mobil

Servis Sendiri Avanza E AT

Posted on April 6, 2018. Filed under: Indonesian, mobil, Review | Tag: |

Setelah beli mobil toyota avanza e at(automatic) 2012 tentunya jarak tempuh sudah cukup besar , sudah 90,600 km lebih.

Juga kata pemilik sebelumnya, terakhir tune-up, ganti oli sudah sekitar 6 bulan yg lalu.) akhirnya berbekal keberanian, tenaga, pengalaman servis daihatsu xenia yg sebelumnya sudah berhasil saya lakukan, maka saya pun kembali melakukannya.

Tune Up disini hanya berupa servis ringan saja, servis rutin bulanan istilahnya. Yaitu bersihin throttle body, busi, ISC(idle speed controller), semprot carbon cleaner ke dalam ruang bakar, engine flushing sebelum kuras oli. ganti oli 3 liter, ganti filter oli

Untuk oli, saya pakai TMO SAE0w-20, encer banget. Katanya bisa menghemat BBM. Dan full synthetic jadi bisa ganti setelah 10,000km katanya. Karena kalau yg 10w-40 hanya 5,000km saja.

Kita coba saja nanti seiring berjalannya waktu dan pemakaian apakah oli ini lebih cepat menghitam, menguap atau tidak..

Oli ini per galonnya (4liter) saya beli hanya seharga 250rb rupiah saja. Via online tentunya ditambah ongkos kirim 15rb rupiah.

Filter oli pun cukup murah hanya sekitar 15rb -25rb rupiah sudah bisa mendapatkan merk aspira atau indoparts.

Total waktu yg saya habiskan sekitar 11 jam full, dimulai dari start jam 7 pagi sampai jam 8 malem, minus 1 jam istirahat makan siang, tunggu hujan reda sekitar 30 menitan

Cukup melelahkan rasanya, tapi cukup puas dan tambah pengalaman.

Tampak deposit, jelaga, endapan, kerak karbon yg cukup tebal, padahal katanya sang pemilik memakai bensin pertalite.
Busi standard ND XU22PR, tampak korosi/berkarat meski hanya sedikit
Ruang & permukaan mesin tampak kotor dengan debu.
lubang tempat ISC bersemayan, pun tampak kotor penuh dengan endapan karbon.
Setelah saya bersihkan terasa bedanya.
Iklan
Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Pasang Corner Sensor Aftermarket

Posted on September 9, 2017. Filed under: Indonesian, mobil, Review | Tag: |

Sebenarnya bukan corner sensor, melainkan sensor parkir namun saya jadikan sebagai sensor sudut.

Sensor corner OEM harganya sangat mahal dan biasanya hanya ada di mobil premium seperti Kijang Innova,  Toyota Rush,  Veloz,  Fortuner,  dll.

Ada juga yang berupa spion mini seperti di mobil SUV/Jeep.

 

Barang saya beli online via tokopedia,  harga hanya Rp.  115, 000 saja belim termasuk ongkos kirim 😆

Sensor ini saya pasang di ujung kiri depan mobil karena saat melewati jalan sempit,  saya suka ragu apakah jaraknya sudah dekat atau masih jauh.

Karena hidung/moncong mobil Daihatsu Xenia tipe lama agak tinggi dan panjang jadi tidak terlalu jelas terlihat.

Sehingga saya jadi lebih yakin saat mau berbelok atau masuk ke jalan sempit.

Sensor akan mulai mendeteksi object dari jarak 1.9 meter.  Dan jarak terkecil yang bisa dideteksi yaitu 30cm,  dibawah itu maka langsung terbaca 0 meter.  Sensor ini seperti pada umumnya hanya menggunakan gelombang ultrasonic sehingga masih kurang presisi untuk jarak dekat namun harga nya murah.

Penyetelan trimpot pun kurang begitu bisa diharapkan karena memang keterbatasan teknologi dan komponen yang digunakan.

Dan setelah saya coba,  akhirnya saya jadi lebih yakin saat harus parkir mepet.

Jarak ke tembok kiri hanya tersisa sekitar 10cm saja.

Jarak meja di depan sekitar 130cm

Jika mau lebih presisi / akurat maka sebaiknya membuat sendiri dengan modul inframerah.  Atau beli Kit jadi nya yang dinamakan arduino.

Ok sekian artikel modifikasi ringan kali ini,  terima kasih sudah membaca dan memberi komentar/kritik/saran 😀

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: