Motor

Ban Mobil dan Motor

Posted on Januari 16, 2011. Filed under: Motor |

sumber : http://www.saft7.com/mengenal-seluk-beluk-ban-mobil-dan-motor/

Kontribusi dari Hendro Buditjahjono (Spinner-Community)

Ban adalah bagian terpenting dari sebuah kendaraan bermotor karena ban satu-satunya bagian dari kendaraan bermotor yang mempunyai kontak langsung dengan jalan. Walaupun merupakan faktor terpenting pada sebuah kendaraan bermotor, namun banyak pemilik kendaraan yang sering mengabaikannya, baik yang karena alasan ekonomi maupun keterbatasan ilmu mengenai ban yang dimiliki pengendara. Karena alasan tersebut diatas saya menulis sedikit untuk sharing kepada pengendara lain agar dalam mengemudikan kendaraannya tahu batasan yang dimiliki oleh ban yang digunakannya.

Sedikit Flashback, mungkin sudah banyak orang tahu bahwa ban (dengan bahan karet) yang sampai sekarang digunakan ditemukan oleh DUNLOP (John Boyd Dunlop) pada tahun 1888. Perkembangan ban sampai saat ini menyempurnakan hasil penemuan DUNLOP tersebut.

Struktur Ban

Struktur Ban Bias dan Ban Radial

Dari hasil pengembangan hingga saat ini struktur yang biasa digunakan oleh produsen ban adalah sbb:

1. Tread/Telapak Ban:
Tread/Telapak Ban adalah bagian dari ban yang kontak langsung dengan permukaaan jalan. Bahan yang digunakan tergantung dari utilitas kendaraan sehingga berpengaruh terhadap ketahanan ban, daya cengkeram dan juga dalam melakukan maneuver.
2. Steel Belts:
Menjaga kekokohan struktur ban dan juga menjaga keamanan dari benda-benda yang dapat menusuk permukaan ban.
3. Spiral Layer:
Lapisan ini berfungsi agar ban lebih tahan dan lebih mudah melakukan maneuver.
4. Shoulder:
Shoulder bagian yang paling tebal pada sebuah ban yang berfungsi melindungi ban dari guncangan maupun benda-benda berbahaya dari luar.
5. Sidewall:
Sidewall adalah bagian yang paling lentur pada sebuah ban. Faktor kenyamanan berkendara pada sebuah ban di dapat dari bagian ini.
6. Plycord:
Plycord adalah bagian utama sebuah ban yang melapisi bagian dalam pada sidewall dan juga bagian dalam telatak ban dari tekanan udara dari dalam ban, beban kendaraan dan juga goncangan dari luar.
7. Bead Filler:
Bead Filler lapisan pengisi yang membuat ban lebih tahan dan memudahkan kendaraan dalam melakukan maneuver.
8. Bead Wires:
Lapisan kawat yang berfungsi menahan ban tetap pada tempatnya pada velg/rim.
9. Chafer
Bagian yang melindungi plycord dibagian bead dari panas yang terjadi karena gesekan bagian bead dengan velg/rim.

Dari keseluruhan Struktur ban diatas yang paling banyak mempengaruhi ketahan, maneuverability dan juga factor keiritan bahan bakar adalah PLYCORD. Dari ban yang beredar sekarang struktur plycord dapat dibagi sebagai berikut:

1. Radial
Struktur lapisan Plycord pada Ban Radial dari Bead dalam Ke Bead luar saling tegak lurus.
Disamping lapisan plycord masih ada lapisan steel belts.
2. Bias
Lapisan untuk jenis ini plycord diletakkan secara diagonal secara bersilangan, tidak ada lapisan tambahan pada konstruksi Bias ini.

Diantara ban Radial dan ban Bias manakah yang lebih menguntungkan pengendara?

Secara umum ban radial lebih menguntungkan pengendara karena:
1. Lebih Safety, karena ban lebih menapak pada permukaan jalan (bisa dilihat pada grafik, video bisa dilihat di link berikut: http://www.bridgestone.co.in/tyre/tyreknowledge/tyrevideo.htm).
Karena lebih menapak pada permukaan jalan maka jarak pengeremanpun menjadi lebih pendek dan lebih cepat melakukan maneuver.


.

2. Penggunaan bahan bakar yang lebih irit


(table dari http://www.bridgestone.co.in)
.

3. Lebih kokoh karena adanya lapisan steel belts

Tube dan Tubeless

Disamping struktur plycord yang ada struktur ban juga dibagi lagi menjadi tipe yang menggunakan ban dalam (Tube Type) dan tipe yang tidak menggunakan ban dalam (Tubeless).

1. Tubeless
Ban tubeless mempunyai lapisan dalam (inner liner) yang lebih kuat dari pada ban yang menggunakan ban dalam

2. Tube Type
Tipe ban ini menggunakan ban dalam untuk dapat digunakan.

Kelebihan ban Tubeless :
1. Lebih aman. Gambar dibawah memperlihatkan kenapa ban tubeless lebih tahan bocor apabila ban terkena benda tajam

2. Lebih efisien dan ekonomis, efisien dalam konsumsi bahan bakar karena lebih ringan (tidak menggunakan ban dalam) lebih ekonomis karena tidak perlu membeli ban dalam.
3. Lebih dingin, karena tidak ada gesekan antara ban dalam dan ban luar pada saat terjadi “Rolling Resistance”

Banyak pertanyaan yang dilontarkan di milis-milis apakah aman ban yang menggunakan ban dalam dijadikan ban tubeless ataupun sebaliknya ban tubeless menggunakan ban dalam.

Mari kita bahas !:
Untuk alasan safety tidak dianjurkan ban tube dijadikan tubeless maupun ban tubeless menggunakan ban dalam.

1. Ban Tube dijadikan tubeless:
Perbedaan konstruksi ban Tube dan Tubeless bisa dilihat pada gambar berikut.

Pada gambar tersebut bisa dilihat bahwa ban tubeless mempunyai inner liner yang pada ban tube lapisan ini tidak ada sama sekali. Inner liner ini lebih membuat kaku bentuk ban sehingga walaupun ban kekurangan angin bentuk ban masih sesuai dengan bentuknya dan tetap menempel pada rim.
Apakah bisa digunakan ban tube menjadi tubeless?
Jawabannya bisa, namun untuk alasaan safety tidak dianjurkan karena jika ban kekurangan angin bisa menyebabkan kecelakaan yang fatal bagi pengendaranya.

2. Ban Tubeless menggunakan ban dalam
Karena alasan tertentu banyak juga yang menggunakan ban tubeless menggunakan ban dalam. Apakah aman?
Memang bisa ban tubeless menggunakan ban dalam, namun ini tidak dianjurkan dan tidak safety. Untuk penjelasannya bisa dilihat dalam gambar di bawah:

Pada saat kendaraan berjalan (F) ban membawa bobot kendaraan dan pengendara (W). saat pergerakan terjadi akan timbul “Rolling Resistance” (N) yang diakibatkan dari perubahan bentuk ban dan kondisi jalan yang digunakan. Semakin besar Rolling Resistance ini akan mengakibatkan panas yang lebih besar.
Hal inipun terjadi antara ban luar dan ban dalam yang digunakan, namun karena alasan ban tubeless mempunyai inner liner yang lebih kaku maka gesekan yang terjadi antara ban luar dan ban dalam lebih besar. Jika panas yang terjadi berlebihan maka ban dalam dapat meletus bisa fatal akibatnya

Kesimpulan:

Penggunaan ban tube dijadikan tubeless atau ban tubeless dengan menggunakan ban dalam jawabannya adalah bisa.
Namun penggunaan hanya dianjurkan untuk keadaan darurat, bukan untuk digunakan harian

Berapa ukuran ban maksimum

Ratio maksimum lebar bibir velg : lebar tapak ban dari berbagai sumber membatasi angka antara 0.5” s/d 0.58”

Contoh perhitungan :
Lebar bibir velg=1.85”
Lebar maksimum ban yang dianjurkan
= 1.85” / 0.58
= 3.189”
≈ 3.00 ~ 3.50”

Jadi Lebar ban (konversi ke satuan mm)
= 3.50” x 25.4mm
= 88.9mm
≈ 90.0mm; atau maksimum 100mm

Sebenarnya ukuran yang terlalu lebar maupun kekecilan bisa dilihat pada saat ban belum terpasang pada velg. Ban yang terlalu lebar akan terlihat lebih menggembung, sedangkan ban yang lebarnya terlalu kecil akan menyebabkan ban tidak rekat pada velg/rim

Membaca Kode Ban

1. Ukuran Ban

Ukuran ban biasa menggunakan ukuran METRIC dan ukuran INCH.

a. Ukuran Metric

80 / 90 – 17
80 = adalah lebar telapak ban dalam ukuran mm
90 = adalah prosentase tinggi ban yang dihitung dari lebar ban
Jadi tinggi ban = 120 x 90% = 72 mm
17 = Ring Velg yang digunakan

b. Ukuran Inch

275 – 17
275 = adalah lebar telapak dan tinggi ban dalam ukuran mm.
17 = Ring Velg yang digunakan

2. Tread Wear Factor

Indikator ke ausan ban. Jika ban sudah mencapai indicator ini ban sebaiknya lekas diganti

3. Tube/Tubeless

Type ban menggunakan ban dalam atau tubeless

4. Lot Number

Lot number produksi ban 2607 artinya ban diproduksi pada minggu ke 26 (2 digit pertama) pada tahun 2007 (2 digit terakhir)

5. Speed Symbol & Load Index

41P
41 = dilihat pada table pertama maksimum load yang disarankan 145kg
P = dilihat pada table 2 batas maksimum yang disarankan 150km/jam

.
Index Beban dan Kecepatan yang tertera bagi kendaraan roda dua

.

Index Beban dan Kecepatan yang tertera bagi kendaraan roda 4 atau Lebih

6. Rotation

Indikator arah berputar ban semestinya

7. Maximum Load

Maksimum load yang dianjurkan. 160kg beban maksimum dengan tekanan ban 33Psi pada kondisi dingin

Silahkan dibaca juga Ban isi Nitrogen (N2).

Semoga bermanfaat.

Sumber referensi:
1. http://www.bridgestone.co.in
2. http://bridgestone.com
3. http://www.hankooktyre.com.au
4. http://en.wikipedia.org
5. http://www.fdrtire.com
6. http://www.speedace.info

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Tips jitu tambal sendiri ban tubeless

Posted on Januari 16, 2011. Filed under: Motor |

sumber : http://iwanbanaran.wordpress.com/2010/10/17/tips-jitu-tambal-sendiri-ban-tubeless-simpel-bro/

Pasti sampeyan bakal geleng-geleng kepala kalau lihat kinerja tukang tambal ban tubeless. Dengan alatnya yang bercabang bak lidah ular, kadangkala ban kita yang hanya bocor kecil malah ditusuk-tusuk lagi biar mereka bisa memasukkan karet khusus buat menambal kebocoran. Kalau bocornya  gede sih nggak apa-apa. Lha ini kadang kala hanya bocor halus malah diperkosa habis-habisan. Ternyata kita bisa menambal kebocoran tersebut tanpa minta jasa dari para specialis ban tersebut. Sederhana dan sangat manjur sekali……

Pada kasus bocor alus kita akan kesulitan mengetahui sumber kebocoran. Soalnya tidak ada indikator khusus tentang posisi asal muasal angin keluar. Hal ini berbeda jika ban kesayangan tertusuk paku. Kepala paku yang gede ditambah warnanya yang mengkilap sangat mudah kita kenali. Nah untuk bocor alus sampeyan bisa ambil shampoo atau sabun mandi. Kemudian basahi seluruh ban, putar dengan menggosok-gosok permukaan ban secara merata supaya keluar busa. Jika ada gelembung udara, disitu dipastikan biang kerok bocornya ban. Segera ambil lidi yang sangat kecil, tusukkan secara perlahan untuk memudahkan kita menandai posisi kebocoran. Setelah selesai, langsung kempesin ban, guyur dengan air bersih  dan keringkan. Langkah selanjutnya ambil power glue (saat ini dipasaran tersedia berbagai merk). Cabut lidi kecil, dan langsung oleskan lem perekat serbaguna tersebut. Supaya meresap kedalam, bisa dibantu dengan menusuk-nusuk lubang mikro asal kebocoran dengan memakai lidi kecil tadi. Setelah selesai ratakan lem dipermukaan ban dengan jari tangan supaya rapi. Biarkan selama 3-5menit. Dan ban siap diisi kembali. Dijamin 99% cara ini berhasil. 1% nya….apes kalau memang tidak sukses. Gimana dengan paku yang besar?..sejauh ini belum nyoba secara langsung. Namun ada baiknya usahakan ditambal sendiri dengan memakai cara diatas tadi. Keberhasilan cara ini sangat besar sebab sifat  adhesive powerglue yang sangat kuat mampu merekatkan kembali kompon karet ban (lha iyalah…jari aja bisa lengket susah dicopot hehehehe…) daripada mengikuti cara tukang tambal ban tubeless yang kadang malah memperparah kerusakan. Murah meriah, ban terjaga, sangat sederhana serta gampang. Monggo dicoba…(iw/17/10/2010)

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 1 so far )

Pakai ban dalam atau tubeless?

Posted on Januari 16, 2011. Filed under: Motor |



Ada 2 jenis kategori ban utama dari pabrikan ban yang seringkali membuat pemilik motor jadi bingung, pilih ban dengan ban dalam (with tube) atau ban tanpa ban dalam (tubeless)?

Profil ban (fisik) dan akibatnya
Umumnya ban dengan with tube memiliki profil yang lebih kotak, sehingga menyulitkan manuver di kecepatan tinggi, intinya lebih sulit dan berbahaya kalau kita mau ajak rebah di tikungan. Pada kecepatan yang rendah ban ini lebih ideal untuk diajak nyelip-nyelip diantara mobil-mobil. Sedangkan ban tubeless dengan bentuk ban yang umumnya lebih bulat, efeknya jelas, pada kecepatan tinggi motor dengan ban jenis ini enak dan gampang untuk diajak manuver sana sini, lebih stabil, membuat pengendaranya lebih percaya diri.

Ketahanan (durasi)
Ban non tubeless biasanya mampu bertahan hingga 2 tahun lebih, sedangkan ban tubeless karena umumnya dibuat dengan kompon lebih lunak, maka waktu pemakaian lebih pendek, untuk pemakaian sehari-hari bisa berkisar 1.5 tahun lebih.

Waktu hujan
Saat permukaan jalan basah, ban ditugaskan untuk mengalirkan alir secepatnya, karena itu ban basah mempunyai groove/kembang yang di design khusus dan groovenya lebih dalam. Saat hujan daya cengkram baik ban with tube atau tubeless bergantung pada tipe kembang ban itu sendiri. Enaknya seperti motoGP, waktu hujan, kita tinggal masuk pit, semotor-motor nya ganti!

Harga
Harga ban with tube umumnya 90-150 ribu (Dunlop/IRC), sedangkan ban tubeless 200 ribu (Duro/Rossi/Mizzle) sampai 500 ribu (Bridgestone Batlax) diluar itu adalah ban-ban yang tidak wajar bangsanya michelin-pirelli….

Anti Bocor?
Apa betul ban tubeless anti bocor? Jawaban pendeknya betul! tapi bukan anti bocor, cuman lebih tahan bocor. Ban tubelss pun sebaiknya begitu terkena paku di jalan, secepatnya dibawa ke tukang tambal ban tubeless, walaupun ban tipe tubeless tidak langsung kempes, tapi jika dibiarkan, ini bisa merusak steel belt ban tersebut. Jadi pemilik ban tubeless sebaiknya melakukan pemeriksaan berkala pada ban, tahu-tahu bentuk bannya sudah tidak bulat lagi!

Se hebat-hebatnya ban, biar asalnya dari Jepang atau Perancis pun, kalau terkena ranjau paku hasil kreativitas jalanan made in Indonesia, pasti melesek! Ban 500 ribuan bisa ambles seketika kena ranjau paku yang terbuat dari ruji payung yang ditempel di potongan sendal jepit, hati-hati!

Jadi tentunya pilihan dikembalikan ke Anda, kalau punya duit lebih bisa dicoba ban tubeless, lebih mahal, lebih pendek umurnya, tapi enak dipakai gampang diajak ngebut-ngebut dan lebih anti bocor…. Kalau kebetulan duit cekak, ban with tube pun ada enaknya, murah, lebih tahan lama, mau nambal dimanapun asik aja!

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Tukang Tambal Ban vs Cairan Penambal Ban Otomatis, APES…

Posted on Januari 10, 2011. Filed under: Motor |


kemarin (minggu, 9 Januari 2011) pas owe pulang dari rumah kelapa gading bcs – kost perumnas tangerang berangkat sekitar jam 2 siang cuacanya ga terlalu panas maupun hujan jadi berawan & mendung2 dikit.
seperti biasa ow klo naek motor ga pernah/jarang ngebut paling sekitar 40-60 KmH kenapa koq lemot banget jalannya 😛 ? apa krn. motor ow yg ga ada larinya ? ya ga lah yauw.. ini motor meski dah agak tua tapi sptnya masih sanggup digeber 😀 cuma.. ow yg ngeri aja klo tiba2 lagi ngebut Duarr !! tiba2 motor geol2 alias goyang dombret krn. ban mendadak kempes..

ga ada badai ga ada hujan tiba2 kemarin pas sampe kira2 pertigaan lampu merah pesing (ow kurang tau daerah pastinya pokoknya  ada lampu merah trus depannya ada rel kereta api diatasnya Jalan FlyOver , krn motor ga boleh naek FlyOver kecuali klo mau ditilang klo ada polis) ban belakang motor ow kempes untung ga lagi jalan dan di depannya ada pool angkot + Tukang Tambal Ban

langsung aja ow pinggirin motor dan cek ban wah apess! nih pasti kena ranjau paku lagi.. 😦  tapi ow masih belum terlalu gondok krn. minggu lalu ban belakang baru ow kasihin Cairan Penambal Ban bermerk LemBat.

ga ada paku ternyata di ban belakang motor ow ! dan pas dicek ma si TTB ada bocor alus di ban dalam. yaudah mau gamau ditambal deh. awalnya ow cuma minta diisi angin aja tapi pas diisi ternyata ada yg bocor (ketauan ada semburan lem keluar dari ban pertanda klo ada lubang)

sayang ow lupa photo si TTB penipu jahat ini.. intinya orangnya gendut udah agak tua, orang b***k/m***n (ketauan dari logatnya) bukannya ow RASIS tapi kebanyakan dari temen2 ow juga bilang ati2 ma TTB apalagi yg orang sana krn. kebanyakan RESE alias tukang TIPU, PERAS = tukang todong secara alus! (mentang2 ow ini org T******k dianggepnya banyak duit kali, trus owe juga gamau ganti ban cuma mau tambal, kayaknya dia pengennya owe ganti ban dalem sekalian ma dia juga)

trus ow mikir kok katanya bisa nambal otomatis ? padahal ban cuma sobek kecil saja ? mungkin krn. ow yg lagi buru2 katanya kan klo bocor maka cairan lem keluar sehingga akan nambal tapi harus tunggu ampe lemnya kering. lagian ow males musti tunggu berapa lama ? dan juga musti diisi angin juga kan ?  akhirnya baru kepikir sekarang deh 😦

begitu ban selesai ditambal eh ternyata baru jalan kira2 20 Meter-an tiba2 ban kempes lagi padahal tadi udah isi angin full..
kali ini ow mikir wah kenapa nih apa sekarang kena paku pdhl tadi baru ditambal? 😦 akhirnya dengan pasrah ow tuntun itu motor dan sepanjang Daan Mogot banyak tukang tambal ban tiap 50 Meteran pasti ada.

begitu dicek ma TTB (kali ini TTB nya masih muda orang jawa ketawan dari tampang, logatnya) dia bilang wah ini masang ban dalemnya kejepit jadinya robek alias owe dicurangin ma si TTB pertama tadi. klip dudukan pentilnya juga ada yg tajem alias sengaja akan ngerobek ban kalo pas jalan.untung pas kali ini ow bawa ban dalem serep, emang Tuhan itu baik, minggu lalu ow tinggalin ban serep di rumah pikir ow ngapain bawa ban dalem berat2in ajah tapi kali ini emang bener2 berguna..

kesimpulan yg owe dapet dari pengalaman kemarin :
1. ban dalem yg bocor alus /sobek kecil mungkin tipenya abal2 (owe inget ini ban dalem hasil beli di tukang tambal dulu pas nambal krn ketusuk paku di daerah senen, jadi mungkin aja klo bannya jelek)
2. Hati2 klo ketemu TTB yg tipe2 kayak tadi mending cari yg laen aja. krn mayoritas dari mereka tukang tipu, peres orang kayak owe.
3. ban belakang luar motor owe udah mustinya diganti (padahal masih sedang kembangnya alias belum botak banget) ama ban tubeless.
4. owe dah ga percaya lagi ama cairan tambal ban apapun lagi.. dulu pernah coba merk TireGuard yg ada malah ban sering bocor karena tambalannya lepas, kali ini udah pake ban baru(ga ada tambalan) tapi malah sobek dikit aja ga bisa nambal.
5. ow mulai berkurang rasa keberaniannya / mulai takut sedikit naek motor apalagi di jakarta.

plan :
1. terpaksa klo mau mengurangi problem2 sepele kyk gini ow musti keluar duit lumayan buat aplikasi velg racing + ban tubeless.
2. mulai mikir mending naek bus kota/buswae/shuttle klo pp kos-rumah.

klo bro2 ada pernah ngalemin yg kyk ow ini monggo jangan malu2 / sungkan2 utk di-share yah biar sama2 lega heheh trims udah ngebaca artikel ini 🙂

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 5 so far )

Motor Impian

Posted on Januari 8, 2011. Filed under: Motor |

Tahun baru, motor baru donggg ! banyak yg nge-ledekin owe di kantor.. apa krn. motor ku yg udah ‘Tua/kuno/jadoel’??

nggak lah yaouw 😛 memang motor dah 5 tahun dan jarak tempuh udah termasuk sedang (38.500 km) tapi mesin masih terasa halus koq suaranya, getarannya juga makin lembut 😀 . mau tau rahasianya ? tempo hari pas dah 38rb km ow cekokin oli keramik/Nano Energizer. eh beneran juga seperti yg di-iklannya..

piston supra x 125 sudah dilapisi bahan Molybdenum. yg di-iklanin ama AHM(AH onta Mahal) bahwa lebih rendah gesekan, tahan panas, anti baret, dll. berarti dari awalnya emang nih motor supra x 125 udah alus mesinnya. tapi bagi yg masih kurang puas dengan ke-alus-an mesinn ini bisa mencoba trik berikut :
1. mengurangi gesekan
pake Nano Energizer tiap kira2 30.000 km, pake OLI kental (SAE tinggi misal 20W-50) dan API-nya tinggi. saat ini owe pake PrimaXP (SAE 20w-50, API SJ, 1Litter)
http://tokooli.com/images/OLI/Pertamina-Prima-XP-20W-50%20(1%20liter).jpg

dulu nya CASTROL Activ X’tra (SAE 20w-50, API SG, 800 mL)kenapa ganti ? krn. harga sama (bedadikit) tapi kapasitas lebih banyak dan API-nya lebih tinggi :).

Activ Xtra -20W-50

2. setingan AFR musti perfect atau ideal ( kondisi electrode tengah busi musti harus berwarna coklat/merah bata yg menandakan pembakaran ideal). banyak yg bilang klo mau mesin adem, alus setingan di banjirin/kaya ajah. emang awalnya pasti begitu tapi yg pasti bensin lebih boros dan oli lebih cepet item karena kotor dan busi juga ujung2nya musti diganti  lebih sering deh (klo masih sayang ama mesin 🙂 kok jadi khotbah/kuliah nih owe heheh :p..

elektroda tengah berwarna coklat/merah bata

2. memaximalkan pembakaran & kelistrikan.
CDI 4 stroke racing 110cc, 70cc , 125cc
aki ok -> cdi racing -> koil racing -> kabel busi racing -> busi racing -> api busi besar & biru -> pembakaran kuat -> deposit carbon berkurang -> knocking jarang terjadi.

pakai Hydrogen Booster
gas HHO yg disuntikan ke dalam ruang bakar akan menyempurnakan proses pembakaran 🙂 dan juga mengurangi emisi & deposit carbon, menghemat bensin, dll

 

3. Engine Flush / Carbon Cleaning
tiap pembakaran BBM pasti akan menghasilkan deposit carbon, oleh karena itu saya mencoba menggunakan VeryLube AntiCarbon & Engine Flush. tujuannya supaya merontokan sisa endapan/deposit carbon sisa hasil pembakaran. memang cara terbaik adalah dengan turun mesin 1/2 yaitu blok mesin dibongkar, piston, dll dibersihkan oleh tangan montir. untuk ini harga tergantung bengkel masing2..
Fast Flush Engine Flush

Motor impian tetaplah ada.. krn. ini motor pengasih/warisan nyokap/mami yg baik banget 😀
klo owe disuruh milih/beli motor baru pake duit hibahan/kaget (moga2 heheh 🙂 yg pasti sekarang  udah lebih pinter / melek teknologi. karena dulu pernah ketipoe pas beli motor pertama. karena siapa ? ya karena kesalahan sendiri. lah wong udah deal ama dealer ehh malah iseng2 liat iklan motor seken di koran poskampung. akhirnya jadi pengalaman deh motor pertama supra FIT.

Hingga sampai saat ini berdasarkan penelitian owe mengenai motor2 yg berkeliaran di jalanan jakarta & tangerang & dunia mayat. ternyata ada 2 kategori motor yg jadi pilihan owe yaitu

motor sport pure ciri2nya :
1. sasis batangan/tangki bensin diatas, mesin tegak(ampir tegak/ga tiduran), ga ada bagasi dibawah jok/sadel, pake kopling manual, ada RPM Meter/Tachometer.

kelebihan : lebih gaya, lebih tahan banjir, tangki bensin, ukuran ban lebih besar, gausah buka jok klo mau isi bensin, akselerasi lebih dahsyat, ada RPM meter, odometer
kekurangan : umumnya harga lebih mahal, ga ada bagasi, lebih pegal krn.pake kopling manual, ga ada posisi gigi persneling(kecuali thunder)

motor cewe(angsa bukan bebek, full otomatic/ga pake gigi, yg naekin kebanyakan mahluk halus/ kecuali ALAY yg ga terlalu perduli dengan penampilan. ciri :
1. pijakan kaki luas (makanya owe bilang angsa bukan bebek :P), bagasi luas , jarak ke tanah lebih rendah dari motor lain, ga perlu oper gigi alias fully automatic, velg imut < 17″, ga pake Rantai jadi ga kotor

lah terus motor owe yg termasuk kategori motor bebek ga masuk kriteria donk ? 😦 yah nasipp lah namanya juga cuma bebek yg sering dimakan ma olang2 apalagi klo lagi santap malam 😀 ..
akhirnya pilihan ow jatuh ke..*** 2 brand pabrikan yg sampe saat ini mengusik bathin owe..yaitu Jablay ehVS YangMahal eh yups yamaha dengan teknologi mesin balapnya yg canggih, model keren, mesin adem, namun harganya terus naik krn. makin laku..
bajaj dengan body kekarnya,ke-irit-annya serta harganya yg bersahabat [dapet diskon terus] dengan rupiaah
features. mengapa yg lain ga owe sebut ? ya krn ow ga suka (onta, susuki motornya begitu2 saja teknologi mesin dll juga masih th.90 an)

awalnya ow begitu kagum dengan Bajaj Pulsar apalagi dengan Fitur & Teknologi Ramah Lingkungan serta promo diskon yang diberikan.  cuma 1 kekurangan mesin Pulsar yg menurut owe masih belum jelas faktanya yaitu suara mesin lebih berisik/kasar & panas dibanding motor2 pabrikan Jepang lain. apa ini karena pengaruh teknologi yg digunakan atau memang sudah cetakan dari sananya(feeling oe bilang klo ini sudah cetakan krn oe lihat dari heatsinknya termasuk mini).. soal tenaga/power jangan diragukan lagi dengan cc yg sama power yg dihasilkan malah lebih besar. namun semakin lama orang yg punya motor tambah banyak otomatis jalanan tambah macet maka mesin motor akan lebih panas. akhirnya pilihan owe telah berubah dikarenakan kondisi lingkungan yg kurang bersahabat..

seperti yg diketahui bahwa panas mesin adalah salah 1 sumber kerugian(energi hasil pembakaran bensin sebagian terbuang menjadi panas/kalor) terbesar dikarenakan oleh banyak faktor misalnya gesekan, volume cc mesin, bahan bakar yg jelek(mudah knocking), pelumas yg kurang dlsb..
maka dari itu mesin motor yg memiliki panas yg tidak terlalu over adalah yg paling ideal.

“seandainya” mesin motor bajaj pulsar memiliki radiator air seperti yg digunakan pada mesin2 motor jepang maka oe bilang perfect ! dan yg pasti oe bakal beli.
upss ternyata bajaj mau ngeluarin Pulsar 250 😮 alamakkk berapa harganya yah.. wah nasip deh owe kudu nabung dulu.. 😉

mesin Pulsar memiliki tenaga 26-30 HP dan terbesar di kelas 250 cc. Lalu, kapan Pulsar 250 masuk ke Indonesia ?

Mungkin seperti ini gambaran mesinnya :

Mesin Pulsar 250

DOHC, MultiPointFuelInjection, Radiator, 4-Valve, Twin Silinder

 

Dalam hal ini produsen Yamaha memiliki produk unggulan di sektor cc mesin < 200 cc yaitu Jupiter MX / T135LC dan sang Primadona Motor Sport 150cc Fiction eh V-Ixion/FZ150i 🙂

tak diragukan lagi bahwa v-ixion adalah motor sport dengan se”gudang” feature canggih yg membuat pengendaranya pasti merasa keren & bangga 🙂

Yamaha V-IXION Fuel 2010

V-IXION 2010 : Kambing Looks

1. EFI (Electronic Fuel Injection) jauh lebih presisi daripada carburetor sehingga hemat BBM
2. DeltaBox Frame, lebih kokoh/rigid daripada model tubular/pipa. titik berat juga pas  sehingga memudahkan manuver.
3.  DiASil, Forged Piston, Liquid Cooled Radiator, Monoshock, Engine Sensor

Spesifikasi Yamaha V-IXION Fuel Injection 2010 yang di kutip dari situs http://indo-motor.blogspot.com/2010/05/spesifikasi-yamaha-v-ixion-fuel.html
Mesin

  • Model: 3C11
  • Engine type: Liquid Cooled, 4T, SOHC
  • Diameter x Stroke: 57 x 58.7 (mm)
  • Cylinder Volume: 149.8 cc
  • Comparison of Compression: 10.4: 1
  • Starter System: Kick & Electric Starter
  • Slow rotation: 1300 – 1500 rpm
  • Power: 11:10 kw (14.88 HP) / 8.500 rpm
  • Torque: 13:10 nm (1:34 Kgf.m) / 7.500 rpm

Body Throtle

  • Type: AC 28 / 1
  • Brand / Made: Mikuni
  • Cam Chain: Silent Chain / 96
  • Tensioner: Automatic
  • Valve Gap Entrance: 0:10 ~ 0:14 mm
  • Gap Exhaust Valve: 0:20 ~ 0:24 mm

Dimension

  • Width: 705 mm
  • High: 1.035 mm
  • Length: 2.000 mm
  • Seat Height: 790 mm
  • Distance of the Wheel Fuse: 1.282 mm
  • Caster angle: 260
  • Trail: 100 mm
  • Lowest distance to the ground: 167 mm
  • Net Weight: 114 Kg
  • Gross Weight (+ liquid): 125 Kg

Engine Oil

  • Recommended oil: SAE 20W40 / SAE 20W50 API SERVICE SJ
  • Lubrication System: Wet Type
  • Periodic replacement of engine oil (without removing the filter): 0.95 ltr
  • Periodic replacement of engine oil (with filter off): 1.00 ltr
  • Replacement Engine Oil Total: 1:15 LTR]

Electrical

  • Ignition timing: 100 / 1.400 rpm
  • Prisoners pick up coil: 248 ~ 372 ohms
  • Coil primary custody: 2:16 ~ 2.64 ohm
  • Prisoners secondary oil: 8.64 ~ 12.96 ohm
  • Fuse (Fuse): 20 Amperes
  • Bulb (bulb) headlights: 12V 35/35W, 12V 5W (Light twilight)
  • Bulb (bulb) behind the lamp: 12V 5/21W

Other

  • Recommended fuel: Unleaded Gasoline (Premium unleaded)
  • Tank capacity: 12 ltr
  • Air Filter Type: Dry Type
  • Spark plug type / Made: CR 8 E (NGK) / U 24 ESR-N (DENSO)
  • Spark plug Spark plug gap: 0.7 ~ 0.8 mm
  • Beterry Tipe: YTZ5S MF BATTERY
  • Baterry Kapasitas: 12V 3.5 Ampere

brosur dalam bahasa melayu http://www.yamaha-motor.com.my/pdf/FZ150Brocure.pdf

saat ini yg setara v-ixion hanya motor built-up onta eh Honda CBR 150https://i1.wp.com/www.motorcyclespecs.co.za/Gallery%20B/Honda%20CBR150R%20001.jpg
cbr-150r -> cbu honda thailand ga diproduksi oleh AHM (harganya mahal banget menurut owe)
dan Kawasaki Ninja 150R. namun ninja 150r adalah motor 2tak yang jauh lebih boros daripada V-Ixion.
https://willykk.files.wordpress.com/2011/01/kr150k_default.jpg?w=300
dari ke-3 motor tersebut hanya V-Ixion lah yg s/d saat ini berharga termurah yaitu sekitar Rp. 21 jt..

atau kalo gak mau tanggung mending tunggu & beli onta New CBR 150R saja. dijamin tercanggih di antara semua motor kelas 150cc

Desain cover rantai menyatu dengan spatbor kolong, knalpot pendek tapi gemuk khas Honda VRF1200F

Panel speedometer lebih mungil tapi tetap mudah dibaca, handle di buritan mirip Honda Tiger

Tanki lebih besar dan stop lamp serta sein yang sebelas dua belas dengan desain Honda New Mega Pro

namun konsekuensi dari motor canggih tersebut adalah
1. bensin sebaiknya tanpa timbal/unleaded dan beroktan min.92 krn. motor tsb memiliki kompresi rasio diatas 10. jika masih bandel pake premium maka ada kemungkinan injector akan cepat tersumbat krn. premium banyak pasirnya,dan juga mesin beresiko ngelitik/knocking.
2. pajak kendaraan/stnk yg lebih mahal daripada motor sejenis krn. termasuk kategori motor mewah.
3. servis pun ga bisa di bengkel umum krn. beberapa parts motor seperti alat utk. cek injector  cuma dimiliki oleh bengkel resmi.
4. kalo beli cash/tunai di dealer biasanya lebih susah/lama dapetnya daripada kalo beli ngutang/kredit.

Trim’s dah baca artikel ini. kira2 apa motor impian bro2 sekalian ? 🙂

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 2 so far )

Pelek Palang (Casting Wheel)

Posted on Januari 7, 2011. Filed under: Motor |

Pelek palang salah satu jenis rim yang dianggap sangat diminati konsumen. Sejak 2004 sampai sekarang virus rim casting wheel ini terus mewabah. Ada kesan yang menggunakannya masuk komunitas kompetisi. Makanya, casting wheel sering disebut pelek racing.

Pelek palang lebih berat dibanding spoke wheel. Kondisi seperti ini dapat membuat komponen lain harus cepat ganti. Simpelnya yang pengin stabilitas lebih baik dengan catatan jalan yang dilalui lebih dominan rata, no problemo pakai casting wheel. Tapi, tingkat kenyamanan untuk meredam getaran karena sering lewat jalan keriting pelek jari-jarilah pilihannya.

Peruntukan rancang bangun spoke wheel agak berbeda dengan casting wheel. Rim jari-jari seperti suspensi alias sokbreker. Didesain untuk meredam getaran dari permukaan jalan raya. Vibrasi akibat kondisi lintasan ditransfer ke seluruh jari-jari.Peruntukan rim palang untuk aspal yang muyus sesuai rancang bangunnya. Casting wheel dibikin rigid. Karena rigid, pelek palang sesuai aspal yang nggak bergelombang, atau bukan jalur keriting. “Karena rigid, casting wheel bikin motor jauh lebih stabil di jalur yang rata.

Dasar kebutuhan casting wheel dibuat sebenarnya diarahkan ke jalan raya yang cenderung mulusCasting wheel dan spoke wheel alias pelek palang dan jari-jari dibikin nggak sekadar tampilan. Pastinya punya fungsi sesuai kebutuhan. Maksudnya dua jenis rim ini akan lebih sesuai dengan lintasan yang dilewati.

Pelek bermasalah tidak hanya merusak laher roda, kembang ban juga jadi menipis tidak rata. “Akibat putaran roda sudah tidak sempurna lagi,pelek chasting wheel atau pelek racing. Ini terbagai dua, ada yang bawaan motor atau pelek racing variasi. “Pelek racing bawaan motor lebih keras, sedang produk variasi lebih lunak,Biasanya pelek racing yang tidak center karena bibir pelek cacat dan batang atau palang pelek bengkok.

Memperbaiki pelek model ini bisa menggunakan alat pres. “Biar aman tetap dilakukan manual dengan diketok batang kayu. Tapi bila rusaknya parah dan bahan pelek keras, sebelum diketuk palu kayu dan dipanaskan api secukupnya. “Pakai api gas elpiji, panas stabil dan api kecil Perlu diketahui, pelek palang yang bermasalah bila diperbaiki hasilnya tidak bisa kembali sempurna 100% seperti pelek baru. “Paling hanya 85%

sumber : http://ahita.blogspot.com/2009/12/pelek-palang-casting-wheel.html

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Teknologi Yamaha Jupiter MX / T135

Posted on Januari 6, 2011. Filed under: Jupiter MX / T135 / Spark, Motor, Yamaha |

(Akhirnya tulisan ini oe edit ulang berhubung adanya isu2 MX Injeksi bakal ditongolin ama YangMahal Yamaha)


Japan Engineer who designed T135MX 2nd Generation

Jupiter mx, versi nama Indonesia dari produk aslinya yaitu T135 adalah motor bebek yang lahir dengan mengadopsi teknologi dari motor balap. Faktor keunggulan T135 yang telak membuat kompetitornya tak berkutik alias K.O.  adalah kapasitas mesinnya paling besar dibandingkan moped lain di indonesia, 4 tak 135 cc 4valve SOHC. Selain itu Jupiter MX juga merupakan moped yang pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara dan MUNGKIN akan tetap selamanya yang menggunakan DiASil Cylinder dan Forged Piston yang mendapat jaminan garansi selama 5 tahun.

Coba bandingin..mana ada ATPM yg nekat ngasih garansi selama itu??? ONTA honda aja yg harganya lumayan mahal dibanding SiJuki Suzuki aja kalah.. 😆 dan sepertinya ini teknologi udah jadi KArtu AS & HAK PATEN nya YangMahal Yamaha.. jadi si onta kayaknya mulai bakal gelisah..
bukannya oe subyektip.. tapi meski motor oe juga onta Supera Eks.. namun kali ini oe kudu ngakuin keunggulan MX..

buat YangMahal oe ngarepin jangan songong alias merasa diatas angin kali ini.. INGET, ONTA itu pabrikan kelas dunia lhow.. cuma onta indon aja yg rada pelit ngasih teknologi canggih, sementara di thailand sana yg namanya motor itu udah serba canggih lho,, kenapa bisa gitu ?? hanya setan Tuhan yg tahu.. buktinya liat aja CBR 150 R ? canggih kan ? 😆

owe sich ngarepin nti kalo MX injeksi nongol jangan cuma ganti baju alias jadi StripTease STRIPPING doang ! jangan kayak si ONTA yg bntar2 FaceLip eh harganya dinaekin !! sumpah pasti  bakal oe ketawain & kata2in abiss ! 😆
jadi kira2 ini yg oe arepin seandainya MX INJECTION nongol nanti :

1. itu SPeedo ya mbok diganti toh mas’e sama yg DIGITALE alias ga pake kable lagi 😯 jadinya ga bakalan putus ntu kabel speedo yg nempel diroda depan sekaligus lebih akurat (meski sedikit).. masa kalah ama si onta SuPerah yg udah semi-digital.. 😆 katanya mao ngancurin onta.. euleuh2 kumaha ini teh si YangMahal 😆

2. lampu indikator Cockpit (ck2.. emangnye pesawat ?? :lol:) kudunya udah FULL-LED dong !! setubuh ga ?? disamping lebih futuristik & lebih irit daya dan juga ga bakalan putus (kecuali overcharge) jadi ga perlu ganti2 lampu dong ?? wah kalo begitu rugi dong ? spare-partnya nti ga laku2??

3. lampu speedonya jangan WARNA MERAH dong Yang! AMPUNN DJ .. pusing mata owe ngeliatnya 😦 udah meni imut speedonya (ukurannya dikecilin ama yg versi lama) udah kitu pake lampu warna merah makin PANAS kesannya & kurang begitu keliatan euy..  (menurut owe ini sih.. relatip juga)

4. kalo bisa Sistim Kelistrikannya dibuat DC FULL WAVE.. jadi ga redup terang2 gitu.. ini sih bisa owe akalin dengan modip kelistrikan sendiri. jadi gak ngebuangin listrik (hasil puteran spul masuk kepake semua)

5. VERSE ECO / versi ngirit
MX terkenal rada boros karena POWERnya gede.. jadi buat ngimbangin & biar ga tambah boros,, injeksinya sebaiknya pake YM-JET FI yg udah kebuktian terkenal irit.. meski masih manual alias gak pake listrik cuma menang desain. ini VERSI ECO alias model yg irit..

VERSE SPORT:
karena MX adalah motor kenceng, maka sistim injeksinya lebih bertujuan supaya naekin POWER + TORQUE.. jadi jangan pake YM-JET FI ! tapi pake yg electronic dong kayak PGM-FI nya si ONTA (masa kalah ama onta ? 😆 ) . jadi semuanya udah bener2 FULL ELECTRONIC baru namanya CANGGIH ! :mrgreen:

6. TERAKHIR  & yg rada ngawur mulia.. berhubung motor owe adalah MX 2nd Generation (Eagle Look Mode) ck2.. sangar teink euy 😆 ..sehingga masih pake CARBURETOR,,alangkah bahagianya Oe kalo bisa TT (Tuker Tambah daon duit) KARBU -> Injection Kit.. cie – ilehh  memangnya Gua yg punya pabrik !? hiks2 sampunn ‘ndoro.. oe pan cuma berharap semoga sang JAWARA MOTOR ini makin ngedukung program EURO 2 ?? ck3.. MAKAN TUCH KARBU gubrakxxxssszzz.. 😆  (rugi dong owe ? udah beli yg verse karbu eh kudu nebus ECU Kit lageeE ?? haiyah.. kumaha ieu gelo pisan..)

apaan sih EURO 2 itu ?? kayaknya ‘tukang ojek’ pada gatau dah.. 😯
itu lohh pemirsa,, supaya ngurangin emisi / polusi udara akibat gas buang motor yg katanya banyak yg ngasal (terutama bajay / motor2 tua yg ampe ngebul bau sangit pisan) sekalian ngiritin bensin (pan katanya bensin udah mao abis nanti n harganya pun makin mahal.. mana ada bensin turun ? lah iya lah kan disedotin terus dari perut bumi lama2 abis dong ?? ya iyalah anak TEKA juga ngarti 😆

menurut owe sih ini cuma perubahan minor doang.. pastinya ga bakal banyak ngebuang biaya produksi.. malah bakalan jadi 1 NILAI TAMBAH buat YangMahal
yachh begitu lah analisa ngawur keren oe.. 😆 keren khan?? meski oe bukan jebolan insinyur mesin ajah tau kok yg bagus itu gimana.. :mrgreen:
sumpah dahh klo itu semua dilakuin pasti oe tebus dahhh itu MX INJEC 😯 amiinn semoga ajah harganya kagak naek teruss ?? lah kita kan kudu nyesuain ama Inflasii , kenaikan harga BBM, listrik, dll ??? preeettt kayak XEON RC koq malah diturunin harganya ? apa karena kurang laku ? halahhh… ini mah tactix bisnis.. manteph lahh yaoouuuwww !! :mrgreen:

tentu teman-teman bertanya-tanya apa itu sebenarnya teknologi DiASil Cylinder dan Forged Piston?

DiaSil Cylinder
DiaSil Adalah singkatan dari Die Aluminium Silicon, yaitu material logam yang merupakan campuran aluminium dan silicon, sehingga material ini memiliki beberapa keungulan antara lain memiliki kemampuan pendinginan yang baik, ketahanan terhadap aus yang tinggi Keunggulan pengunaan Die Diasil Cylinder adalah sebagai berikut :

  • Ramah lingkungan, karena bukan mengunakan lapisan nikel total Die-Cast Aluminium (mudah didaur ulang)
  • Proses dengan teknologi tinggi dan modern (proses otomatis)
  • Ekonomis, tidak menggunakan liner besi sehingga nilai produktivitasnya tinggi
  • Performa tinggi, antara lain ringan, pendinginan sempurna, meredam suara berisik, awet atau tidak mudah aus, pemakaian oli hemat

DiASil Cylinder dibuat dengan proses Die Casting (cetak) bukan dengan Coated (lapisan) dapat dilihat gambar dibawah ini pelumasan “Elastic-Dynamic” pada permukaan DiASil Cylinder

Selain itu DiASil Cylinder juga memiliki kemampuan pendinginan yang bagus hal ini dapat dilihat pada grafik dibawah ini, grafik ini menunjukkan permuakaan DiASil Cylindersuhunya lebih rendah dibandingkan Cylinder Aluminium dengan liner besi (conventional)

Keuntungannya adalah

  1. Bebas perawatan. saking kerasnya dinding DiASil Cylinder, efek pengikisnya banyak berkurang dibanding silender baja (berkurang 2 hingga 3 kali berdasar tes oleh yamaha).
  2. Makin irit bahan bakar. DiASil Cylinder merawat permukaan film oli secara ideal pada dinding silinder sehingga konsumsi bahan bakar berkurang.

Forged Piston
adalah piston yang dibuat dengan sistem forging (tempa). memiliki ketahanan yang tinggi dibanding piston konvensional, teknologi Forged Piston adalah teknologi motor balap yang diaplikasikan ke moped. teknologi ini hanya dimiliki oleh yamaha dan indonesia adalah negara pertama yang menggunakannya.

Keuntungannya menggunakan Forged Piston antara lain ;

  • Tahan lama, tidak mudah aus.
  • Suhu muai lebih tinggi.
  • Koefisien gesek lebih rendah.
  • Berat piston lebih ringan.
  • Menghasilkan ‘noise’ lebih kecil.
  • Mencegah piston seizure (piston macet)
  • Biaya produksi yang efisiensi lapisan timah berfungsi untuk mencegah piston baret sehingga terlihat “berkilau” walaupun bergesekan dengan dinding Cylinder.

Dari waktu ke waktu, teknologi terus dikembangkan untuk sehingga menjadi lebih efisien. Begitu juga dibidang automotif, perkembangan teknologi meningkatkan efisiensi mesin sehingga bahan bakar yang dikonsumsi oleh mesin menjadi lebih hemat atau lebih irit. Sebagai Konsumen Anda mungkin pernah mendengar adanya teknologi untuk mengatur timming pengapian dengan sistem kontrol posisi bukaan gas. Sehingga melalui teknologi ini timming pengapian pada ruang bakar di sepeda motor menjadi lebih maksimal dan secara otomatis akan menyesuaikan dengan kondisi bukaan gas / jumlah bahan bakar yang masuk dalam ruang bakar. Efisiensi mesin akan meningkat sehingga bahan bakar yang dikonsumsi oleh mesin menjadi lebih hemat atau lebih irit. Kontrol pengapian melalui CDI juga otomatis mengikuti kondisi yang terjadi pada posisi bukaan gas. Mapping Pengapian terbaik pada CDI secara otomatis juga akan memberikan efek terhadap performa dan efisiensi mesin motor tersebut. Itulah kelebihan teknologi “Throttle Position

Nah tentunya sebagai konsumen akan sangat bijak jika Anda mengetahui bermacam-macam teknologi ini sehingga mengetahui mana yang terbaik dan dapat memilih teknologi yang terbaik pula. Pada Yamaha Teknologi ini sering kali disebut TPS (Throttle Position Sensor). Tapi hati-hati ada juga TPS dan TSS yang singkatannya juga berbeda, pada produk kompetitor TPS kalau di jabarkan adalah Throttle Position Switch dan TSS berarti Throttle Switch Sensor. Apa bedanya? Pada Throttle Position Sensor memakai sensor variable untuk mengukur bukaan gas pada bagian karburator, sedang pada Throttle Position Switch dan Throttle Switch Sensor, mereka masih menggunakan Switch sebagai tombol on/off, sistem ini bekerja secara manual cuma untuk memindah dua posisi saja (dua mapping pengapian), jadi bukanlah model variable sensor yang mampu otomatis berubah menyesuaikan setiap kondisi bukaan gas yang terjadi. Tentu saja performa kerjanya sangat jauh berbeda walau namanya mirip-mirip. Throttle Position Sensorberkerja jauh lebih komplek dan jauh lebih baik dari model switch yang ada pada Throttle Position Switch dan Throttle Switch Sensor.

Seperti yang sudah kita bahas, teknologi Throttle Position Sensor adalah teknologi Throttle Position yang terbaik, dan inilah yang diaplikasikan Yamaha pada Jupiter MX. Lebih hebatnya lagi Yamaha yang terkenal mampu bikin motor yang dapat lari kencang tidak hanya menerapkan TPS saja pada mesin Jupiter MX untuk membuat konsumsi bahan bakarnya jadi irit, akan tetapi Jupiter MX walau irit tetap mampu berlari kencang. Karena itulah TPS ini dipadukan dan di-intregasi-kan dengan Pompa Akselerasi sehingga walau irit tetap dapat menghasilkan tarikan yang spontan. Cara kerjanya seperti ini:
Jika handle gas dibuka, maka udara akan bertambah dan membuat campuran menjadi kering (lebih banyak komposisi udara jika dibandingkan dengan Air Fuel Ratio yang Normal) sehingga akselerasi jadi buruk dan tersendat. Disini fungsi pompa akselerasi untuk menginjeksikan bahan bakar ke bagian Ventury di dalam karburator saat terjadi percepatan, sehingga mesin merespon dengan cepat dan tarikan spontan terjadi.

Dengan perpaduan teknologi TPS yang terbaik dan teknologi pompa akselerasi yang sudah intregasi dalam satu kesatuan sistem pengabutan bahan bakar, maka Jupiter MX memiliki teknologi Throttle Position yang terbaik sehingga memiliki efisiensi mesin 135cc yang terbaik, irit bahan bakar, tarikan responsif-spontan dan mampu berlari kencang.

Sumber :
www.yamaha-friends.com
http://www.yamaha-motor.co.jp/global/asean-touring/machine/technology/index.html

 

Keunggulan Mesin Tegak dibanding Mesin Horisontal

by: Hyper Dash
Jika kita cermati, Yamaha Jupiter MX memakai mesin dengan konvigurasi mesin tegak. Sama seperti yang dipergunakan pada Yamaha V-ixion dan berbagai motor sport modern. Nah apa sih keunggulan mesin tegak? kok nyaris semua motor sport modern memakai mesin jenis ini. Sampai-sampai Jupiter MX, bebek Yamaha yang Hi-Tech ini juga pakai mesin Tegak.

Oke coba kita bahas satu persatu keunggulan mesin tegak.
Pertama, gesekan yang terjadi pada dinding piston dengan dinding dalam silinder akan lebih kecil jika kondisi arah gesekan semakin vertikal tegak lurus dengan bumi. Sehingga performa mesin akan lebih baik karena gesekan yang terjadi pada bagian inti penggerak ini lebih kecil. Mesinpun akan lebih effisien sehingga konsumsi bahan bakar lebih irit.

Kedua, bahan bakar yang masuk kedalam mesin melalui karburator akan lebih lancar, karena tidak perlu melalui leher angsa. Akan tetapi langsung lurus masuk kedalam mesin. Performa mesin tentu saja lebih baik dengan adanya pasokan bahan bakar yang lebih lancar dan merata.

Ketiga, mesin tegak lebih tahan banjir. Karena bagian filter udara dan karburator terletak lebih tinggi dan lebih terlindung dari pada mesin horisontal. Busi-pun terletak lebih tinggi, sehingga bagian pemicu pembakaran ini lebih aman dari resiko terendam air.
mesin tegak
Keempat, mesin tegak dengan kapasitas mesin (cc) yang besar akan tetap kompak secara dimensi, tidak sepanjang mesin horisontal. Hal ini mengakibatkan sepeda motor lebih stabil karena titik berat motor dapat lebih terpusat di tengah. Selain itu beragam fitur yang lebih baik dapat diterapkan pada motor yang memakai konfigurasi mesin tegak. Semisal ada ruang yang cukup untuk Radiator, Monoshock Suspension, dan penggunaan Delta Box Frame. Tentunya motor makin superior dengan beragam Fitur ini.

Kelima, sepeda motor yang menggunakan mesin tegak akan lebih lincah ditikungan, karena titik berat pada mesin tegak lebih tinggi dari pada titik berat pada mesin horisontal. Hal ini akan membuat motor lebih dinamis saat bermanuver maupun saat melahap tikungan pada kecepatan tinggi. Demikian halnya jika kita terjebak dalam kemacetan jalanan kota besar, motor juga tetap lebih lincah dan handal.

Beberapa hal di atas adalah sebagian keunggulan dari mesin tegak yang dapat kami sampaikan melalui artikel kali ini. Jadi sudah sangat tepat apabila Bebek & Sport Hi-Tech Yamaha, yaitu Jupiter MX dan V-ixion menggunakan konfigurasi mesin tegak. Ini bukti Yamaha selalu menggunakan teknologi terbaik untuk dipersembahkan kepada semua konsumen yang dicintai dan mencintai Yamaha.

Liquid Cooled engine ber-CC Kecil, efektif atau tidak?
by: Hyper Dashcategory: Teknologi
Sering kali kita mendengar adanya pendapat bahwa mesin ber-cc kecil (dibawah 250cc) tidak efektif memakai liquid cooled system, atau yang biasa kita sebut sebagai radiator. Benarkah pendapat ini? Padahal seperti yang kita tahu teknologi liquid cooled system ini sudah diaplikasikan pada mesin Jupiter MX yang berkapasitas 135cc. Nah…mau tahu kebenarannya? Ikuti penjelasan berikut ini.

Sebenarnya pada mesin dengan cc sekecil apapun, tetap dibutuhkan sistem pembuangan / penyaluran panas dari dalam sistem mesin ke luar menuju lingkungan bebas di luar sistem mesin. Dikarenakan pada saat mesin bekerja terjadi proses pembakaran dalam ruang bakar yang tentu saja menimbulkan suhu ekstrim yang tinggi di dalam mesin itu sendiri. Gesekan antara komponen mesin yang bekerja dengan kecepatan tinggi secara otomatis menimbulkan panas yang sangat tinggi pula. Dengan suhu panas yang ekstrim ini, performa mesin bisa saja terganggu, oli dalam mesin dapat rusak, dan tentu saja gesekan antar komponen mesin semakin besar sehingga mengakibatkan mesin menjadi gampang rusak. So, komponen pembuangan panas diperlukan sebagai media untuk melakukan transfer panas dari dalam mesin menuju lingkungan bebas di luar sistem mesin.

Media perpindahan panas ini beragam bentuk dan sistem kerja, ada yang menggunakan sistem perpindahan panas langsung dari benda padat (logam) ke udara bebas melalui elemen sirip pendingin yang biasanya ada di bagian silinder mesin pada mesin berpendingin konvensional. Tetapi ada pula yang menggunakan pendinginan dua tahap, yaitu tahap pertama dengan sistem perpindahan panas dari benda padat (logam) menuju ke benda cair (cairan pendingin), setelah itu baru kemudian panas dilepaskan menuju ke udara bebas melalui media evaporator yang kita kenal dengan nama radiator.

Perpindahan panas dari mesin (benda padat) menuju ke benda cair (cairan pendingin) jauh lebih cepat 5 kali lipat dibandingkan perpindahan panas dari benda padat menuju  udara. Sehingga penggunaan sistem liquid cooled engine ini jauh lebih efektif dalam menjaga suhu mesin dalam kondisi ideal pada saat terjadi perubahan secara mendadak karena perubahan unjuk kerja mesin, ataupun pada saat mesin bekerja secara ekstrim untuk mengeluarkan kemampuan maksimalnya. Dengan terjaganya suhu mesin pada kondisi suhu yang ideal secara stabil, maka efisiensi mesin akan berada pada kondisi puncak, performa mesin akan maksimal, konsumsi bahan bakar lebih irit dan tentu saja komponen mesin lebih awet.

Dari ulasan di atas dapat kita simpulkan  bahwa liquid cooled system bekerja lebih efektif dibandingkan mesin dengan sistem pendinginan konvensional yang menggunakan sirip udara. Jadi pendapat yang menyatakan bahwa penggunaan liquid cooled system tidak efektif pada mesin dengan kapasitas cc mesin yang kecil. tidaklah benar. Justru penerapan liquid cooled system ini tetap lebih baik meski pada mesin ber-cc kecil sekalipun, hanya mungkin saja faktor harga akan menjadi pertimbangan pada motor-motor yang ditujukan untuk segmen ekonomis yang memang rata-rata ber-cc kecil.

mesin Jupiter MX

Nah khusus untuk Jupiter MX yang memang didesain dan diciptakan sebagai motor bebek dengan sensasi dan teknologi motor balap, maka pengunaan liquid cooled akan sangat bermanfaat untuk mendukung performa mesin MX untuk mencapai puncak performanya. Terlebih dalam mesin Jupiter MX segala teknologi yang terkandung didalamnya terintregrasi satu dengan lainnya sehingga saling mendukung keunggulan satu elemen mesin dengan elemen mesin yang lain. Dengan teknologi mesin berkonfigurasi tegak 44 derajat 4 Valve SOHC, Teknologi bahan DiASil Cylinder, Forged Piston, TPS, Pompa Akselerasi dan Liquid Cooled System, semuanya akan terpadu untuk memberikan performa puncak pada Jupiter MX. Sehingga pemakaian liquid cooled sistem pada mesin Jupiter MX akan memberikan kontibusi lebih dari pada pemakaian liquid cooled sistem pada mesin motor yang lain. Itulah hebatnya mesin Jupiter MX dengan liquid cooled system-nya.

Bravo Yamaha. Yamaha Semakin Di Depan.

Mesin 4 Valve SOHC

by: Devan MX

Yamaha Friends tentu mengetahui bahwa Yamaha V-Ixion dan Jupiter MX menggunakan mesin 4 valve SOHC dan hal ini menjadi salah satu keunggulan dari produk Yamaha…Friends tentu bertanya-tanya mengapa harus menggunakan mesin ini?? Apa keunggulannya dari mesin biasa maupun DOHC? Untuk itu kami berusaha mengupas sedikit mengenai mesin ini. Mudah-mudahan Friends Yamaha merasa terpuaskan oleh artikel ini.

Perbedaan DOHC 4 klep dan SOHC 4 klep
DOHC 4 klep

Diatas klep langsung dipasangin camshaft yg ditopang oleh  shim dan per klep independen. Keuntungannya hitungan durasi camshaft bisa langsung tertransfer dibuka/tutupnya klep (lossesnya lebih kecil). kerugiannya, komponen pendukungnya cukup banyak, sehingga  biaya produksi cenderung lebih mahal dari SOHC.

SOHC 4 klep

Artinya 4 (four) valves SOHC (single overhead camshaft) 1 silinder dipasok 2 klep masuk dan 2 klep buang (bebek sekarang rata2 hanya 1 klep masuk dan 1 klep buang) yang digerakkan oleh 1 noken as (SOHC). Jumlah rocker arm ada 2 buah masing2 bercabang 2 untuk menggerakkan 2 klep sekaligus mekanisme dari camshaft ke klep masih melalui rocker-arm, yg biasanya masih punya losses yg lebih besar mengenai transfer durasi buka/tutup klep dan profil camshaft. dibandingkan  dengan SOHC 2 klep, keuntungannya lebih pada penggunaan per-klep yang lebih terdistribusi dengan lebih baik di 2 klep intake dan 2 klep exhaust dimana efek akhirnya RPM tertinggi yang dicapai bisa lebih tinggi dibanding SOHC 2 klep, walau masih dibawah RPM DOHC karena ada faktor durabilitas rocker arm pada RPM tinggi.

Mengapa harus 4 klep SOHC ?

Untuk menaikan tenaga mesin ada tiga hal yang bisa dilakukan yaitu masuk/buang yang baik, kedua pembakaran yang sempurna,dan ketiga gesekan yang minim.Pada umumnya mesin silinder tunggal menerapkan satu valve masuk dan valve buang. bisa diperoleh dengan memperluas lebar lubang masuk dan lubang buang sebesar mungkin namun akan berakibat nilai muai yang tidak memungkinkan dan patut dipertimbangkan ruang pembakaran yang sempit.

Bisa pula memperluas lebar payung valve,namun ini meski membuat tenaga bertambah namun membuat konsumsi bahan bakar agak boros dan tidak tahan lama. Biasa diterapkan pada balap motor local. Sehingga untuk memperluas lubang masuk dan buang dibuatkan silinder tunggal dengan 3 valve,4 valve,dan 5 valve.4-valve

Kali ini dibahas 4 valve saja yang lebih banyak dipergunakan. mesin dengan 4 valve memiliki 2 valve masuk dan 2 valve keluar. Perumpamaan saja, 2 pintu lebih memudahkan banyak orang untuk masuk dan keluar dibandingkan 1 pintu. 4 valve memberikan efek yang merata pada kecepatan rendah dan akselerasi yang lebih baik. Dengan kata lain pembakarannya lebih efisien. Itulah mengapa banyak mesin balap dan performa tinggi menerapkan 4 valve. Sebagai  contoh: Yamaha YZR M1 dan Yamaha juga menerapkannya pada Yamaha V-ixion dan Jupiter mx

Memilih teknologi Throttle Positioning yang terbaik.

by: Hyper Dashcategory: Teknologi

Kemajuan teknologi telah banyak membantu umat manusia. Salah satunya teknologi untuk meningkatkan efisiensi mesin sehingga bahan bakar yang dikonsumsi oleh mesin menjadi lebih hemat atau lebih irit. Sebagai Konsumen Anda mungkin pernah mendengar adanya teknologi untuk mengatur timming pengapian dengan sistem kontrol posisi bukaan gas. Sehingga melalui teknologi ini timming pengapian pada ruang bakar di sepeda motor menjadi lebih maksimal dan secara otomatis akan menyesuaikan dengan kondisi bukaan gas / jumlah bahan bakar yang masuk dalam ruang bakar. Efisiensi mesin akan meningkat sehingga bahan bakar yang dikonsumsi oleh mesin menjadi lebih hemat atau lebih irit. Kontrol pengapian melalui CDI juga otomatis mengikuti kondisi yang terjadi pada posisi bukaan gas. Mapping Pengapian terbaik pada CDI secara otomatis juga akan memberikan efek terhadap performa dan efisiensi mesin motor tersebut. Itulah kelebihan teknologi “Throttle Position”

Nah tentunya sebagai konsumen akan sangat bijak jika Anda mengetahui bermacam-macam teknologi ini sehingga mengetahui mana yang terbaik dan dapat memilih teknologi yang terbaik pula. Pada Yamaha Teknologi ini sering kali disebut TPS (Throttle Position Sensor). Tapi hati-hati ada juga TPS dan TSS yang singkatannya juga berbeda, pada produk kompetitor TPS kalau di jabarkan adalah Throttle Position Switch dan TSS berarti Throttle Switch Sensor. Apa bedanya? Pada Throttle Position Sensor memakai sensor variable untuk mengukur bukaan gas pada bagian karburator, sedang pada Throttle Position Switch dan Throttle Switch Sensor, mereka masih menggunakan Switch sebagai tombol on / off, sistem ini bekerja secara manual cuma untuk memindah dua posisi saja (dua mapping pengapian), jadi bukanlah model variable sensor yang mampu otomatis berubah menyesuaikan setiap kondisi bukaan gas yang terjadi. Tentu saja performa kerjanya sangat jauh berbeda walau namanya mirip-mirip. Throttle Position Sensor berkerja jauh lebih komplek dan jauh lebih baik dari model switch yang ada pada Throttle Position Switch dan Throttle Switch Sensor.

Seperti yang sudah kita bahas, teknologi Throttle Position Sensor adalah teknologi Throttle Position yang terbaik, dan inilah yang diaplikasikan Yamaha pada Jupiter MX. Lebih hebatnya lagi Yamaha yang terkenal mampu bikin motor yang dapat lari kencang tidak hanya menerapkan TPS saja pada mesin Jupiter MX untuk membuat konsumsi bahan bakarnya jadi irit, akan tetapi Jupiter MX walau irit tetap mampu berlari kencang. Karena itulah TPS ini dipadukan dan di-intregasi-kan dengan Pompa Akselerasi sehingga walau irit tetap dapat menghasilkan tarikan yang spontan. Cara kerjanya seperti ini:
Jika handle gas dibuka, maka udara akan bertambah dan membuat campuran menjadi kering (lebih banyak komposisi udara jika dibandingkan dengan Air Fuel Ratio yang Normal) sehingga akselerasi jadi buruk dan tersendat. Disini fungsi pompa akselerasi untuk menginjeksikan bahan bakar ke bagian Ventury di dalam karburator saat terjadi percepatan, sehingga mesin merespon dengan cepat dan tarikan spontan terjadi.

Dengan perpaduan teknologi TPS yang terbaik dan teknologi pompa akselerasi yang sudah intregasi dalam satu kesatuan sistem pengabutan bahan bakar, maka Jupiter MX memiliki teknologi Throttle Position yang terbaik sehingga memiliki efisiensi mesin 135cc yang terbaik, irit bahan bakar, tarikan responsif-spontan dan mampu berlari kencang.

JUPITER MX 135 LC
YANG LAIN MAKIN KETINGGALAN !!! -> ngamuk kaga terima akhirnya malah ganti baju jadi stripper ?? Wakakekkxx 😆

segala caci maki  kritik yg bersifat menghancurkan membangun & pujian & saran & merupakan Hak  Asasi Manusia masing2 individu silahkan dimuntahin atau ditelan mentah2 :mrgreen: PEACEE ALL Salam Roda 2 ngeeeennggggg

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 6 so far )

Motor-Motor Baru 2011

Posted on Januari 4, 2011. Filed under: Motor |

Tak terasa udah di awal tahun 2011. jika di tahun 2010 kemarin banyak ATPM motor ngeluarin produk baru. maka di tahun ini sepertinya trend tersebut masih akan berlanjut. tapi feeling owe mengatakan klo lebih banyak motor-motor SPORT canggih gacoan negeri pembuat motor tersebut aslinya akan masuk kesini dan tentunya bisa dimiliki dan dinikmati oleh biker kita.

dimulai dengan masuknya Produsen Motor asal India Bajaj dengan Pulsar. harga yg ditawarkan sebanding dengan fitur,teknologi, performa barang dagangannya. Akhirnya membuat para ATPM Jepang cemas akan pangsa pasarnya yg telah direbut. dan mulailah mereka mengeluarkan produk andalannya (motor berteknologi lebih modern/canggih dengan harga yg ber‘variasi’.

onta : new cbr 150R & 250 R

yangmahal : new jupiter mx, YZF-R15 (masuk atw ga ya..)



https://willykk.files.wordpress.com/2011/01/sensasiyamahajupitermxs.jpg?w=300
bajay : pulsar 220

susukie : new thunder / gs150

apakah benar motor2 tersebut akan dipasarkan / dijual di indo sini ? hanya mereka (ATPM) yang tahu kebenarannya.
yang jelas motor2 ini sudah dijual lama di negara maju lain.. 🙂

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Rasa Naik Suzuki Thunder 125

Posted on Januari 4, 2011. Filed under: Motor |


kemarin (3 January, 2010) coba naik motor punya temen kantor Suzuki Thunder 125. karena penasaran belum pernah nyoba naik heheh 🙂 pengen tau seperti apa rasanya..

pertama kali nyalain mesin susah banget gak idup2 udah di engkol 10x ada, wah owe pikir ini pasti akinya drop..ternyata switch engine start musti di-ON dulu baru bisa hidup heheh 😉 maklum gaptek belum pernah naek motor suzuki.

akhirnya mesin di-stater, suara mesin terdengar agak lebih berisik daripada supra x 125 owe. maklum mungkin krn.  tipe motor sport lelaki. Gigi persneling juga tipe sport sejati, 1 kebawah, 4 keatas agak ribet musti nyongkel2 buat naekin gigi 😉

ada indikator posisi gigi perseneling, ini yg membedakan dari semua tipe motor sport yg owe pernah coba 🙂 jadi kita bisa tau lagi gigi berapa heheh

pas dipake jalan awal2 memang tenaga terasa ga terlalu badak mungkin karena cc nya imut tapi begitu udah di gas terasa ada power yg terpendam dari mesin sohc 125 cc thunder ini !

kesan :

1. blok mesin kokoh & rigid, bannyak heatsink/sirip pendingin untuk melepas panas.
2. berkesan old classic japanese sport motorcycle.
3. velg alumunium palang 5 bintang 18″ besar & kokoh, pas buat di modif pasang ban lebar
4. ukuran gear belakang yg cukup gede(banyak mata), rantai yg kuat jadi akselerasi bisa lebih ok !
5. mesin 125cc SOHC SCEM (Suzuki Composite Electrochemical Material) cylinder memiliki Power & Torque terbesar di kelasnya !

Specification Motorcycles Suzuki Thunder 125 Sport Edition
MACHINE

Type: 4 Step, SOHC Air Cooler
Number: 1 (one)
Cylinder diameter: 57 mm
Step Piston: 48.8 mm
Cylinder Capacity: 125 CC
Comparison Compression: 9.2: 1
Maximum power: 11.5 ps / 9500 rpm
Carburetor: Mikuni BS26SS,’s singles
Air filter: Polyurethane Foam Element
Starter system: Electric and crank
Lubrication System: Oil marinade

DIMENSIONS & WEIGHT

Overall length: 1945 mm
Overall Width: 735 mm
Height overall: 1070 mm
As the distance between wheels: 1265 mm
Distance Machine To Land: 160 mm
Sitting high place: 750 mm
Empty weight: 127 kg

FRAMEWORK

Suspension Front: Teleskopik, Spiral springs, bearings Oli
Rear Suspension: Sway Arm, Oil Roller, 5 levels of spring settings.
Rudder angle: 42 ° (left and right)
Turn Radius: 2.1 m
Brakes Front: Disc
Rear brakes: Tromol
Front Wheel Size: 80/90 – 18 4PR
Rear Wheel Size: 90/90 – 18 4PR

Electricity

Ignition system: CDI
Spark plug: NGK CR8E, ND U24ESR-N
Accu: 12 (8Ah) 10 HR

CAPACITY

Fuel tank + Reserves: 14 Liter
Reserve Tank: 2 Liter
Engine oil: 1.00 ml

TRANSMISSION

Clutch: Manual, Constant Mesh
Transmission: 5 Acceleration
The displacement direction Teeth: 1 down, 4 up
Chain Drive: 118 eyes

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Rasa naik Jupiter MX

Posted on Januari 3, 2011. Filed under: Jupiter MX / T135 / Spark, Motor, Yamaha |

kemarin (27 Des 2010) naik motor Jupiter MX tipe lama (generasi pertama th.2007) punya temen kantor. berhubung motor lagi ditinggal dirumah krn. sakit gaenak badan.

ternyata aki nya tekor alias ga ada aki, pantes aja klakson serak heheh. tapi motor lumayan enak dinaekin meski cuma ngandelin kelistrikan spul.

power motor & tarikan akselerasi terasa lebih mantep/besar daripada supra x 125, mesin pun serasa lebih adem dan suara lebih alus. cuma jarak ke tanah terasa lebih rendah dan jok masih lebih empuk supra.

UPDATE : berikut adalah TOP SPEED Jupiter MX yg telah di-modifikasi oleh tuner Filipina bisa mencapai 180 kph !!! 😯

kesan saya setelah melihat video tersebut adalah sangat terpana, tes dilakukan di jalan umum yg tidak terlalu sepi , testernya tergolong berani dan nekat tanpa ada rasa takut kecelakaan sama sekali, dan yg terpenting adalah rasa kagum & kaget melihat motor MX bisa dikebut sekenceng itu 😯

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 2 so far )

Honda Supra X 125 1st Model (2005~2006)

Posted on Desember 27, 2010. Filed under: Motor |

Honda Supra X 125 yg dijual AHM (AH onta Mahal Astra Honda Motor) indon sini nama aslinya sebenernya adalah Honda Wave 125 i (injection) yg dijual di malay, thai, philipine, europe sana 😆

Indonesia Honda Supra X 125

bedanya di luar sana lebih bersih & elegan karena dikasih penutup rantai sementara disini malah dibuang (entah karena efisiensi / pengiritan oleh AHM 😥 )

PLUS : secara keseluruhan motor ini cukup nyaman untuk dikendarai, minim getaran, irit BBM (bahan bakar mahal), ga rakus spare-parts, jok empuk & lebar, ga pusing kudu cek air aki karena udah pake Aki MF, ga pake radiator jadi ga perlu pusing cek air. Tipe PGM-FI (Programmed Fuel Injection) bisa lebih irit & powerfull dibanding tipe biasa.

MINUS : belum adanya Radiator(Water Cooler) sehingga klo macet2 an terasa panas mesinnya akibatnya tenaga ngempos/berkurang & oli cepat menguap/menghitam, Akselerasi & Power sangat kurang dibanding musuh bebuyutan (Jupiter MX 135) 😳 , harganya cukup mahal utk. ukuran bebek premium (relatip sih) 😳

Berikut adalah Fitur-fitur utama yg menjadi kelebihan Supra x 125 :

1. CECS (Crankcase Emission Control System)

  1. Menekan emisi gas buang dari udara pernapasan mesin dengan menyalurkannya kembali ke saringan udara sehingga menjadi udara yang hangat dan kembali masuk ke dalam ruang pembakaran melalui karburator sehingga pembakaran menjadi lebih mudah dan ramah lingkungan. Semua tipe Motor Honda menggunakannya
  2. ADS (Auto Decompression System)
    1. Kemudahan menstater motor dengan menggunakan kick stater (selahan kaki) dikarenakan pada saat mesin dimatikan, secara otomatis kompresi di dalam ruang cylinder di perkecil, sehingga pada saat mesin dihidupkan dengan di selah, akan terasa ringan
    2. Dipakai pada semua tipe Bebek.
  3. SASS (Secondary Air Suplay System)

    1. Tekhnologi yang mengatur penyemprotan udara bersih (O2) kedalam saluran buang “exhaust port” agar bereaksi dengan gas sisa pembakaran ( CO & HC ) menjadi gas CO2 dan H2O yang tidak berbahaya dan memenuhi standar emisi yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga motor Honda sangat ramah lingkungan
    2. Tekhnologi ini menempatkan Honda Supra X 125, sebagai pelopor sepeda motor ramah lingkungan di dunia, yang cukup menggunakan bensin premium yang tersedia di SPBU di manapun juga
    3. Di pakai pada tipe motor ; Supra X 125, New Mega Pro, New Tiger, Vario
  4. TSS (Throtle switch system)

    1. Switch yang dipasang pada karburator, yang berhubungan dengan CDI Unit, yang fungsinya memberikan sinyal ke CDI dengan tujuan menyempurnakan proses pembakaran pada putaran mesin menengah dan tinggi, hal ini menyebabkan penghematan bahan bakar.
    2. Dipakai pada tipe ; Karisma, Supra X 125
  5. EPBS (External Primary Brake System)

    1. Di pasang pada Kopling Ganda dengan tujuan untuk memperhalus perpindahan gigi pada saat start.
  6. Molybdenum Piston

    1. Piston yang di lapisi bahan molybdenum, membuat pergerakan piston lebih lancar dan suara mesin yang halus, serta piston lebih awet
    2. Tipe motor Karisma, Supra X 125, Vario
  7. Roller rocker arm

    1. Sepeda Motor pertama di Indonesia yang menggunakan tekhnologi ini ada lah Honda
    2. Rocker Arm dimana bagian yang bergesekan langsung dengan noken as berupa Roller/bearing, sehingga pergerakan rocker arm lebih ringan, suara mesin lebih halus dan menghindari terjadinya keausan, serta dapat menghemat bahan bakar.
    3. Tipe motor Karisma, Supra X 125, Vario
  8. Crank case offset

    1. Crank shaft di desain untuk menguragi kerugian gesekan (friction loss) antara piston denan dinding silinder sehingga tenaga lebih optimal
  9. Secure Key Shutter

    1. Sistem penguncian dilengkapi dengan cover bermagnet sebagai pelindung lubang kunci kontak (ignition key).
    2. Kunci pengaman ganda lebih melindungi kendaraan dari pencurian
    3. Tipe Motor ; Supra X 125, Revo, Vario, New Mega Pro, New Tiger

10. Pengapian DC

menggunakan CDI DC High Limiter(Limit lebih tinggi daripada Karisma), Magnet yg lebih ringan.

11. Knalpot Anti Karat
leher knalpot dilapis Krom yg tebal sehingga meski terkena panas & banjir tidak pernah keropos.

12. Indikator Semi Digital & Lampu LED

tidak menggunakan Kabel Speedometer sehingga tidak akan pernah putus, Meteran bensin & Odometer lebih akurat, Lampu lebih awet.

13. Jok Empuk & Lebar menggunakan kulit sintetis yg kuat tahan panas.

Kekurangannya :

1. Bodi sulit dibuka, harus membuka per urutan dahulu.
2. Bodi lebih ramping dibanding Karisma sehingga melepas busi agak susah.
3. Gir standar bawaan relatif kecil / sedikit matanya menyebabkan tarikan berat dan juga lebih kecil ukurannya sehingga cepat abis/aus.
4. Bobot kendaraan relatif lebih berat karena bahan metal mesin yg digunakan lebih tebal.
5. kelistrikan standar masih bertipe AC (Alternating Current/arus bolak balik) jadi lampu nyalanya kurang stabil 😳  -> dapat diakalin/dimodif jadi FULL Wave / Full DC tanpa masalah :mrgreen:

Tentunya masih banyak lagi tekhnologi yang di pakai oleh Honda yang belum saya sebutkan, harapan saya masyarakat pemakai Honda memahami betul dan tahu bagaimana memanfaatkan tekhnologi yang ada.

berikut adalah Performance Parts yg bisa dipesan langsung dari Negeri Jiran 😯

gimana klo udah di modip kyk gini yah ? keren ga ? 😆

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 29 so far )

Selamat Natal 2010 & Tahun Baru 2011

Posted on Desember 27, 2010. Filed under: Motor |

Selamat Natal 2010 & Tahun Baru 2011 Kepada semua yang merayakannya, Damai di hati , Damai di bumi.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Hello world!

Posted on Maret 12, 2009. Filed under: Motor |

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 2 so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: