Teknologi Informasi

Review Asus Zenfone 5 A500CG

Posted on Mei 2, 2015. Filed under: Electronic, Handphone, Indonesian, Teknologi Informasi | Tag:, , |

Akhirnya setelah puas oprek Samsung Galaxy Grand Duos i-9082, sy jual itu Grand & laku seharga 1,5jt + ongkir, asuransi sekitaran 1,6 jt an. Trim’s buat sang peminang Grand saya karena udah sy kasih bonus macem2 😀

tadinya udah kebeli Lenovo A6000 via lazada flash sale. tapi akhirnya keburu nyesel berhubung temen kantor udah pada banyak yg pake sehingga oe jadi tau kelebihan & kekurangan nya. untung lazadut bisa di cancel klo udah beli meski rada lama ditransfer balik (sekitar 7-14 hari kerja)

akhirnya setelah googling sana sini tentang Smartphone Android RAM 2GB ROM 16GB dengan harga max 2 juta, oe pun membuat beberapa pilihan yaitu :
1. Acer Liquid Z500
2. Xiaomi Redmi Note 4G/LTE -> akhirnya dicoret berhubung overpriced & ga jelas.
3. Asus ZenFone 5
4. Imo Clarity Octacore

berikut brosur perbandingan Asus Zenfone 5 Lite VS Samsung Galaxy Grand 2. terlihat jelas spesifikasi & keunggulan Zenfone 5 jauh lebih banyak mengalahkan Grand 2 yg berharga 3 jutaan 😮

Jpeg Jpeg
namun rata2 Smartphone yg punya RAM 2GB & ROM 16GB dengan processor kenceng, dll. harganya masih diatas 2 jutaan. cuma ASUS saja yg berani jual mentok2 di 2jutaan itupun processor Intel pula!! padahal umumnya prosesor Intel harganya mahal tapi ini kok bisa lebih murah daripada Smartphone yg berprocessor Qualcomm ?? atau mungkin lagi ada promo kali 😆

tapi kudu ati2 klo beli Zenfone 5 karena ada 3 macem varian dengan bentuk sama persis namun isi jeroan/komponen berbeda.

1. yg paling tinggi yaitu Zenfone 5 kode nya A500CG.
ini yg oe beli dengan full clean RAM sekitar 1984 MB. dan pure ROM 16GB, Intel ATOM Z2580 @ 2.0 GHz.
total harga yg oe tebus – diskon Lazadut = 1.901.000

berikut screenshot spesifikasi Zenfone 5 saya :

terlihat bahwa oe melakukan downgrade / underclock CPU dari max 2 GHZ menjadi terendah yaitu 800 MHz saja..

Screenshot_2015-05-02-12-25-10

Screenshot_2015-05-02-12-24-48

Screenshot_2015-05-02-12-25-25

2. Zenfone 5 A501CG.  bedanya processor intel Atom Z2520 @ 1.2GHz, ROM 8GB, RAM 2GB masih sama

3. Zenfone 5 Lite A502CG, bedanya RAM 1GB, Processor Intel Atom Z2520 @1.2 GHz, ROM 8GB

4. ada juga Zenfone 5 A500KL tapi gatau dijual di indo sini atau ga.. bedanya Processor pake Qualcomm, udah 4G/LTE,  RAM & ROM beda2 pula..

PLUS :
1. KENCENG , lancar & mulus pergerakan antar menu & saat buka program tanpa ada lemot sama sekali alias LAGFREE

2. layar licin & kuat karena sudah Corning Gorilla Glass 3. meski akhirnya oe pasangin Tempered Glass juga, ga masalah cuma kecerahan jadi berkurang sedikit, sensitivitas layar ga berkurang.

3. sensor lumayan lengkap setidaknya lebih banyak dibanding Acer Liquid Z500 yg ga ada compass, Gravity, dll. cuma ga ada Gyroscope diganti sama Virtual Orientation Sensor. meski kadang oe juga ga tau persis apa fungsi dari sensor ini 😳

4. Tipis & Ga terlalu berat. (relatif sih) 😆

5. Jaminan kualitas Brand Computer yaitu ASUS TAIWAN.
menurut  saya, sama aja menjadikan telepon genggam menjadi semakin mirip dengan komputer.

MINUS :
1. PANAS apalagi kalo maen Game berat lama-lama. ya wajar lah apalagi speed mentok di 2Giga hertz.
solusinya : jangan maen game 😛   , atau turunin speed processor istilahnya UnderClock. bisa pake NoFrills, dll. klo sy pake RomToolBox Pro.

2. softkey menu ga ada lampunya (udah mentok ga bisa diapa2in , karena emang udah darisananya) lagian ngapain maen smartphone gelap2 an malah ngerusak mata 😆

KESIMPULAN : sangat WORTHED & HARUS dibeli menurut sy buat yg pengen smartphone Android High Performance dengan Value Price :mrgreen:

berikut hasil Antutu Benchmark setelah oe underclock jadi Min 933 Max 1333
Screenshot_2015-05-02-11-11-10 Screenshot_2015-05-02-11-12-42

TIPS : jika masih mau lebih cepat lagi bisa ganti Launcher dengan SmartLauncherPro, & install CleanMaster Pro.
berikut total RAM terkecil yg pernah saya raih.

Screenshot_2015-05-02-12-33-27 Screenshot_2015-05-02-12-33-35

thx for reading 🙂

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 4 so far )

Membagi Koneksi Internet

Posted on Oktober 7, 2014. Filed under: Indonesian, Jaringan Komputer, Teknologi Informasi |

Selamat sore teman-teman, saat ini saya akan share tentang cara membagi internet khususnya dengan SPEEDY / FirstMedia. meskipun sudah banyak artikel sejenis, namun tidak ada salahnya jika saya mencoba berbagi pengalaman sedikit.

koneksi internet sebenarnya ditujukan untuk 1 perangkat saja, namun berhubung kita sebagai klien tidak mau rugi istilahnya maka internet yg kita sudah langganan kita bagi-bagi deh.

diagram fastnet

syarat :
1. harus langganan internet misalnya Speedy, FirstMedia, dll.
2. pasang router (bisa hardware atau software) namun saat ini router hardware sudah tidak terlalu mahal dibanding jaman dulu.
3. setting sampai beres / berhasil 😀

router dijual dengan berbagai merk dan harga serta fitur, semakin mahal umumnya semakin banyak / canggih / modern featurenya misal Dual Band, 300 Mbps, juga Merk terkenal pasti harganya lebih mahal.

di rumah saya menggunakan wireless router Tenda 11N dengan harga yg cukup murah sekitar 215.000 + modem dari FirstMedia.

cara setting :
1. colok kabel LAN dari modem FirstMedia ke komputer terlebih dahulu, pastikan bisa konek ke internet / komputer harus bisa browsing internet menandakan bahwa koneksi sudah aktif.

2. colok kabel LAN dari komputer ke Wireless Router, lalu copy / clone MAC Address di Wireless Router tersebut, settingan tiap-tiap router mungkin berbeda. tujuannya agar router tersebut dianggap sebagai PC kita.

3. pasang kabel LAN dari modem FirstMedia ke port WAN / Internet yang ada di Wireless Router.
4. restart modem FirstMedia dan Wireless Router.
5. coba konek dari Laptop / PC / SmartPhone ke Wireless Router, seharusnya sudah bisa browsing.

Sementara di kantor saya menggunakan hardware yang lebih bagus yaitu modem speedy DLINK DSL-526B + Wireless Router Linksys WRT320N
awal – awal sepertinya tidak ada masalah, namun seiring berjalannya waktu dimana modem + WR (Wireless Router) dinyalakan non-stop pernah sering mengalami sedikit problem apalagi jika ruangan cukup panas/pengap. hal ini berakibat router / modem menjadi hangat & cenderung panas yg akhirnya jadi sering hang / error misal user tidak bisa konek, lambat, dll.
berbagai solusi sudah saya coba misal restart WR, setting bermacam cara, sampai upgrade firmware versi terakhir dari websitenya. namun tetap saja problem tidak selesai.

IMG_20141007_170206

akhirnya saya mencoba mem-flash firmware original dengan Firmware OpenSource yaitu DD-WRT. dimana firmware ini memiliki berbagai kelebihan yaitu :
1. bisa membuat wireless router menjadi WiFi Extender atau Repeater (penguat signal)
2. bisa membuat wireless router menjadi Wireless LAN Card
3. ada fasilitas Bandwidth Management (fitur QoS)
4. banyak settingan yg cukup banyak dibanding firmware standar bawaan pabrik.
namun tidak semua WR bisa diflash dengan DD-WRT, tergantung Merk & type nya, untuk kompatibilitas bisa dilihat di websitenya http://dd-wrt.com
2014-10-09_084025
dan bagi yg tidak mau pusing-pusing setting & belajarin, googling, dll. akan saya berikan Firmwarenya untuk Wireless Router WRT-320N yaitu : dd-wrt

dan yg terpenting adalah file konfigurasi yg sudah saya setting dengan fitur bandwidth management di sini : NVRAMBAK.bin

sekian dan terima kasih sudah membaca tutorial saya :mrgreen:

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

review ip camera

Posted on September 29, 2014. Filed under: Indonesian, Review, Teknologi Informasi |

IP Camera is a camera surveillance / CCTV that monitor / record movements, it is similar to CCTV but much more simple and sophisticated because it has much features like Network & Processor, so you no longer need a DVR to be accessed via the web / internet.

but to be able to record, you should require onlinestorage facility or in IT term called Cloud, so the recordings will be saved at overseas servers, generally to be able to use this facility is not free, so if you buy it, then you can use it.

advantages compared to conventional CCTV:
1. more power-saving
2. does not require a DVR and hard drive (if using the cloud) then the risk of hard drive damaged is none (DVR using the hard drive as a data recording storage )
3. more practice / simple when setting up, because fewer components are used also more compact because not take place to much.

4. more cheaper if only use one camera, because if you want to use many camera, it’ll be cheaper when using CCTV.

but there are also disadvantages, like:
1. price per IP cameras are more expensive than the price per CCTV camera.
2. if you are not using Cloud Storage, then you still must have to use a DVR to record or you can use a PC / Laptop alternatively.
3. IP cameras are generally made of thin plastic and prone to be broken / damaged if dropped, it’s also becoming warm to hot if you use it at long time.

there are many IP Cam sold at the market nowadays, from well-known famous brands (expensive) to unusual unknown brand (cheaper).

since my clients give low budget, then i decide to buy DLINK brand, because many peoples who already bought it (from the reviews on the web).

At the first I suggest to buy the DCS930L Type because it’s the cheapest, also he does not need Night Vision / see in the dark since it would be monitored only in the lighted room, but eventually for future consideration i buy better DCS- 933L Type , since it’s being given promotion and discounts so the price i bought it around 975,000.

 

 

17_48_04
above is the photos from darkest room without any of lights, the cam still shows clear images

Con’s:
1. it doesn’t have any Micro SD slot for offline save

How to Setup :
1. follow step by step instruction given on the appropriate box / installation documents
2. Put the cd driver into the PC, and then install the application (D-View Cam) on a PC.
3. install application in Android Gadgets from Google PlayStore called mydlink Lite.
4. register your account on mydlink.com , then open you mobile application
5.
you should be able to view the IP Camera Remote.

to use the internet connection, you can use the cable internet or ISDN Provider (Speedy) or even you can use the mobile modem like Bolt , or the better from Telkomsel Jumper.
i’ve used Jumper Telkomsel which is cheaper but given an extra 1 year free intenet.

Setup your DLINK to connect via DHCP to become WiFi Extender from the Jumper SSID, then disable the Firewall on the modem, then it should be work. 🙂

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 3 so far )

VB6 : cara cepat membaca data

Posted on September 24, 2014. Filed under: Teknologi Informasi, VB6 |

Dear all, berikut tutorial singkat khususnya programming menggunakan Visual Basic 6 atau disingkat VB saja
VB adalah bahasa pemrograman visual berbasis desktop / form, sehingga umumnya program2 yg dibuat olehnya berupa Form2 yg berjalan di sistim operasi Microsoft Windows.

 

awalnya VB dibuat dengan bahasa Basic dan ditujukan untuk windows 95/98, dan sempat tidak berjalan / mengalami sedikit kendala di windows 7 service pack 1. Microsoft pun kabarnya sempat akan menyuntik mati VB 6, namun karena banyaknya petisi online yg meminta agar VB dihidupkan kembali, karena berhubung banyaknya program2 baik kecil maupun skala enterprise di-develop oleh VB6 akhirnya Windows 8 kembali full support VB.

VB classic memiliki kesamaan dan perbedaan dengan VB.NET dan VB.NET sendiri sudah berevolusi cukup banyak mulai dari awalnya .NET 2003 , 2005, 2008, 2010 sampai saat ini yaitu VB 2012. tentunya dengan berbagai fitur baru yg sangat melimpah.

namun saat ini saya hanya akan membahas VB Classic yaitu VB6, karena program VB ini bisa dibilang cukup sederhana dan yg PALING SANGAT TERPENTING adalah KECEPATANNYA !, ya betul saudara2, sudah saya rasakan sendiri. bedanya dengan VB.NET, meskipun katanya PC jaman sekarang sudah sangat kencang / cepat karena canggih (sudah sampai Core i7) namun saat men-DEBUG atau istilah kerennya Trace, kecepatan & kesimpelan VB6 masih tidak bisa dikalahkan oleh .NET terbaru sekalipun.

dan saat program dirunning pun, umumnya lebih cepat, mengapa ? ada beberapa faktor yg menjadi penyebab, diantaranya :
1. tidak menggunakan IL (intermediate language) atau bahasa perantara, beda dengan .NET yg jika di-compile akan menjadi IL dulu lalu menjadi .EXE, VB jika dicompile akan langsung menjadi bahasa mesin (.exe) akibatnya computer langsung membaca tanpa harus menterjemahkan terlebih dahulu.
hal ini juga menjadi keuntungan VB 6 karena jika men-crack / decompile .exe maka paling mentok cuma dapet Form nya , sementara code nya berantakan,

beda jika .NET jika tidak di-Encyrpt , maka Class-class.dll yg dicrack akan muncul semua code2 yg pernah kita buat. Dimana hal ini pernah saya lakukan terhadap bekas karyawan yg saya gantikan posisinya, dia membuat program program ASP.NET dengan class.dll yg tidak dia Encrypt dan dia tidak memberikan sourcenya, sementara saya harus melanjutkan pengembangannya, mau tidak mau / suka tidak suka demi keuntungan perusahaan maka saya harus membongkar programnya 😦

oklah, kok jadi ngawur / OOT gitu 😛  langsung saja to the point
ada beberapa cara mengakses data dengan VB 6 namun saya hanya menggunakan yg paling stabil & cepat saja yaitu dengan ADO (ActiveX Data Object)

cara untuk membaca data menggunakan metode ADO VB 6 adalah :

pertama, add reference dulu berupa library MSADO.dll ke dalam project yg anda buat.
lalu buat form misalnya Form1.frm
lalu tekan F7 untuk masuk ke code-behind nya
Sub Tes ()
‘1. buat Connection String
Dim MainDB As String
MainDB = “Server=myServerAddress;Database=myDataBase;User Id=myUsername;Password=myPassword;
‘2. deklarasikan variabel recordset
Dim RS As New ADODB.Recordset
Set RS = New ADODB.Recordset
‘3. masukan SQL
Dim sql As String
sql = ” SELECT * FROM TABLENAME ”
‘4. buka RS , menggunakan read only dan locking read saja biar cepat
RS.open sql, MainDB, AdOpenForwardOnly, AdLock ReadOnly

‘5. jika RS tidak menghasilkan ada maka keluar dari Sub / Procedure / Function
If RS.EOF Then Exit Sub

‘6. selanjutnya terserah anda 😀
‘untuk membaca semua isi tabel bisa melakukan perulangan dengan While.. Wend, For .. Next , atau Do.. Loop. sy lebih suka menggunakan For Next karena sy bisa langsung tahu sudah record ke berapa perulangan terjadi, jika while maka harus di-Immediate dulu untuk melihat nilai i nya.
Dim i%  ‘sama artinya dengan Dim i As Integer
For i = 1 To RS.RecordCount

MsgBox RS.Fields(0)
MsgBox RS!nama_kolom_dari_tabel

RS.MoveNext
Next i

End Sub

MainDB harus diatur sesuai dengan konfigurasi database server anda ya ? 🙂
silahkan panggil sub Tes dari program Main anda atau di event Form_Load(), seharusnya jalan 🙂 jika tidak, mungkin ada yg salah 😀

Form_Load()

Call Tes

End Sub

Terima Kasih sudah membaca :mrgreen:

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

RAID

Posted on Juni 3, 2014. Filed under: Server, Teknologi Informasi | Tag: |

Mari Belajar: RAID

Kata Pengantar

Pada mainboard generasi sekarang, banyak sekali yang sudah dilengkapi dengan fitur RAID, terutama pada mainboard hi-end. Namun, mungkin banyak diantara pemirsa blog ini yang belum tahu atau mengerti mengenai teknologi tersebut.

Pendahuluan
RAID, Redundant Array of Inexpensive(Independent) Disks, adalah suatu sistem yang terbentuk dari beberapa harddisk/drive. Secara sederhana, kita biasa membuat beberapa partisi dalam satu harddisk. Nah, dengan RAID, kita dapat membuat satu partisi dari beberapa harddisk.

Batasan Masalah
Dikarenakan masih dalam proses belajar, maka tulisan ini hanya membahas konfigurasi standar RAID, tidak membahas konfgurasi lanjut RAID (nested dan non-standard/proprietary).

RAID 0
Juga dikenal dengan modus stripping. Membutuhkan minimal 2 harddisk. Sistemnya adalah menggabungkan kapasitas dari beberapa harddisk. Sehingga secara logikal hanya “terlihat” sebuah harddisk dengan kapasitas yang besar (jumlah kapasitas keseluruhan harddisk).

Pada awalnya, RAID 0, digunakan untuk membentuk sebuah partisi yang sangat besar dari beberapa harddisk dengan biaya yang efisien.

Misalnya:
Kita membutuhkan suatu partisi dengan ukuran 500GB. Harga sebuah harddisk berukuran 100GB adalah Rp.500.000,- sedangkan harga harddisk berukuran 500GB adalah Rp.5.000.000,-. Nah, kita dapat membetuk suatu partisi berukuran 500GB dari 5 unit harddisk berukuran 100GB dengan menggunakan RAID 0. Tentunya skenario ini lebih murah karena memakan biaya lebih murah: 5 x Rp.500.000,- = Rp.2.500.000,-. Lebih murah daripada harus membeli harddisk yang berukuran 500GB. Itulah kenapa pada awalnya disebut redundant array of inexpensive disk.

Contoh lain:
Pada saat ini ukuran harddisk terbesar yang tersedia di pasaran adalah 500GB, sedangkan kita membutuhkan suatu partisi dengan ukuran 2TB. Nah, kita dapat membeli 4 unit harddisk berkapasitas 500GB dan mengkonfigurasinya dengan RAID 0, sehingga kita dapat memiliki suatu partisi berkururan 2TB tanpa harus menunggu harddisk dengan kapasitas sebesar itu tersedia di pasar.

Data yang ditulis pada harddisk-harddisk tersebut terbagi-bagi menjadi fragmen-fragmen. Dimana fragmen-fragmen tersebut disebar di seluruh harddisk. Sehingga, jika salah satu harddisk mengalami kerusakan fisik, maka data tidak dapat dibaca sama sekali.

Namun ada keuntungan dengan adanya fragmen-fragmen ini: kecepatan. Data bisa diakses lebih cepat dengan RAID 0, karena saat komputer membaca sebuah fragmen di satu harddisk, komputer juga dapat membaca fragmen lain di harddisk lainnya.

RAID 0

RAID 1
Biasa disebut dengan modus mirroring. Membutuhkan minimal 2 harddisk. Sistemnya adalah menyalin isi sebuah harddisk ke harddisk lain dengan tujuan: jika salah satu harddisk rusak secara fisik, maka data tetap dapat diakses dari harddisk lainnya.

Contoh:
Sebuah server memiliki 2 unit harddisk yang berkapasitas masing-masing 80GB dan dikonfigurasi RAID 1. Setelah beberapa tahun, salah satu harddisknya mengalami kerusakan fisik. Namun data pada harddisk lainnya masih dapat dibaca, sehingga data masih dapat diselamatkan selama bukan semua harddisk yang mengalami kerusakan fisik secara bersamaan.

RAID 1

RAID 2
RAID 2, juga menggunakan sistem stripping. Namun ditambahkan tiga harddisk lagi untuk pariti hamming, sehingga data menjadi lebih reliable. Karena itu, jumlah harddisk yang dibutuhkan adalah minimal 5 (n+3, n > 1). Ketiga harddisk terakhir digunakan untuk menyimpan hamming code dari hasil perhitungan tiap bit-bit yang ada di harddisk lainnya.

Contoh:
Kita memiliki 5 harddisk (sebut saja harddisk A,B,C, D, dan E) dengan ukuran yang sama, masing-masing 40GB. Jika kita mengkonfigurasi keempat harddisk tersebut dengan RAID 2, maka kapasitas yang didapat adalah: 2 x 40GB = 80GB (dari harddisk A dan B). Sedangkan harddisk C, D, dan E tidak digunakan untuk penyimpanan data, melainkan hanya untuk menyimpan informasi pariti hamming dari dua harddisk lainnya: A, dan B. Ketika terjadi kerusakan fisik pada salah satu harddisk utama (A atau B), maka data tetap dapat dibaca dengan memperhitungkan pariti kode hamming yang ada di harddisk C, D, dan E.

RAID 2

RAID 3
RAID 3, juga menggunakan sistem stripping. Juga menggunakan harddisk tambahan untuk reliability, namun hanya ditambahkan sebuah harddisk lagi untuk parity.. Karena itu, jumlah harddisk yang dibutuhkan adalah minimal 3 (n+1 ; n > 1). Harddisk terakhir digunakan untuk menyimpan parity dari hasil perhitungan tiap bit-bit yang ada di harddisk lainnya.

Contoh kasus:
Kita memiliki 4 harddisk (sebut saja harddisk A,B,C, dan D) dengan ukuran yang sama, masing-masing 40GB. Jika kita mengkonfigurasi keempat harddisk tersebut dengan RAID 3, maka kapasitas yang didapat adalah: 3 x 40GB = 120GB. Sedangkan harddisk D tidak digunakan untuk penyimpanan data, melainkan hanya untuk menyimpan informasi parity dari ketiga harddisk lainnya: A, B, dan C. Ketika terjadi kerusakan fisik pada salah satu harddisk utama (A, B, atau C), maka data tetap dapat dibaca dengan memperhitungkan parity yang ada di harddisk D. Namun, jika harddisk D yang mengalami kerusakan, maka data tetap dapat dibaca dari ketiga harddisk lainnya.

RAID 3

RAID 4
Sama dengan sistem RAID 3, namun menggunakan parity dari tiap block harddisk, bukan bit. Kebutuhan harddisk minimalnya juga sama, 3 (n+1 ; n >1).

RAID 4

RAID 5
RAID 5 pada dasarnya sama dengan RAID 4, namun dengan pariti yang terdistribusi. Yakni, tidak menggunakan harddisk khusus untuk menyimpan paritinya, namun paritinya tersebut disebar ke seluruh harddisk. Kebutuhan harddisk minimalnya juga sama, 3 (n+1 ; n >1).

Hal ini dilakukan untuk mempercepat akses dan menghindari bottleneck yang terjadi karena akses harddisk tidak terfokus kepada kumpulan harddisk yang berisi data saja.

RAID 5

RAID 6
Secara umum adalah peningkatan dari RAID 5, yakni dengan penambahan parity menjadi 2 (p+q). Sehingga jumlah harddisk minimalnya adalah 4 (n+2 ; n > 1). Dengan adanya penambahan pariti sekunder ini, maka kerusakan dua buah harddisk pada saat yang bersamaan masih dapat ditoleransi. Misalnya jika sebuah harddisk mengalami kerusakan, saat proses pertukaran harddisk tersebut terjadi kerusakan lagi di salah satu harddisk yang lain, maka hal ini masih dapat ditoleransi dan tidak mengakibatkan kerusakan data di harddisk bersistem RAID 6.

RAID 6

Kesimpulan dan Saran
Banyak manfaat yang didapat dengan konfigurasi RAID, yakni kecepatan, reliabilitas data, dan toleransi kesalahan. Namun belum lengkap rasanya jika membahas RAID tanpa membahas hot-swappable harddisk, juga beberapa konfigurasi lanjut seperti RAID 0+1 atau RAID 1+0. Mungkin akan dibahas di lain waktu.

Mudah-mudahan tulisan singkat ini dapat bermanfaat bagi pemirsa sekalian.

artike sumber dari : http://adha.ms/p/85/mari-belajar-raid/

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Komputer Teman

Posted on Desember 8, 2013. Filed under: Electronic, Teknologi Informasi | Tag: |

karena sudah di panas-panasin melulu akhirnya teman saya beli komputer baru, anehnya beliau beli sendiri tidak ajak-ajak saya (biasanya kalau beli PC suka ajak) 😳

berikut spesifikasinya kira-kira per tanggal 15 November 2013 (entah kapan dia beli..)
48594373320130422115648dvito-903[1]

Intel Core i5-4430 3.0 Ghz – Cache 6MB [Box] Socket LGA 1150 – Haswell Series (Ready Stock !!!) (Rp 2097000)
ASRock H87 FATAL1TY PERFORMANCE (LGA1150, H87, DDR3) (Rp 1365000)
WDC 2TB SATA3 64MB – Green Power – WD20EARX (Ready) (Rp 996000)
Corsair DDR3 Vengeance Pro Gold PC12800 8GB (2X4GB) – CMY8GX3M2A1600C9A (Rp 1160000)
Gigabyte Geforce GTX650 Ti 2048MB DDR5 – GV-N65TBOC-2GI (Rp 2214000)
Dazumba D Vito 903 Tanpa PSU( Ready Stock) (Rp 555000)
Corsair CX Series 600W CP-9020048-EU (Rp 890000)
LG DVDRW 24X SATA – GH24NS50 [BOX] (Ready Stock !!!) (Rp 180000)
Logitech Classic MK200 USB Optical USB (Rp 164000)
Windows 8 – 32 / 64 Bit (Rp 1268000) 
Grand Total Rp 10,889,000
pas saya tanya beli dimana, eh dia tidak mau kasih tau, entah kenapa.. kalau saya dikasih uang segitu dan disuruh beli PC baru maka kira-kira saya akan beli :

powerlogic-casing-atrix-5500-[1]SIMULASI http://www.rakitan.com Tanggal : 08 Dec 2013 – 09:00

SPARE PARTS DESKRIPSI QTY JUMLAH
Intel LGA 1150 intel i3 4130 Box (3.4Ghz, C3Mb, Haswell Series) Intel LGA 1150 1 1.372.000,-
MB. Intel 1150 MSI B85-G43 intel Socket 1150
five_pictures1_2841_20130514134830[1]
1 1.282.000,-
Memory DDR3 PATRIOT PVI3 16G 160 C9K (2x8G) Extreme Master series,CL 9-9-9-24 DDR3
1307759_efe75838-32ea-11e2-88ef-52b6e3b59b20[1]
1 1.918.000,-
Harddisk 3.5Inch WDC SATA III Green 4 TB 64Mb 3.5Inch Int 3,5 Inch 1 2.037.000,-
NVidia PCI Exp. Asus GTX 650 DC OC 1Gb 128Bit DDR5 NVidia PCI Exp.
P_500[1]
1 1.783.000,-
Casing Mid.Tower Power Logic Atrix 5500 No PSU No PSU 1 602.000,-
PSU 600w Kebawah XIGMATEK 600W NRP-VC603 1 671.000,-
Keyboard Mouse SPC SWK-500 Wireless Combo 2.4Ghz wireless kb,ms recharge combo Keyboard Mouse 1 114.000,-
UPS Prolink Pro 700V 650VA,True AVR,Wide Input Voltage,Single Phase,Universal Socket 1 500.000,-
Cooler Fan Zalman HCP-03 (Support Intel 1155/1156, 1366, 775, AMD FM1, AM3,,AM3, AM2,, AM2) Processor 1 237.000,-
Code: TOTAL=> Rp. 10.516.000,-

NOTE :
1. kenapa pakai i3 Haswell, bukan i5 saja ? karena sudah cukup kencang apalagi sudah support PCI ex. Gen.3 dan konsumsi daya lebih irit dibanding i5 (meski memang i5 lebih kencang daripada i3 namun harga i5 hampir 2x lipat harga i3)
http://cpuboss.com/cpus/Intel-Core-i5-4430-vs-Intel-Core-i3-4130

2. VGA card cukup 1GB saja , karena buat apa 2GB ? memangnya mau dipasang di TV Plasma yang membutuhkan resolusi super tinggi?
3. memory sudah 16GB (kalah dia masih 8GB 😆 )
4. Casing lebih futuristik & canggih
5. KeyMouse sudah Wireless
6. sudah dapat UPS. (sementara dia nekat)
7. O/S palsu / bajakan 😳 (buat apa original kan di rumah saja) lumayan bisa buat beli yang lain

yah memang itu semua hanya soal selera 😆 dan yang terpenting adalah faktor uang 😆 jadi ya tidak ada maksud apapun ya teman, artikel ini hanya iseng belaka / artikel hayalan saja .. PEACE :mrgreen:

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 2 so far )

Beli Komputer Bekas

Posted on Desember 7, 2013. Filed under: Electronic, Teknologi Informasi |

wah sungguh parah harga komputer (termasuk komponennya) naek tidak terjangkau.. kalau dulu bulan april 2013 beli, sekarang di total dengan spesifikasi yang sama bisa lebih mahal sekitar 400k (ribu) an..

kebetulan dari kantor ada penjualan komputer jadi yaah.. daripada beli komputer generasi terbaru yg harganya sudah tidak wajar, akhirnya saya tebus saja PC kantor.. lumayan tidak terlalu jelek .. branded lagi yaitu Lenovo M58e

206668-lenovo-thinkcentre-m58e-full-set[1]

spesifikasi:
Intel Pentium Dual Core E5300 @ 2.6GHZ, with Intel G41 Express Chipset VGA
1 GB DDR2 PC2-6400 @ 800 MHZ
320GB HDD SATA 7200
DVD-RW SUPER MULTI
Windows Vista Business Original SP2

semua ini saya beli dengan harga cukup menarik.. 😳 dan kondisi dalam masih sangat bersih terawat.. tidak percuma saya bekerja di perusahaan ini

Kelebihan :
1. Casing Kokoh karena PC Branded kan ? 😀 bisa saya duduk karena kuatnya 😆 Power Supply Internal merk Enlight. cukup terkenal
3. Kipas ada 1 di dalam untuk membuang hawa panas. dan sekaligus bisa diatur speed nya. wow jarang ada kipas tambahan bisa diatur speed nya 😀
4. ada speaker built-in. meski saya pakai speaker tambahan yaitu Creative D2500. tapi yah lumayan lah
5. dapat Operating System original Windows Vista Business SP2 lhoo 😀 meski saya beli sudah tidak ada DVD nya, tapi lumayan masih ada sticker hologram nya, jadi bisa saya manfaatkan buat Netbook saya yang tidak pakai Original. Lumayan lah harga O/S sekarang berapa harganya coba..?
6. ada OnBoard VGA meski cuma Intel G41

cuma ada pun kekurangannya yaitu:
1. PC lumayan berat.. mungkin karena material casing  lumayan tebal, bukan casing kaleng.
2. Max Memory = 4GB DDR2 , ya iyalah kan masih DDR2. meski kadang saya merasa kurang, tapi akhirnya saya berpikir untuk apa juga pakai DDR3 ? memangnya mau dimaksimalkan jadi 32GB ?? 😯 atau otomatis makin besar memory pasti harus beli lebih mahal lagi.

3. Heatsink Fan Processor kalau mau diganti pakai yang aftermarket seperti merk Zalman, ThermalTake, dll. agak susah. kenapa ? karena saya udah coba mau ganti tapi dudukan di bawah mainboardnya ga bisa dilepasin.. meski kadang bisa tapi rada maksa takut board-nya patah yaahh sudahlah memangnya mau di OverClock sehingga harus pakai HSF Powerfull ?

4. SouthBridge Chip sangat panas. aneh kenapa ? tapi sepertinya tidak masalah. Meski akhirnya saya modifikasi dengan penggunaan HeatSink Mini.

5. sudah tidak ada garansi, maklum PC Bekas.. 😦 untung2an lah,, tapi biasanya kalau Branded & asal terawat semoga awet..

Karena slot memori cuma 2 dan sudah ada 1 slot 1GB, maka saya tambahkan memori 2GB McPro PC2-6400. lumayan di CPU-z terdeteksi SPD nya

Upgrade yang bisa dilakukan :
1. tambah memory DDR2
2. pasang VGA Card maximal hanya bisa PCI Express 2.0
3. tambah hardisk baik IDE maupun SATA 2.0 (ada slot IDE Data sebanyak 1 buah)
4. ada slot PCI putih sebanyak 2 buah
5. ganti processor , harus pakai socket LGA775

kesimpulannya PC ini masih cukup cepat untuk pemakaian sehari-hari misalnya browsing, menonton film HD, maupun Develop Program.
meski sebetulnya ingin memiliki PC Baru yang berteknologi tercanggih namun karena faktor biaya dan kebetulan ada obral PC kantor. (saat ini masih tersisa 3 buah lagi dengan spek yang sama, bagaimana anda berminat ? :mrgreen: )

Terima kasih sudah membaca posting saya ini. 🙂

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

DataGridView

Posted on September 14, 2013. Filed under: Teknologi Informasi, VB.NET |

ijin copas dari web yg bersangkutan.. pusing sama kerjaan, gimana cara ngeset nilai kolom dari data grid view, akhirnya oe putusin buat ngerangkum ilmu2 setelah googling kesana kesini..

LINK :
http://www.devx.com/dotnet/Article/33748/0/page/4

Introduction

Artikel berikut ini menjelaskan konsep dasar tentang kontrol DataGridView. DataGridView adalah sebuah kontrol di VB.net yang digunakan untuk menampilkan data dalam bentuk grid. Kontrol ini dirancang untuk menjadi solusi lengkap untuk menampilkan data tabular dengan Windows Forms. Artikel ini juga membahas bagaimana penggunaan DatagridView pada VB.Net

Menambahkan Kolom

Untuk menambahkan kolom anda dapat menggunakan GUI untuk menambahkannya atau melalui baris kode program
Melalui GUI

Melalui baris kode program

Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, _

ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click

With DataGridView1

.ColumnCount = 2

.Columns(0).Name = “NIP”

.Columns(1).Name = “Nama”

End With

End Sub

Menambahkan baris / data

Anda dapat menambahkan baris dan kolom dengan kontrol dan secara manual mengisi dengan data. Kode berikut ini menunjukkan bagaimana untuk secara manual membuat Kolom dan Baris di DataGridView.

Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, _

ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click

With DataGridView1

Dim row As String() = New String() {“6309189”, “Alfa Adhitya”}

.Rows.Add(row)

‘atau

.Rows.Insert(.NewRowIndex, “6309189”, “Alfa Adhitya”)

End With

End Sub

Get Selected Item

Untuk mendapatkan nilai dari datagridview, kita bisa menggunakan DataGridView1.Item

Untuk menampilkan data yang terpilih, kita harus tuliskan script program pada event CellClick

Private Sub DataGridView1_CellClick(ByVal sender As Object, _

ByVal e As System.Windows.Forms.DataGridViewCellEventArgs) Handles DataGridView1.CellClick

With DataGridView1

TextBox1.Text = .Item(0, .CurrentRow.Index).Value

TextBox2.Text = .Item(1, .CurrentRow.Index).Value

End With

End Sub

Menghapus Semua Data

Untuk menghapus semua baris pada datagridview gunakan perintah DataGridView1.Rows.Clear()

Private Sub Button2_Click(ByVal sender As System.Object, _

ByVal e As System.EventArgs) Handles Button2.Click

DataGridView1.Rows.Clear()

End Sub

Menghapus baris terpilih

Private Sub Button2_Click(ByVal sender As System.Object, _

ByVal e As System.EventArgs) Handles Button2.Click

If DataGridView1.CurrentRow.Index <> DataGridView1.NewRowIndex Then

DataGridView1.Rows.RemoveAt(DataGridView1.CurrentRow.Index)

End If

End Sub

Mendapatkan jumlah Baris

Private Sub Button4_Click(ByVal sender As System.Object, _

ByVal e As System.EventArgs) Handles Button4.Click

MsgBox(DataGridView1.Rows.Count)

End Sub

TAMBAHAN

Mendapatkan Nilai dari Kolom atau Cell

For i As Integer = 0 to DataGridView1.Rows.Count – 1
DataGridView1.Item(Column,Row).Value ‘or DataGridView1.Item(“ColumnName”, Row).Value

Next

Mendapatkan Nilai dari Kolom atau Cell yang dipilih manual

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

my homepage

Posted on Juni 21, 2011. Filed under: Teknologi Informasi | Tag:, |

Dear blog Friends, finally my new small simply homepages is launched. it’s located at http://willykk.co.cc

i will use full english language for it & i’m trying to make it look like WordPress.

it’s still not perfect maybe still has many bugs & need many various improvements 😳

don’t be hesitate to give me some critics, ideas.. btw thank’s for visiting :mrgreen:

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

bingung..

Posted on Februari 15, 2011. Filed under: Teknologi Informasi |

Kenapa saya menulis dengan judul diatas ? ya krn jawabannya simpel yaitu krn sy memang sedang bingung heheh 😳

saat ini sayalagi bingung mau memilih jadwal training komputer Cisco lebih tepatnya CCNA (Cisco Certified Networking Associate) yg berlokasi di UI Depok. tujuan sy mengapa mengambil ini adalah krn faktor saingan kerja yg semakin sulit sementara umur sudah hampir mencapai 30.
dan lagi saat ini sy sedang jadi pengacara alias pengangguran banyak ga ada acara 😥

terakhir sy masih bekerja di suatu perusahaan asing dimana tiap hari sabtunya libur sehingga sy memberanikan diri utk ambil training ini di hari sabtu krn pasti bisa ditempuh.. namun yg namanya kerja ama orang / karyawan maka resikonya adalah sy harus siap andai harus dipensiun dini alias dipecat.. akhirnya jadilah sy seperti dulu lagi menjadi seorang yg luntang lantung ga jelas masa depannya 😥

ya tiap haripun sy selalu apply lowongan kerja di internet, tiap kali ada yg cocok dengan persyaratan saya maka sy apply.
lalu mengenai training CCNA tsb. ada banyak jadwal yg bisa dipilih

1. CCNA Exploration 1-4 (5 bulan)
a. Kelas Khusus, setiap hari senin s/d jum’at (kecuali rabu) jam 13.00 s/d 16.30 WIB
b. Kelas Reguler, setiap hari senin s/d jum’at (kecuali rabu) jam 17.00 s/d 21.00 WIB

2. CCNA Exploration 1-4 (10 bulan)
Kelas Sabtu, jam 09.00 s/d 17.00 WIB

saat ini sy sudah Deal yg hari sabtu karena (PLUSnya):
1. asumsi klo dulu nganggur 1 bulan dapat kerja saat ini nganggur 5 bulan masa ga dapet kerja ?
2. klo jalan sabtu biasanya ga terlalu macet dibanding hari biasa.
3.  ga terlalu capek karena seminggu sekali tiap sabtu.

Minus
1.lebih lama durasinya sekitar 10 bulan
2.harga lebih mahal 500 rb
3.tiap pertemuan selama 5 jam
4.kelas FULL 20 orang

sy pun udah itung2 klo sabtu memang lebih mahal biayanya dan juga durasi trainingnya lebih singkat total sekitar 200 jam
a. Kelas Khusus, setiap hari senin s/d jum’at (kecuali rabu) jam 13.00 s/d 16.30 WIB
MINUS
1.ga bisa kerja selama sekitar 5-6 bulan otomatis ga ada penghasilan masuk sementara saya harus biayain rumah tangga dari tabungan
2.mulainya jam 1siang, pergi kesananya panas, pulangnya jam 16.30 sore kemungkinan besar macet
3.lebih capek karena seminggu 4x tiap senin, selasa, kamis, jumat

PLUS
1.lebih murah 500 rb
2.lebih cepat selesainya 5 bulan
3.bisa lebih santai karena ga kerja
4.durasi training pun lebih banyak total sekitar 280 jam

sekarang yg jadi masalah adaah kenapa saya jadi bimbang ? padahal udah deal yg hari sabtu ?

sy bimbang (sudah ambil kelas sabtu jadi pengen pindah ke kelas khusus)  krn :
1. belum tentu dalam 5-6 bulan ke depan saya akan bisa diterima bekerja di perusahaan yg baru. sementara hingga saat ini sy baru dipanggil interview kerja 1 kali padahal sudah hampir 1 bulan sy menganggur.

2. apakah andai sudah bekerja di perusahaan yg baru, tiap sabtu bisa libur? apalagi nanti sy pasti termasuk karyawan baru..memang utk hal ini adalah tergantung perusahaannya sendiri apakah tiap sabtu masuk/libur.  Kalau harus masuk pas hari sabtu apa saya bisa nolak? sementara sy cuma karyawan & masih baru bekerja ? 😦
munkin menurut sy inilah yg bisa dinamakan faktor hoki2an dalam bekerja..

bagaimana menurut teman2 sekalian ? mohon masukannya ya.. dan terima kasih banyak sudah membaca artikel saya 😉

lebih lama durasinya sekitar 10 bulan
harga lebih mahal 500 rb
tiap pertemuan selama 5 jam
kelas FULL 20 orang
Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 1 so far )

Linux for Beginners (Yet Another Linux FAQ)

Posted on Februari 1, 2011. Filed under: Teknologi Informasi | Tag: |

  1. Q: Apa itu Linux? Apa bedanya dengan Windows?
    A: Linux adalah sistem operasi, sama seperti Windows. Linux bisa menggantikan Windows, atau diinstalasi bersama-sama Windows dalam satu komputer/hard disk.
  2. Q: Apakah Linux lebih bagus dibandingkan Windows?
    A: Relatif, dilihat dari sudut pandang yang mana. Secara umum Linux unggul dari segi harga (gratis atau sangat murah dibandingkan Windows), kemudahan (proses instalasi sekaligus dengan driver dan aplikasi), keamanan (virus Linux sangat jarang, virus Windows tidak bekerja di Linux), dan fleksibilitas (banyak pilihan distro, tampilan, konfigurasi). Windows unggul di sisi ketersediaan aplikasi, dukungan driver hardware, dan mindset lingkungan yang sudah terbiasa menggunakan Windows dan aplikasinya.
  3. Q: Apakah komputer saya bisa dipasangi Linux?
    A: Bisa. Linux (atau tepatnya distro Linux) tersedia untuk lebih dari 11 platform komputer (Intel x86 32bit [Pentium], AMD 64bit, Itanium [intel 64bit], PowerPC, SPARC, MIPS, Alpha, AS/400]. Linux juga tersedia untuk platform PDA, Sony Playstation, Microsoft XBox, dan Handphone (Motorola ROKR, seri A).
  4. Q: Apakah Linux bisa dipasang di komputer dengan Windows?
    A: Bisa. Ada tiga cara memasang Linux di komputer yang sudah terinstalasi Windows: 1. Partisi ulang hard disk. Linux membutuhkan minimum dua partisi: root (untuk OS dan data) dan swap (virtual memory, sebesar 2 kali RAM). Gunakan program seperti PartitionMagic (komersial) atau Gparted (free) untuk memartisi tanpa format ulang; 2. Instalasikan program virtual machine seperti VMware Server (gratis) lalu buat virtual machine baru untuk menginstal linux di dalamnya; 3. Menggunakan program CoLinux, Linux bisa dipasang bersama-sama Windows dalam satu partisi/hard disk.
  5. Q: Apakah Linux punya tampilan seperti Windows atau hanya tampilan CLI/ala DOS saja? Semudah apakah menjalankan Linux?
    A: Destop Linux sudah lama mempunyai tampilan grafis/GUI. Konsep Linux yang memisahkan antara core (kernel) dan tampilan memberikan alternatif tampilan desktop yang beragam. Dua desktop yang populer adalah Gnome dan KDE. Desktop lainnya antara lain: Xfce, BlackBox, Enlightenment, WindowMaker, AfterStep, dan IceWM. Beberapa desktop dirancang menyerupai Windows dalam pengoperasiannya, beberapa yang lain mempunyai look-and-feel yang lain sama sekali. Namun secara umum, Linux cukup mudah digunakan.
  6. Q: Saya dengar Linux banyak digunakan di server. Apakah Linux cocok digunakan untuk desktop?
    A: Memang, Linux sangat populer di server (terutama web server) karena faktor kinerja dan harga yang bersaing dan juga fleksibilitasnya (dapat dijalankan di hardware manapun). Fleksibilitas ini berarti juga Linux mampu mendukung kebutuhan pengguna desktop pada umumnya. Anda hanya perlu memilih distro yang tepat.
  7. Q: Saya pernah dengar Linux, RedHat, Ubuntu, Fedora, SUSE, Mandrake. Apakah perbedaannya?
    A: Linux adalah istilah generik yang mengacu pada sistem operasi yang menggunakan kernel (inti) Linux, yang pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds. Secara teknis, Linux hanyalah sebuah kernel, yang belum siap pakai sebagai sistem operasi. Agar dapat digunakan, pengembang lain menambahkan tools dan aplikasi sampai siap untuk digunakan yang dinamankan distribusi Linux (distro Linux). Karena sifatnya yang terbuka, ada banyak distro Linux yang dikembangkan oleh komunitas di seluruh dunia. Jadi, menginstal Linux adalah menginstal distro Linux. Nama-nama seperti RedHat, SUSE, Ubuntu mengacu pada distro Linux, yang dikembangkan oleh pihak-pihak yang berbeda. Perbedaan mereka terletak pada komposisi aplikasi dan tools yang dipaket bersama kernel Linux. Secara kasat mata, perbedaan terlihat pada tampilan desktop, cara instalasi, konfigurasi, dan cara menggunakannya.
  8. Q: Distro Linux apa yang sebaiknya saya gunakan (sebagai pemula)?
    A: Lagi-lagi jawabannya sangat relatif. Secara umum, pilihlah distro Linux yang mudah digunakan. Mudah di sini relatif, namun disarankan dua syarat: distro yang mudah digunakan secara teknis, seperti Ubuntu, PCLinuxOS, SUSE, Fedora, atau Mandriva, juga mudah untuk mencari bantuan, dalam hal ini distro yang banyak digunakan di lingkungan Anda. Carilah teman terdekat Anda yang sudah rutin menggunakan Linux dan mintalah referensi untuk distro Linux yang digunakan. Jika Anda menggunakan internet, gunakan DistroWatch untuk memilih distro Linux populer di dunia. Untuk distro Linux Indonesia, cobalah ad-12 Labs.
  9. Q: Di sekitar saya tidak ada yang menggunakan Linux, ke mana saya harus meminta tolong/bantuan jika mengalami kesulitan?
    A: Sumber daya Linux sekarang ini sudah banyak mengalami kemajuan dibandingkan 10 tahun yang lalu. Internet adalah sumber daya terbaik untuk mencari bantuan mengenai Linux. Jika Anda seorang mahasiswa, carilah di klub komputer di kampus Anda, biasanya ada klub pengguna Linux yang bisa membantu. Anda juga bisa menghubungi klub pengguna linux Indonesia (KPLI) di kota Anda atau kota terdekat. Majalah InfoLinux, yang beredar tiap bulan adalah sumber daya tertulis terbaik untuk memperoleh informasi mengenai Linux, dengan binus DVD berisi distro Linux yang bisa langsung dicoba.
  10. Q: Katanya Linux itu gratis, bagaimana cara mendapatkannya? Lalu mengapa ada distro Linux yang dijual, dan ada yang harganya mahal?
    A: Ya, memang Linux dirilis secara terbuka (open source), dalam pengertian kode (source code) yang boleh digunakan secara bebas, asal tidak mengubah lisensi (membatasi kebebasannya). Bebas di sini termasuk bebas dijual dengan harga berapapun. Namun, biasanya yang dijual (bandrol) mahal itu adalah support servicenya, yang ditujukan bagi pengguna korporat yang mengutamakan jaminan operasional. Hampir semua distro Linux tersedia gratis, bahkan yang komersial pun biasanya tersedia versi gratisnya. Anda bisa mendownloadnya tanpa biaya dari internet. Namun, sebagai pemula, Anda disarankan untuk mendapatkan Linux dalam bentuk siap pakai (CD/DVD). Anda bisa membeli di toko yang menjual program komputer (tidak disarankan, karena versi yang tersedia biasanya outdated), membeli di toko yang khusus menjual distro Linux (agak susah dicari secara fisik, biasanya online), mencari di klub komputer/pengguna linux terdekat (Anda biasanya bisa mendapatkan/mengopi secara cuma-cuma), atau membeli majalah/buku komputer yang menyisipkan bonus CD/DVD berisi distro Linux (majalah InfoLinux adalahyang rutin menyediakannya).
  11. Q: Susahkan menginstal Linux bagi seorang pemula? Bagaimana dibandingkan dengan Windows?
    A: Cara instalasi distro Linux sudah sangat maju dibandingkan sepuluh tahun lalu, semuanya berbasis grafis, dan percaya atau tidak, lebih mudah dibandingkan Windows. Kemudahan instalasi Linux karena dalam satu prosedur sekaligus menginstal driver dan aplikasi (Office, Internet, Grafis), dan hanya dibutuhkan sekali restart (Windows membutuhkan minimal dua kali restart). DIstro Linux modern menggabungkan liveCD/DVD yang akan menjalankan sistem Linux langsung dari CD/DVD saat dijalankan (boot dari CD/DVD), bisa langsung dicoba/digunakan, dan bisa langsung diinstalasi dari tampilan desktopnya.
  12. Q: Bagaimana dengan program aplikasi di Linux, apakah seperti yang biasa saya gunakan di Windows?
    A: Oke, memang sebagian besar aplikasi Windows tidak tersedia di Linux. Namun harus diingat bahwa sebagian besar aplikasi populer di Windows bersifat komersial dan berharga relatif mahal bila dibandingkan harga hardware komputer kita. Di Linux, sebagian besar aplikasi bersifat terbuka (open source) dan gratis. Beberapa aplikasi bisa menggantikan aplikasi yang sama di Windows (misalnya OpenOffice untuk menggantikan MS Office, Mozilla Firefox untuk menggantikan Internet Explorer, gimp untuk menggantikan Adobe Photoshop), namun tentu saja tidak sepenuhnya. Bisa dikatakan, fungsi-fungsi aplikasi di Windows (office, grafis, internet, multimedia) juga tersedia di Linux, dan sebagian besar fungsi yang diperlukan bisa dilakukan.
  13. Q: Oke, saya sudah mendapat gambaran mengenai Linux. Bagaimana saya harus memulai?
    A: Yang paling penting, carilah bantuan! (lihat poin 9 di atas). Mintalah saran untuk memilih distro Linux yang tepat. Kemudian dapatkan distro Linux itu dalam bentuk CD/DVD dan cobalah melakukan instalasi sendiri (dengan bimbingan teman Anda). Setelah berhasil, cobalah menggunakan Linux untuk menjalankan aktivitas sehari-hari (mengetik, main game, internet, mendengarkan musik, menyetel film, menggambar, mengedit foto). Kumpulkan masalah yang timbul dan diskusikan kembali dengan teman Anda (atau klub pengguna linux terdekat, atau carilah bantuan di internet). Mungkin dalam jangka waktu tertentu Anda akan bisa melupakan Windows, atau sebaliknya Anda kapok menggunakan Linux dan kembali ke Windows. Hei, ini negara bebas!
  14. Q: Oke, saya sudah cukup menggunakan dual-sistem, bagaimana cara menghapus (unistal) Windows/Linux dari dual-sistem saya?
    A: Untuk menghapus (partisi) Windows, identifikasi nama partisi Windows di linux (biasanya /dev/hda1 atau /dev/sda1) lalu gunakan program fdisk untuk menghapus partisi itu dan membuat partisi baru bersistem LInux (ext3 atau reiserFS). Lalu gunakan program mke2fs atau mkreiserfs untuk memformatnya. Terakhir, mount partisi baru ke file system dan konfigurasi ulang boot manager dengan mengedit file /boot/grub/menu/lst. Untuk menghapus partisi Linux dari Windows, gunakan applet Computer Management dari Control Panel, Administrative tool. Masuk ke disk management, carilah partisi Linux (biasanya berlabel unknown partition), klik kanan pada partisi, pilih delete partition, lalu klik kanan lagi dan pilih create partition, selanjutnya format. Anda juga harus menghapus boot manager (GRUB/Lilo) menggunakan perintah baris FDISK /MBR.
  15. Q: Wah, jawaban Anda terlalu rumit, bisa diperjelas lagi nggak?
    A: Sekali lagi, tidak mungkin untuk membahas semua hal di sini, Anda juga akan jenuh membacanya. Silakan menanyakan hal-hal yang lebih teknis kepada pihak terdekat yang Anda percayai, atau cari bantuan di internet. Penulis dengan senang hati akan melayani pertanyaan Anda via comment atau e-mail (imamindrap at yahoo dot com). Sebutkan nama, pekerjaan, spek komputer (hardware dan software) dan distro Linux yang sedang/akan digunakan. FAQ ini akan terus dikembangkan dan diperbaiki jika diperlukan. Selamat Mencoba!sumber : http://prayudi.blog.friendster.com/2008/03/03/linux-for-beginners-yet-another-linux-faq/
Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 2 so far )

Distro Linux paling populer

Posted on Februari 1, 2011. Filed under: Teknologi Informasi |

LinuxDistribusi (distro) Linux mana yang paling populer saat ini?

Meskipun jelas bahwa Ubuntu merupakan salah satu distro Linux paling populer saat ini, tapi bagaimana dengan distro-distro lainnya? Kita bisa mengetahui sepuluh distro Linux paling populer saat ini, salah satu situs yang sering menjadi acuan adalah distrowatch.org.

Berikut ini kesepuluh distro Linux yang paling populer:

10. Puppy Linux

Puppy Linux tidak hanya populer tapi juga merupakan yang terkecil yang dapat dijalankan dari drive USB atau CD. Besar file intinya cuma 50MB dan sudah termasuk desktop.

9. Arch Linux

Walaupun namanya jarang kita dengar, namun Arch Linux ternyata cukup populer di pengguna yang sudah berpengalaman. Arch menggunakan sistem manajemen paket tersendiri, yang disebut Pacman, yang tujuannya agar mudah untuk digunakan serta kuat.

8. Sabayon

Awalnya ada Gentoo, sebuah versi Linux yang memungkinkan para pengguanya membangun tiap dan semua paket dari source code, idenya bahwa aplikasi-aplikasi yang dibangun untuk hardware tertentu memiliki kinerja lebih baik dibanding dengan yang dibangun generik. Sabayon dibangun berdasarkan ide yang serupa.

7. Mandriva

Ideal untuk mereka yang baru menggunakan Linux, Mandriva dirancang biar penggunaannya menjadi semudah mungkin. Namun karena permasalahan keuangan yang mendera, perkembangan Mandriva seolah menjadi ikut terhambat.

6. Debian

Debian merupakan salah satu distro tertua dan paling penting, dan masih merupakan bagian inti dari komunitas Linux. Menurunkan begitu banyak distro turunan, seperti Knoppix dan Ubuntu.

5. PCLinuxOS

PCLinuxOS merupakan distro turunan dari Mandrake, yang akhirnya kemudian dibeli oleh Connectiva pada tahun 2005 dan berubah menjadi Mandriva. Salah satu kekuatan PCLinuxOS adalah komunitas yang sangat aktif yang secara terus menerus mengembangkan distro tersebut.

4. OpenSUSE

Salah satu rilis Linux yang cukup lama, OpenSUSE merupakan edisi komunitas sistem operasi Linux Suse yang dimiliki oleh Novell. OpenSUSE sangat mudah digunakan dan salah satu yang menjadi kekuatannya adalah YaST (Yet another Setup Tool), sebuah tool konfigurasi grafis yang menjadikannya mudah digunakan.

3. Linux Mint

Linux Mint berbasis Linux Ubuntu namun bertujuan untuk menjadi lebih ramah digunakan dibanding Ubuntu. Salah satu yang membedakan Linux Mint dari Ubuntu adalah penyertaan dukungan multimedia secara penuh dan juga memiliki sebuah tool konfigurasi spesifik Mint agar mudah digunakan.

2. Fedora

Linux Fedora merupakan edisi komunitas dari Linux Red Hat dan cenderung lebih ke arah percobaan. Banyak fitur-fitur yang awalnya dites di Fedora kemudian juga disertakan dalam rilis komersial Red Hat.

1. Ubuntu

Ubuntu yang dikembangkan oleh Mark Shuttleworth sudah jelas merupakan distribusi Linux paling populer sekarang. Berbasiskan Debian, Ubuntu dirancang agar ‘dapat berjalan begitu saja’ dan populer di kalangan pengguna awal maupun mereka yang sudah lama menggunakan Linux. Dan sebab lainnya adalah pengembangan konstan dengan merilis distro versi baru setiap enam bulan sekali.


KUMPULAN MIRROR ISO/REPO DISTRO LINUX POPULER

Post: #1
5 Mar 2010 18:09

[Image: centos.png]

[Image: debian.png]

[Image: gentoo.png]

[Image: mandriva.png]

[Image: fedora.png]

[Image: slackware.png]

[Image: suse.png]

[Image: ubuntu.png]

[Image: zenwalk.png]

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

USB Modem 3G

Posted on Januari 11, 2011. Filed under: Teknologi Informasi |

Modem 3g yg umumnya banyak dijual di toko2 / pasaran adalah dari pabrikan Huawei

Huawei K3765 USB Modem Stick provides mobile broadband speeds of up to 7.2Mbps for download and 2Mbps for upload. The device is compatible with PC and Mac.
Regular Price: $110.00
Our Price: $88.00

<!–
–>

Huawei K3765 (Vodafone K3765)

K3765 USB Modem Details:

Huawei K3765 USB Modem Specifications:

• HSUPA/HSDPA/UMTS  (2100MHz/900MHz)
• GSM/GPRS/EDGE  (850/900/1800/1900MHz)
• Support 2Mbps (5.76Mbps ready ) HSUPA and 7.2Mbps HSDPA date service
• Support SMS and voice Service
• Micro SD Card Slot
• Plug and play
• Support Windows 2000, Windows XP, Windows Vista,Win7 and Mac Operating System

 

E1550 modem supports voice call, it is like you are making phone call from your mobile phone.HSDPA 3.6M with Micro SD card reader.
Regular Price: $82.50
Our Price: $66.00

Huawei E1550 HSDPA USB wireless card with SD Slot

Huawei E1550 Details:

Huawei E1550 USB Modem Specifications:

• HSDPA/WCDMA  (2100MHz)
• GSM/GRPS/EDGE (850/900/1800/1900MHz)
• HSDPA data transfer speed up to 3.6Mbps
• USB interface
• install automatically and easy to use
• Micro SD memory card slot(up to 4GB)
• size:70.1mmx25.7mmx 11.6mm
• Weight: 50g.
• System Requirements: windows 2000/XP/Vista or Mac OS X 128MB of RAM 50MB free hard disk space or above USB slot.

The E1550 supports message writing/sending/receiving and group sending (up to 20 contacts at a time). You can manage messages through the dashboard, such as sorting the messages by telephone number or time. You can also import/export messages between the SIM/USIM card and a laptop.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 1 so far )

Mengapa Kita Bersertifikasi

Posted on Januari 10, 2011. Filed under: Teknologi Informasi |

sumber: http://himawan.blogsome.com/2010/08/18/mengapa-kita-bersertifikasi/

Sekitar 10 tahun yg lalu gue memulai petualangan dgn sertifikasi profesional dari vendor IT yg berbeda-beda. Pergi ke testing center untuk ujian merupakan kegiatan regular yg gue lakukan waktu itu. Gue ingat ada beberapa rekan yg bilang gue hanya buang-buang waktu dan uang saja. Mereka bilang sertifikasi itu tidak bermanfaat dan tidak berpengaruh di dunia kerja.

Menariknya, gue menemukan fakta yg bertolak belakang dgn apa yg dibilang orang. Setidaknya di bidang computer network yg sudah gue tekuni selama lebih dari 10 tahun, sertifikasi profesional merupakan bagian penting dari hidup gue. Gue bahkan berani bilang bahwa gue mungkin tidak bisa mencapai apa yg sudah dicapai sekarang tanpa sertifikasi. Dan gue akan menuliskan di sini, semua alasan mengapa gue memutuskan untuk mengambil sertifikasi, dan bagaimana sertifikasi mempengaruhi kerjaan gue dari dulu sampai sekarang.

Jadi jika ada yg bertanya-tanya apakah mengambil sertifikasi itu masih bermanfaat, berikut adalah jawaban gue berdasarkan pengalaman pribadi.

1. Memudahkan pindah karir
Gue lulusan Teknik Mesin, jadi program sertifikasi dari Cisco Systems dan vendor-vendor lain sangat memudahkan ketika gue memutuskan untuk pindah karir ke computer networking. Sertifikasi memudahkan gue untuk menunjukkan ketertarikan di bidang tsb, membuat profil sbg network engineer dan mempercepat proses belajar banyak hal-hal yg masih baru buat gue waktu itu

2. Kebutuhan perusahaan
Ada saat-saat di mana perusahaan Sistem Integrator direkomendasikan untuk memperkerjakan karyawan bersertifikasi untuk meningkatkan hubungan bisnis dgn vendor pembuat produk atau solusi. Ini berarti perusahaan harus men training karyawan untuk lulus ujian sertifikasi, atau merekrut orang yg sudah bersertifikasi. Pada saat gue baru-baru pindah karir gue tidak memiliki pengalaman yg banyak, jadi gue pikir waktu itu perusahaan sekelas Schlumberger mau merekrut karena gue punya CCNA

3. Untuk mendapat bayaran lebih
Jadi akhirnya gue berhasil dapet kerja di NOC perusahaan. Tidak terlalu lama sebelum gue menyadari bahwa ada beberapa rekan kerja yg berada di posisi yg lebih bagus di perusahaan, mempunyai kemungkinan untuk berkarir lebih bagus, dan mendapat gaji yg lebih tinggi, karena mereka punya sertifikasi yg lebih bagus. Mereka punya CCIE, secara spesifik. Jadi akhirnya gue termotivasi untuk lulus ujian CCIE lab untuk alasan yg sederhana: supaya bisa pindah ke posisi yg lebih baik, dan mendapat bayaran yg lebih baik

4. Untuk pindah ke perusahaan lain
Memang benar sekarang ini kita tidak mendapat kerja karena sertifikasi yg kita punya. Kita bisa mendapat kerja lebih karena skill yg kita miliki, pengalaman, dan siapa yg kita kenal (Triple W rules: who we know, what we know, what we have done). Tapi sertifikasi profesional merupakan salah satu tolak ukur dari skill yg kita miliki, dan merupakan salah satu kriteria yg digunakan oleh recruiter untuk menyeleksi kandidat. Bayangkan kita menerima ribuan CV dan harus menyeleksi kurang dari 50 kandidat potensial untuk proses interview. Sbg recruiter, kita bisa memasukan keyword tertentu dari setiap CV, misal ‘CCIE’, ‘pengalaman 10 tahun’, ‘CRS’ dan lainnya untuk menyeleksi secara cepat. Kita bisa dapet kerjaan jika kita bisa lulus interview dan proses berikutnya. Tapi setidaknya memiliki sertifikasi memberi kita keuntungan lebih dari yg tidak, dan kita memiliki peluang lebih untuk lulus proses seleksi awal

5. Suka tantangan
Setelah gue lulus CCIE R&S tahun 2001 banyak pintu peluang yg terbuka. Punya CCIE memberi gue kesempatan utk kerja di perusahaan besar seperti IBM, dan juga membuat gue menerima banyak tawaran buat kerja di luar negri. Ketika akhirnya gue memutuskan buat pindah ke middle east tahun 2002, apa yg sebaiknya gue kerjakan berikutnya? Gue memutuskan untuk memberi tantangan buat gue pribadi dgn memasang target sertifikasi yg harus gue capai dalam tempo waktu tertentu. Hal ini sangat membantu gue untuk tidak menjadi malas dan bosan. Dan kalo boleh jujur, ketika gue baru pertama kali kerja di middle east suasana kerja itu tidak terlalu ‘nyaman’. Tapi karena gue sudah memutuskan untuk pindah ke sini, maka gue harus bertahan dan menerima konsekuensi dari keputusan yg gue ambil. Memasang sertifikasi baru sbg target dan mengerjarnya bisa membuat gue melupakan hal-hal buruk yg terjadi di kerjaan

6. Menikmati pengalaman
Mungkin terdengar aneh, tapi gue sangat suka keseluruhan proses dan pengalaman yg dijalani selama mengejar satu sertifikasi baru. Spt gue sebutkan di atas, mengejar sertifikasi bisa membuat gue melupakan hal-hal tidak nyaman yg terjadi di kerjaan. Sertifikasi membuat gue fokus ke satu hal. Bahkan gue bisa mencapai tahap di mana semua kegiatan hidup gue diatur untuk bisa membantu gue mencapai sertifikasi. Ketika mencoba lulus CCIE gue mengubah jam tidur. Gue menghabiskan banyak waktu di eBay ketika membeli peralatan untuk lab di rumah. Gue mengubah jadwal hidup sehari-hari agar tetap bisa bekerja, bersama keluarga, dan latihan CCIE lab. Keseluruhan proses untuk membeli lab, mengatur jadwal, berlatih secara ekstensif di lab, berdiskusi dgn teman belajar di Internet, dan perasaan ketika akhirnya gue berhasi lulus gue pikir adalah suatu pengalaman komplit yg jauh lebih penting dari sertifikasi nya sendiri

7. Untuk membuktikan diri
Selain semangat mengejar target, perasaaan ketika lulus, dan pengalaman yg didapat selama mengejar suatu sertifikasi, pernah ada waktu dimana gue mengambil sertifikasi baru hanya untuk membuktikan bahwa gue mampu melakukannya. Tahun 2005 gue akhirnya mendapat kesempatan interview dgn Cisco di middle east, dan gue ditolak dgn alasan ‘not qualified’. Sudah menjadi mimpi gue buat masuk Cisco sehingga waktu itu gue sangat memikirkan komentar tsb, dan akhirnya memutuskan untuk tidak mengambil gelar master dan mengubah target untuk lulus ujian CCIE Security. Gue sebenernya tidak terlalu suka dgn materi yg diujikan, tapi akhirnya gue lulus juga bulan Januari 2006 untuk menjadi salah satu dari sedikit Double CCIE di middle east. Anehnya, 10 bulan kemudian Cisco akhirnya merekrut gue walau untuk bekerja di kawasan Asia Pacific

8. Mempercepat untuk belajar skill baru
Gue bergabung dgn Cisco dgn pengalaman ekstensif menghadapi infrastruktur dan customer Enterprise. Di Advanced Services umumnya customer kita adalah Service Provider besar, sehingga untuk mempercepat proses belajar teknologi SP gue memutuskan untuk mengambil ujian CCIE Service Provider. Di setiap sertifikasi ada jalur belajar yg bisa diikuti, ada daftar buku yg harus dibaca, topik yg harus dikuasai dan dilatih di lab, dan ada ujian untuk menguji pemahaman kita. Ini berarti kita tidak perlu membuat strategi belajar yg benar-benar baru

9. Bonus langsung
Perusahaan gue yg sekarang memberikan bonus langsung buat karyawan yg bisa lulus ujian susah spt CCIE atau CCDE. Di tempat gue bekerja skrg, barangkali ini satu-satunya alasan mengapa orang-orang masih mau ujian sertifikasi. Dan gue pikir ini bukan alasan yg jelek. Perusahaan masih mau memberi bonus barangkali untuk membuat karyawan tetap semangat, memastikan skill karyawan selalu ter update, atau hanya karena perusahaan butuh alasan untuk bisa memberi bonus langsung ke karyawan

10. Menjadi satu dari sedikit orang
Sertifikasi memberi gue target utk dikejar. Sertifikasi menolong untuk memperbagus profil teknis gue. Skill baru yg gue pelajari dari sertifikasi membuat gue tetap kompetitif di pasaran. Bisa menjadi yg pertama lulus ujian sertifikasi baru membuat gue merasa spesial. Untuk menjadi salah satu dari sedikit orang yg bisa memiliki sertifikasi sulit tentunya sangat penting buat orang yg bekerja di area yg gue tekuni sekarang. Dan gue pikir setiap orang harus selalu menjadi yg terbaik di bidangnya, berusaha untuk menjadi bagian dari group yg hanya bisa dimasuki dgn kerja keras, dan bangga dgn semua pencapaian yg diraih

Gue tidak tahu mengapa orang-orang lain masih mau mengambil sertifikasi professional saat ini. Tapi jika ada yg berencana utk mengambil sertifikasi, saran gue untuk mencari alasan yg benar untuk melakukannya. Gue tahu apa alasan gue, dan gue percaya alasan-alasan tsb, dan mungkin ini yg membuat gue bisa menjadi gue yg sekarang.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 1 so far )

Kasus Blinking Pada Printer Jenis Inkjet

Posted on Januari 6, 2011. Filed under: Teknologi Informasi |

Kasus Blinking Pada Printer Jenis Inkjet
Perkembangan industri printer pada hari-hari terakhir memaksa kita untuk lebih serius mempelajari karakter-karakter printer terbaru sehingga gangguan-gangguan pada penggunaan printer yang diakibatkan oleh modifikasi ataupun hal-hal yang lain dapat kita cermati dan kemudian dapat kita berikan jalan keluar terbaik. Berikut akan dipaparkan tentang kerusakan-kerusakan yang sering terjadi pada printer inkjet dan tentunya yang disampaikan ini tidak lengkap dan jauh dari kesempurnaan, tetapi mudah-mudahan bisa bermanfaat, bagi kita para pengguna printer inkjet.

Permasalahan Pada Printer Inkjet

Pada printer Canon, Epson, HP, dan Inkjet semua type, jumlah pencetakannya akan selalu diakumulasikan hingga batas tertentu. Bila sudah mencapai batas yang ditetapkan, maka akan Overload dengan ditandai lampu LED menyala secara bergantian atau disebut dengan BLINKING dan bahkan mati total. Jika hal ini terjadi, maka mau tidak mau printer harus dibawa ke service center. Hal ini tidak masalah jika rumah kita dekat. Lalu bagaimana jika rumah kita di luar kota atau bahkan di luar pulau? Solusinya kita harus menservice sendiri printer kita, syaratnya harus punya software RESETTER dan trik bagaimana meresetnya. Dengan software ini anda juga bisa membuka service printer di rumah, dan pasti akan menjadi salah satu sumber uang.
Kenapa Blinking?

Sehabis proses head cleaning printer Anda tidak bisa nge-print? Tombol power dan tombol error menyala terus alias BLINKING. Jangan salahkan siapapun! Itu karena protection counter yang sedang menyelamatkan printer Anda, maksudnya protection counter tersebut memberitahu Anda bahwa tinta buangan dalam tangki penampungan sudah penuh.

Jika saja protection counter ini tidak memberitahu Anda maka tangki tinta pembuangan akan terus terisi ketika melakukan proses head cleaning dan penuh hingga membanjiri printer Anda dan kemungkinan printer Anda akan rusak total. Jadi akibat hal tersebut printer Anda tidak berfungsi dan tangki penampungannya harus di bersihkan/dikosongkan dahulu. Setelah itu Anda harus me-reset protection counter dengan bantuan software khusus.

Sayang sekali software untuk me-reset protection counter-nya tidak diberikan dalam paket penjualan printernya. Mungkin karena untuk mengganti/membersihkan tangki tinta penampungan membutuhkan skill teknisi. Memang, sedikitnya tangan Anda akan terciprat tinta tapi itu tidak masalah bukan? Tapi jika Anda tidak ingin terciprat tinta, sebaiknya Anda membawa printer Anda ke Service Center, jangan lupa membawa uang service sekitar Rp. 50.000,- plus ongkos jalan Anda! Dan rutinitas ini biasanya dilakukan 1 – 2 kali setahun tergantung pemakaian Anda!

Proses Terjadinya Blinking

Printer Inkjet pada semua tipe, memiliki sensor untuk menghitung berapa jumlah kertas yang telah tercetak dan hal ini akan terus diakumulasikan hingga mencapai batas yang telah ditetapkan oleh masing-masing vendor printer. Apabila batas tersebut telah tercapai maka akan terjadi overload dengan ciri-ciri lampu akan berkedip bergantian (merah-kuning, atau hijau-oranye) kejadian ini disebut dengan Blinking.

Sebenarnya Blinking maupun waste ink sebagai counter (penghitung) dimana kegunaan counter ini adalah untuk prepare jangan sampai limbah tinta di dalam printernya melebihi kapasitas busa / padnya (waste pad) sehingga kepenuhan dan luber, kalau sudah luber malah kotor dan bisa merembes ke part yang lain.
Kalau Anda memperhatikan modifikasi printer Epson atau Canon dengan menggunakan tinta infus, selalu dipasang botol kosong dibelakang body printer tersebut. Mengapa ? Hal ini dilakukan agar yang dibuang pada saat pertama printer dinyalakan ataupun pada saat proses cleaning tidak memenuhi busa penampungan.

Selain kerusakan blinking pada printer, ada beberapa macam kerusakan lainnya yaitu:

– Indikator kerusakan akibat driver tidak benar

– Dokumen berwarna yang tercetak hanya 1 warna

– Warna cetakan tidak bersih

– Hasil cetakan dan tampilan layar tidak sesuai

– Teks yang divetak terpotong pada pojok kiri bawah, tepi kiri, atau tepi bawah

– Teks atau gambar tercetak terbalik (seperti efek kaca)

– Pembesaran/pengecilan tidak benar

– File yang hanya satu halaman tercetak berulang kali, 2 kali atau lebih.

– Warna yang keluar bergaris atau tidak sesuai

– Garis lurus tercetak rusak/hancur

– Terlihat garis putih/bercak-bercak pada hasil cetakan

– Warna cetakan tergores atau tidak rata

– Printer tidak dapat mencetak

– Kertas tidak berjalan dari putaran printer

– Kerusakan pada rangkaian dasar seperti paper feed (pengumpan kertas), head printer, carriage (pembawa) head printer, power supply, electronic control package.
HEWLETT PACKARD TYPES

HP Deskjet Printers, HP Deskjet 460, HP Deskjet 3535, HP Deskjet 3744, HP Deskjet 3910, HP DeskjeT 3920, HP Deskjet 3930, HP DeskjeT 3940, HP Deskjet 5440, HP Deskjet 5940, HP Deskjet 6620, HP Deskjet 6940, HP DeskjeT 6980, HP Deskjet 6988, HP Deskjet D1300, HP Deskjet D1360, HP Deskjet D1400, HP Deskjet D2300, HP Deskjet D2360, HP Deskjet D2400, HP Deskjet D4100, HP Deskjet D4200, HP Deskjet F2100, HP Deskjet F300, HP Deskjet F380, HP Deskjet F4100, HP Officejet 4300 All-in-One, HP Officejet 5600 All-in-One, HP Officejet 6300 All-in-One, HP Officejet J5700 All-in-One, HP Officejet Pro K5300 HP Officejet Pro K5400, HP Officejet Pro K550 Color, HP Officejet Pro K850 Color, HP Officejet Pro L7400 All-in-One, HP Officejet Pro L7500 All-in-One, HP Officejet Pro 7600 All-in-One, HP Officejet Pro 7700 All-in-One, HP Photosmart 2570 All-in-One, HP Photosmart 3100 All-in-One, HP Photosmart 3200 All-in-One, HP Photosmart 3300 All-in-One, HP Photosmart C3100 All-in-One, HP Photosmart C4100 All-in-One, HP Photosmart C4200 All-in-One, HP Photosmart C4380 All-in-One, HP Photosmart C5100 All-in-One, HP Photosmart C5200 All-in-One, HP Photosmart C6100 All-in-One, HP Photosmart C6200 All-in-One, HP Photosmart C7100 All-in-One, HP Photosmart C7200 All-in-One, HP Photosmart C8100 All-in-One, HP Photosmart 422 Portable Photo Studio, HP Photosmart 425 Portable Photo Studio, HP Photosmart 428 Portable Photo Studio, HP Photosmart 470, HP Photosmart 7800, HP Photosmart 8000, HP Photosmart 8200, HP Photosmart A310, HP Photosmart A430 Portable Photo Studio, HP Photosmart A440, HP Photosmart A510, HP Photosmart A520, HP Photosmart A610, HP Photosmart A620, HP Photosmart A710, HP Photosmart A820, HP Photosmart D5060, HP Photosmart D5100, HP Photosmart D5300, HP Photosmart D7100, HP Photosmart D7200, HP Photosmart D7300, HP Photosmart D7400, HP Photosmart Pro B8350, HP Photosmart Pro B9180, HP PSC 1400 All-in-One, HP PSC 1500 All-in-One, HP Color LaserJet 1600, HP Color LaserJet 2550, HP Color LaserJet 2600, HP Color LaserJet 2700, HP Color LaserJet 3000, HP Color LaserJet 3500, HP Color LaserJet 3550, HP Color LaserJet 3600, HP Color LaserJet 3700, HP Color LaserJet 3800, HP Color LaserJet 4700, HP Color LaserJet CP3505, HP Color LaserJet CP4005, HP Color LaserJet 2820 All-in-One, HP Color LaserJet 2840 All-in-One, HP Color LaserJet 4730 MFP, HP Color LaserJet CM1015 MFP, HP Color LaserJet CM1017 MFP, HP Color LaserJet CM4730 MFP, HP LaserJet 5L, HP LaserJet 5Si MX, HP LaserJet 5Si, HP LaserJet 6L, HP LaserJet 1000, HP LaserJet 1005, HP LaserJet 1010, HP LaserJet 1012, HP LaserJet 1015, HP LaserJet 1022, HP LaserJet 1100, HP LaserJet 1150, HP LaserJet 1160, HP LaserJet 1200, HP LaserJet 1300, HP LaserJet 1320, HP LaserJet 2100, HP LaserJet 2200, HP LaserJet 2300, HP LaserJet 2410, HP LaserJet 2420, HP LaserJet 2430, HP LaserJet 3015, HP LaserJet 3020, HP LaserJet 3200, HP LaserJet 3300, HP LaserJet 4000, HP LaserJet 4050, HP LaserJet 4100, HP LaserJet 4200, HP LaserJet 4250, HP LaserJet 4300, HP LaserJet 4350, HP LaserJet 5000, HP LaserJet 5100, HP LaserJet 5200, HP LaserJet 8000, HP LaserJet 8100, HP LaserJet 8150, HP LaserJet 9000, HP LaserJet 9040, HP LaserJet 9050, HP LaserJet P1006, HP LaserJet P1505, HP LaserJet P2014, HP LaserJet P2015, HP LaserJet P3005, HP LaserJet 1220 All-in-One, HP LaserJet 3030 All-in-One, HP LaserJet 3050 All-in-One, HP LaserJet 3100 All-in-One, HP LaserJet 3150 All-in-One, HP LaserJet 3380 All-in-One, HP LaserJet 4100 MFP, HP LaserJet 4101 MFP, HP LaserJet 4345 MFP, HP LaserJet 8150 MFP, HP LaserJet 9000 MFP, HP LaserJet 9000L MFP, HP LaserJet 9040 MFP, HP LaserJet 9050 MFP, HP LaserJet M1005 MFP, HP LaserJet M2727 MFP, HP LaserJet M3027 MFP, HP LaserJet M3035 MFP, HP LaserJet M4345 MFP, HP LaserJet M5025 MFP, HP LaserJet M5035 MFP, HP LaserJet 5Si Mopier, HP LaserJet 240 Mopier, HP LaserJet 320 Mopier, Lexmark E120n, Lexmark E210, Lexmark E220, Lexmark E230, Lexmark E320

Dikutip dari: http://banuaprinter.com/info.html

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: