front Wheel Drive) dibuat lebih kecil dan efisien dibandingkan dengan transmisi yang dipakai pada mesin depan penggerak belakang, karena langsung dihubungkan dengan mesin tanpa melewati poros propeller atau transmisi jenis ini disebut sebagai transaxle

Transmisi Penggerak roda depan
Transmisi Penggerak roda belakang

Pada transmisi penggerak roda depan, differential (gardan)nya menjadi satu dengan transmisi. differential terletak didalam transmisi penggerak roda depan. Berbeda dengan transmisi penggerak roda belakang, yang differrentialnya terpisah dengan transmisi.

Bagian-bagian utama pada transmisi otomatis
pada transmisi otomatis secara garis besar dibedakan menjadi 3 bagian yaitu

  1. Planetary Geear Unit
  2. Torque Conventer
  3. Hydraulic Control Unit

1. Planetary Gear Unit
Planetary gear unit dipakai untuk menaikan dan menurunkan momen mesin, menaikan dan menurunkan kecepatan kendaraan, dipakai untuk memundurkan kendaraan dan dipakai untuk bergerak maju. Pada dasarnya planetary gear unitdipakai mesin untuk menghasilkan tenaga dan menggerakan kendaraan dengan beban yang berat dengan tenaga yang ringan.
Bagaimanakah hubungan antara kecepatan dan momen mesin?? berikut penjelasannya
Pada saat kendaraan berhenti dan akan berjalan, dibutuhkan momen yang besar, dan pada posisi ini dibutuhkan gigi rendah untuk menggerakan kendaraan. Akan tetapi pada kecepatan yang tinggi, akan dibutuhkan gigi yang tinggi dan momen yang kecil untuk menjaga laju kendaraan.

Planetary gear memiliki tiga tipe gigi cincin, gigi pinion, sun gear dan planetary carrier.
Planetary carrier dihubungkan dengan poros tengah tiap gigi pinion dan membuat gigi pinion berputar. Gigi-gigi pada planetary carrier berhubungan satu sama lainnya. Gigi pinion mempunyai prinsip kerja menyerupai planet yang berputar di sekeliling matahari. Oleh karena itu, disebut planetary carrier. Biasanya, planetary carrier dikombinasikan dalam unit planetary carrier.
Penggantian input pada planetary carrier, output, dan elemen tetap, memungkinkan untuk deselerasi, mundur, hubungan langsung dan akselerasi.

Potongan Planetary gear dan clutch

2. Torque Conventer
Torque conventer dipasang pada input shaft dari transmisi otomatis. Pada bagian ini juga terdapat ring gear yang berfungsi sebagai gigi yang berhubungan dengan drive pinion motor starter untuk menghidupkan mesin.
Fungsi dari torque conventer adalah

  • melipat gandakan momen yang dihasilkan oleh mesin menuju ke transmisi
  • Menyerap getaran mesin
  • Melembutkan putaran mesin
  • Sebagai pompa oli ke hidaulic control system

torque conventer berisi minyak transmisi otomatis dan mengirimkan tenaga putar dari mesin menuju ke transmisi. Komponen utama dari torque conventer adalah pump impeller, turbine runner, dan stator .

Bagian ini juga dihubungkan langsung denganpompa oli yang selalu menghasilkan tekanan yang dipakai pada hidraulic control unit, pada ssaat mesin dihidupkan. Pada saat kendaraan diderek dan roda yang berhubungan dengan drive axle, output shaft, intermedite shaft serta bearing tidak terdapat pelumasan. Hal ini sangat berbahaya jika kendaraan diderek pada jarak jauh atau pada kecepatan yang cukup tinggi.

Lock Up Mechanism

Torque conventer tidak selamanya menyalurkan tenaga putar ke transmisi dengan perbandingan 1 : 1, tapi ada sebagian kecil tenaga, yaitu sekitar 4 – 5% yang hilang. Hal ini tentunya sangat merugikan, karena akan mengakibatkan pemborosan bahan bakar. Untuk menghindari hal tersebut, dibuatlah mekanisme lock up mechanism. Yang akan mengnunci torque conventer ketika berjalan pada kecepatan 37 mph atau 60 km/jam atau lebih tinggi. Ketika mekanisme ini bekerja, maka tenaga putar dari mesin akan disalurkan 100% menuju ke transmisi.

3. Hydraulic Control Unit
Bagian ini mengontrol kerja dari rem dan kopling pada transmisi otomatis dengan tekanan yang diperoleh dari unit pengendali hidraulic mempunyai 3 fungsi yaitu sebagai berikut :

a. Membangkitkan tekanan hidrolik
Pompa oli mempunyai fungsi membangkitkan tekanan hidrolik. Pompa oli membangkitkan tekanan hidolik yang diperlukan untuk pengoperasian transaxle otomatis dengan menggerakan tempat/kotak pengubah tenaga putar (mesin)

b. Menyesuaikan tekanan hidrolik
Tekanan hidrolik yang ditekan oleh pompa oli disesuaikan dengan pentil pengatur utama. Juga pentil katup penghambat menghasilkan tekanan hidrolik yang sesuai dengan output mesin

c. Mengalihkan (Shift) roda gigi (untuk mengoperasikan kopling dan rem).
Ketika operasi kopling dan rem pada unit roda gigi planetary dialihkan (Shift), roda gigi dialihkan. Jalur cairan diciptakan sesuai dengan posisi shift oleh pentil manual. Ketika kecepatan kendaraan meningkat, signal dikirimkan ke pentil solenoid dari mesin & ECU. Pentil solenoid mengoperasikan setiap pentil shift ke pemindah (Shifting) roda gigi
Komponen-komponen utama dari unit kontrol hidrolik adalah sebagai berikut

  • Pompa Oli
  • Valve Body
  • Primary regulator valve
  • manual valve
  • Shift Valve
  • Solenoid valve
  • Throttle valve
VALVE BODY

Tips agar transmisi matic tidak cepat rusak
1. Mengganti oli transmisi matic secara rutin dan teratur
Tidak ada barang yang awet selama-lamanya, tapi semakin jarang ATF/CVTF diganti, semakin besar pula kemungkinan kampas kopling pada transmisi ini terkikis habis. Ingat-ingatlah, bahwa ATF merupakan nyawa dari transmisi matic ini. Dengan menggunakan tekanan hidrolik, tenaga mesin bisa dialihkan ke roda. Semakin baik kualitas ATF, semakin baik pula pemindahan tenaga mesin ke roda. Penggantian oli ATF secara rutin setiap 20.000 km dan kuras total setiap 40.000 km sudah menjadi kewajiban bagi pengguna mobil yang memakai transmisi otomatis, agar komponen dalam transmisi tidak cepet rusak.
Pemilihan kualitas oli ATF berkualitas baik menjadi kewajiban.agar viskositas (kekentalan) selalu stabil meski suhu tinggi sekalipun. Harap diingat, pada kondisi beban atau load ekstrem, oli matik (ATF) bisa mencapai suhu diatas 150 derajat celcius

Semakin sering oli ATF mencapai suhu tinggi, semakin pendek pula masa pakainya. Bisa dibayangkan bila mobil dipakai stop and go setiap hari tak pernah ganti oli.

Sekedar ilustrasi, beban kerja transmisi matik yang konstan dengan kisaran suhu 93-107 derajat celcius, oli ATF hanya layak pakai untuk 24.000 – 40.000 km

Padahal kondisi ekstrm mencapai 150 derajat celcius yang terus menerus setiap hari, oli ATF rusak setelah dipakai jalan 900 km

Bisa dibayangkan bila pelumas ATF dibiarkan mendidih terus-menerus setiap harinya hingga suhu 160 derajat celcius. Tak sampai 800 Km, oli ATF sudah tak layak pakai

2. Perhatikan spesifikasi oli ATF
Cara pengoperasian transmisi otomatis maupun CVT (Continuous Variable Transmission) memang sama, namun tidak dengan cara kerjanya. Kedua transmisi ini mengandalkan cara kerja yang berbeda.

Pada transmisi otomatis, selain sebagai pelumas, oli juga digunakan sebagai tenaga hidrolis yang bertekanan tinggi, yang memicuperpindahan gigi dan memutar kopling hingga terjadi perpindahan tenaga ke roda. Sememtara pada transmisi CVT yang memiliki hubungan mekanis, tekanan oli yang dihasilkan torque conventer selain menyalurkan tenaga juga mengatur diameter puli. Oli selain sebagai pelumas juga berfungsi sebagai pelindung

Itu sebabnya sangat penting untuk mengenali jenis tranmisi otomatis yang ada dimobil anda. Untuk lebih mudahnya, ganti saja oli transmisi mobil sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan produsen kendaraan. Jangan sekali-kali menggunakan ATF biasa untuk transmisi CVT

Sumber artikel : dari berbagai blog dan website di internet

Semoga bermanfaat !

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Wuling Confero

Posted on Mei 16, 2018. Filed under: Mobil |

pabrikan baru masuk ke indonesia asal RRT yg udah pasti negara komunis, ya dia adalah Wuling yg merupakan pabrik otomotif gabungan antara wuling dengan GM (General Motors) bawaan negara kapitalis Amerika dengan SAIC germany

cr-avanza-vs-confero2865

tujuannya langsung gak main2, ingin menghancurkan dominasi(penjajahan) penjualan (monopoli) pabrikan jepang (imperialis kapitalis) nomor 1 di indonesia yaitu Astra Toyota Daihatsu, yg sukses besar dalam menjual produk andalannya yaitu mobil MPV Avanza Xenia.

GM Wuling SAIC (SGMW), sudah (baru) memiliki pabrik perakitan yg cukup besar di daerah cikarang, dan mungkin akan terus berekspansi dengan memperbanyak dealer2 +bengkel2 resminya di seluruh indonesia.

bicara soal produk Made in China, maka orang2 umumnya akan langsung berimage produk jelek seperti jaman saya kecil dahulu, mainan anak bocah yg made in RRC pasti gampang rusak, sementara yg Made in Taiwan malah lebih bagus/kuat. padahal China sendiri terbagi menjadi 2 yaitu Mainland China atau PRC (People’s Republic of China) dan China Formosa atau Taiwan. sementara mainan Made In Japan biasanya sangat mahal namun kuat/awet.

Namun itulah China yg dahulu, China sekarang sepertinya sudah lebih maju & modern. terbukti dari banyaknya produk IT / Telecomunication sekarang Otomotif diproduksi disana. mulai dari Motherboard, Graphic Card, Memory, Smartphone Apple pun juga karena apa ? biaya produksi murah, sumber daya alam, manusia berlimpah. bahkan industri kosmetik, farmasi, fashion dll. juga lebih murah jauh.

jika dilihat dari mobil yg lagi nge trend saat ini yaitu Confero, maka sangat mirip dengan HP Xiaomi yg dijual dengan harga cukup murah dengan fitur2 dan spesifikasi diatas standar. jika ibarat nya HP maka mobil ToyoDai = Sony XPeria, Wuling = Xiaomi

Sony= HP brand keren, harga mahal, spesifikasi dibatasi, jaminan purna jual bagus, banyak spare part ? entahlah karena saya belum pernah memakai produk SONY Xperia / VAIO yg harganya sangat mahal.

Xiaomi = HP china import black market (tidak ada pabrik di indonesia, tidak bayar pajak), harga MURAH, spesifikasi tinggi, kualitas ok, jaminan purna jual sedikit, counter/distributornya masih sedikit, karena dijual secara ONLINE, spare part ? entah, hp xiaomi saya belum pernah rusak soalnya 😀

lalu soal mobil. memang saat ini mengendarai mobil Toyota Daihatsu sudah sangat umum dan biasa, salah 1 mobil operational kantor saya adalah Toyota Avanza All New 2014.

daya tahan ? soal durabilitas saya kira tergantung perawatan dan cara menyetirnya. namun selama saya mengemudi Avanza, sering kali saya cukup kasar dengan gas pol, lalu rem mendadak, hajar jalan rusak saat ngebut, saat turunan di puncak saya malah injek kopling sehingga hanya mengandalkan REM saja.
pernah saat bawa penumpang full 7 orang, ngebut di jalan rusak, gabruk2an

so far so good, tidak ada gejala patah as, sokbreker jebol.

mobil china ? saya belum pernah coba, sehingga belum tahu gimana rasanya.. namun motor china dulu pernah coba menungganginya hanya sekali. rasanya biasa saja mirip seperti motor bebek honda.

86f85630-6418-47fe-97cb-4446ae5987de

Wuling Confero yg jika di China sana bernama Wuling Hongguang,
Confero bisa dibilang mobil MPV murni (penggerak roda belakang / RWD) yg memiliki segudang feature2 dan keunggulan yg tidak dimiliki oleh pesaingnya yaitu Avanza Xenia

keunggulan tersebut yaitu spesifikasinya dan feature2 yg cukup banyak misal follow me home, alarm pintar, Tire pressure monitoring system, dll. Namun feature2 tersebut ada banyak yg dihilangkan tergantung Tipe / Variannya.

yg paling berasa bedanya yaitu Rear Disc Brake dimana hal ini memberi kesan tambahan bahwa mobil ini merupakan mobil kencang ! namun sayangnya fitur ini hanya ada di tipe tertinggi yaitu Confero S 1.5L, otomatis pengereman akan semakin baik dengan ada Rem Cakram.

mengenai Mesin, maka sepertinya Confero menggunakan mesin PTEC D-VVT entah masih single atau sudah Dual VVT ? sementara Avanza Xenia sudah menggunakan mesin tipe baru yaitu 2NR-FE yg sudah Dual VVT-i. sehingga saya berpikir kalau mesin masih lebih baru dan tentunya lebih bagus Avanza Xenia.

jika Wuling ingin menang dari Astra maka setidaknya harus :
1. mempermurah harga jual spare parts & biaya servisnya. seperti parts Avanza Xenia yg banyak KW nya.

2. memperbanyak dealer & authorized service center nya
3. meningkatkan kualitas karyawannya (montir, marketing, dkk)

bisakah ? dengan harga jual OTR mobil yg sangat murah tersebut ? berarti keuntungan yg diperoleh jadi semakin sedikit sementara harus ini itu..

alasan Confero dijual dengan harga dibawah Avanza Xenia ? mungkin karena :
1. masih baru, sehingga ingin melihat respon pasar gemuk ini, jadi kalau dijual harga sama bisa ada kemungkinan kurang laku.

2. sebagai magnet pasar, orang akan berpikir 2x jika harga sama.

3. Image brand china, harganya harus murmer.

4. mungkin ada subsidi / bantuan modal yg kuat dari Pemerintah RRC meski ini hanya dugaan saja.

seperti yg kita tahu bahwa hukum ekonomi berkata, ada uang ada barang, kualitas berbanding lurus dengan harga.

jika permintaan banyak, produksi sedikit, maka harga akan naik.

hanya waktu yg berlalu yg akan membuktikan, apakah China akan sukses dengan Wulingnya kali ini seperti sudah sukses dengan Xiaomi & LENOVO nya, atau akan gagal lagi seperti zaman motor china dahulu.

hmm, sekedar berhayal / mimpi di siang bolong, jika saya tiba2 punya uang segitu 130jt an dan disuruh pilih mana confero or avanza xenia ? mungkin saya akan berpikir panjang dulu..

beli mobil harga ratusan juta bukan barang murah kecuali bagi orang super kaya banyak duit. beli mobil bukan utk dipake sebentar spt. handphone jika bosen jual lagi. beli mobil kudu diservis rutin, ganti spareparts, ada biaya rutin per bulan.

juga kena pajak tahunan dan 5 tahunan. beli mobil bukan untuk investasi malah divestasi karena harus dirawat dan harganya akan terus menyusut seiring berjalannya waktu.

secara fitur & keunggulan, confero menang jauh, namun soal daya tahan, kemudahan, keiritan, keborosan uang, dll. masih perlu dibuktikan banyak pemakai.

jika ingin mobil baru dengan fitur lengkap, harga lebih murah, mungkin bisa mencoba meminang Confero. jika hanya membutuhkan mobil standar operational, yg tidak butuh fitur banyak, dll. tetap setia dengan AvXen.

jadi kesimpulannya ? ya ga ada lah, orang cuma menghayal wkwk 😂

artikel ini saya buat hanya sekedar iseng saja, tidak ada maksud merendahkan/membanggakan suatu produk, dan tidak didukung data2 yg valid jadi hanya berasal dari copy paste artikel dari internet .

sekian dan terima kasih 😊

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Review Avanza E AT 2012

Posted on Maret 25, 2018. Filed under: Mobil, Review | Tag:, |

Setelah saya membeli mobil bekas toyota avanza tipe e AT tahun 2012 yg bertransmisi matic, maka saya mulai menemukan beberapa kelebihan & kekurangannya.

 

 

 

 

 

Mobil beli dari penjual via olx. Tadinya mau beli dari mobil88 yg pasti sudah terpercaya, namun karena harganya cukup mahal yaitu sekitar 131 juta rupiah. Maka saya pun mengurungkan niat tersebut.
Iseng2 setelah mandi saya teringat dari sebuah iklan dari olx dimana sang penjual bernama Yonatan, dan kebetulan lokasinya jakarta utara juga. Feeling saya wah dari namanya saja mungkin orang kristen, dan ternyata benar, lokasi pun di kelapa gading, sehingga tidak jauh dari rumah saya.
Hari itu hujan cukup deras, sehingga agak menciutkan nyali karena sulit utk. Mengecek kondisi mobil jika hujan..
Namun karena sudah melihat fisik mobil tsb. Dimana kelihatannya cukup mulus dan rapi terawat, akhirnya saya pun nekat mengecek bagian kolong meski harus hujan2an, kotor2an..
Terlihat mobil dalam kondisi mulus luar & dalamnya cukup wangi, ternyata mobil ex. Istri sang pemilik, yg kebetulan seorang Guru sekolah dasar kristen di kawasan kelapa gading.
Akhirnya saya pun membayarnya keesokan harinya seharga 110jt ditawar2  mentok di 98jt.
Namun setelah dibeli maka perawatannya pun cukup banyak mulai dari kuras+ganti oli matic, sampai ganti oli, service tune up mesin dimana ini bisa saya lakukan sendiri.
Adapun kekuranganya yaitu

1. Bagian kaki2 ada beberapa karet yg sudah sobek.diantaranya di joint stabilizer, mungkin karena membawa beban berat.  meski sobek tapi belum ada problem,

2. Ternyata radiator tidak diisi cairan coolant, melainkan hanya air biasa. Wah yg ini gawat karena bisa berpotenzi menyebabkan karat/ korosi, penyumbatan karena endapan/kerak. Akhirnya saya buru2 mengurasnya sampai bersih & mengisi dengan coolant sampai penuh.

3. Mobil sudah 90,000km lebih, ya wajar karena sudah 6tahun dari agustus 2012. Namun anehnya masih belum ada masalah yg cukup menganggu..

4. Oli gear matic, kata sang poenjualnya belum pernah diganti/dikuras sejak dari beli baru, namun anehnya tidak ada problem apapun di bagian transmisinya..

5. Ruang mesin tanpak kotor karena debu, namun tidak ada problem apapun.

6. Tipe E belum ada mirror led, sehingga jika berbelok dan disamping ada orang kurang begitu kelihatan.

7. Tipe E belum ada center glove box, meski bisa beli. Dan hanya pemanis saja.
Sisanya sih baik2 saja.
Lalu kelebihannya :
1. tranmisi matiknya sangat halus/tidak ada bunyi2an aneh, dimana hal ini sangat berbahaya jika ada bunyi2an atau jika gigi mundurnya tidak responsif alias jika sudah masuk gigi maka tidak langsung jalan bisa disebabkan karena kopling slip / sudah habis, jika bunyi2 aneh/kasar maka pertanda ada komponen yg sudah aus/rusak.

2. Mobil tangan pertama, surat2 lengkap tidak ada masalah hukum.

3. Tenaga mobil masih cukup besar, di toll bisa dikebut sampai 140kmh tanpa ada gejala goyang.

4. Mesin tidak ada gejala ngebul, tidak ada bunyi2an aneh, suara pun masih halus seperti baru.

5. Ban masih cukup tebal dan kenyal, sepertinya sudah diganti oleh sang penjual.

6. Kabin terasa bersih mungkin karena dirawat oleh sang penjual.

7. Mika lampu masih bening/tidak kudam/buram. Dimana kalo ganti cukup mahal per bagiannya.

8. Ac pun masih cukup dingin, meski filternya sudah sangat kotor. Tinggal dibersihin aja beres.

9. Engine check lamp tidak ada masalah.
10. Jok masih terasa keras tidak ambles.

11. Aksesories seperti dongkrak, P3K, segitiga pengaman, lengkap

12. Aki masih ok, starter cepat, mungkin sepertinya baru diganti oleh sang penjual.

13. Body mobil masih mulus, tidak ada gejala nabrak, beda warna cat. Menandakan  belum pernah dicat ulang

14. Tipe E menggunakan velg besi bukan alumunium, dimana lebih kuat & tahan banting, alumunium memang lebih ringan dan keren/gaya namun kurang kuat jika terkena benturan keras beresiko retak/patah.

15. Tidak ada krom2an/vernekel/garnish2an. Dimana suka ada noda kotor apalagi jika kena air hujan.
Dibandingkan dengan versi lama dibawah tahun 2012, sebelum All New, jelas yg tipe All New ini jauh menawarkan lebih banyak kelebihan diantaranya:
A. Ecu sudah support protokol OBD2, jadi bisa konek ke hp android , bisa baca engine condition seperti coolant temperature, voltage, rpm, speed, vaccum pressure, oil condition, dll.
B. Peredaman sudah lebih baik alias lebih senyap, body sudah lebih tebal/kokoh.
C. Jok bisa rebahan jadi ranjang darurat.
D. Speedometer lebih modern/futuristik sedikit dkbanding tipe lama hanya analog semua.
E.lampu lebih fokus tidak nyebar sinarnya.
F. Power steering sudah Electric, jadi power mesin tidak termakan percuma, dan tidak perlu penggantian minyak. Juga lebih pas jika kecepatan tinggi lebih berat, kecepatan rendah, ringan.

Ok mungkin sekian dahulu review saya, mungkin ada yang ingin menambahkan. Terima kasih banyak sudah mampir dan membaca blog saya ini, salam damai sejahtera dan sukses selalu 🙂

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Sejarah Daihatsu Charmant

Posted on Desember 28, 2010. Filed under: Mobil |

daihatsu-charmant-1983

Daihatsu Charmant adalah salah satu mobil retro yang banyak dilirik oleh para penggemar balap retro.

Walaupun diproduksi oleh pabrikan Daihatsu, mobil ini memiliki banyak kesamaan dengan Toyota.

Oleh sebab itu Daihatsu Charmant memiliki pilihan mesin yang tergolong banyak apabila menginginkan “Engine Swap” dan tanpa memerlukan ubahan yang berarti untuk memasangnya

Salah satunya adalah mesin Toyota seri 4A-G yang melegenda karena daya kuda yang mampu disemburkannya. Demikian juga untuk komponen suspensi, banyak kesamaan dengan produk Toyota, membuat mobil ini masih layak dipakai untuk “daily Use”.

Hal ini tidaklah mengherankan mengingat Toyota memang bekerja sama dengan pabrikan Daihatsu, dengan berkolaborasi membuat Daihatsu Charmant ini .

Kerjasama ini dimulai pada tahun 1975, saat Toyota membuat generasi ketiga Corolla yaitu KE30. Mesin yang dipakai pada Daihatsu Charmant generasi awal ini pun menggunakan seri 3K berkapasitas 1.200 cc .

Proyek kolaborasi ini kemudian dilanjutkan dengan menggunakan platform Corolla generasi ke empat yang dikenal dengan Corolla DX.

Daihatsu Charmant pada awalnya memang “spin-off” dari Toyota Corolla tahun 1970-an, modelnya berubah pararel sesuai dengan model-model Corolla. Daihatsu Charmant dibuat dengan beberapa type yaitu : LC, LE dan LGX.

Daihatsu Charmant dengan Kode Bodi A35, dilengkapi dengan mesin 4 silinder kapasitas 1290 cc dengan 8 katup, transmisi manual 5 kecepatan. Mesin ini sama dengan mesin seri 4K pada Toyota. Selain itu Daihatsu Charmant juga tersedia dengan kapasitas mesin 4 silinder (OHC), 1588 cc, 8 valve, dengan transmisi semi otomatis 3 kecepatan.

Dengan Jarak Roda : 2400 mm (94 in), dan dimensi bodi dg Panjang : 165,5 in (4204 mm), Lebar : 1625 mm (64 in), Ketinggian : 1380 mm (54 in) mobil ini cukup nyaman dikendarai dan relatip stabil untuk melibas track-track yang cukup ekstrim di arena balap dan rally.

Oleh sebab itu, Daihatsu Charmant mudah ditemui di ajang kejuaraan otomotif di Indonesia dan di Negara lainnya.

Gw bantuin tongolin engine baynya AE86 SR5

AE86 yang pake mesin 4A-C, namanya AE86 SR5.. nah itu baru bener2 mirip charmant tuh..

Sumber :

  • SerayaMotor .com
  • Otomotifnet.com
  • Japannostalgiccar
  • Driftwork.com
  • carhirekenya.com
  • wikipedia.org
Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 1 so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: