Teknologi Informasi

USB Modem 3G

Posted on Januari 11, 2011. Filed under: Teknologi Informasi |

Modem 3g yg umumnya banyak dijual di toko2 / pasaran adalah dari pabrikan Huawei

Huawei K3765 USB Modem Stick provides mobile broadband speeds of up to 7.2Mbps for download and 2Mbps for upload. The device is compatible with PC and Mac.
Regular Price: $110.00
Our Price: $88.00

<!–
–>

Huawei K3765 (Vodafone K3765)

K3765 USB Modem Details:

Huawei K3765 USB Modem Specifications:

• HSUPA/HSDPA/UMTS  (2100MHz/900MHz)
• GSM/GPRS/EDGE  (850/900/1800/1900MHz)
• Support 2Mbps (5.76Mbps ready ) HSUPA and 7.2Mbps HSDPA date service
• Support SMS and voice Service
• Micro SD Card Slot
• Plug and play
• Support Windows 2000, Windows XP, Windows Vista,Win7 and Mac Operating System

 

E1550 modem supports voice call, it is like you are making phone call from your mobile phone.HSDPA 3.6M with Micro SD card reader.
Regular Price: $82.50
Our Price: $66.00

Huawei E1550 HSDPA USB wireless card with SD Slot

Huawei E1550 Details:

Huawei E1550 USB Modem Specifications:

• HSDPA/WCDMA  (2100MHz)
• GSM/GRPS/EDGE (850/900/1800/1900MHz)
• HSDPA data transfer speed up to 3.6Mbps
• USB interface
• install automatically and easy to use
• Micro SD memory card slot(up to 4GB)
• size:70.1mmx25.7mmx 11.6mm
• Weight: 50g.
• System Requirements: windows 2000/XP/Vista or Mac OS X 128MB of RAM 50MB free hard disk space or above USB slot.

The E1550 supports message writing/sending/receiving and group sending (up to 20 contacts at a time). You can manage messages through the dashboard, such as sorting the messages by telephone number or time. You can also import/export messages between the SIM/USIM card and a laptop.

Iklan
Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 1 so far )

Mengapa Kita Bersertifikasi

Posted on Januari 10, 2011. Filed under: Teknologi Informasi |

sumber: http://himawan.blogsome.com/2010/08/18/mengapa-kita-bersertifikasi/

Sekitar 10 tahun yg lalu gue memulai petualangan dgn sertifikasi profesional dari vendor IT yg berbeda-beda. Pergi ke testing center untuk ujian merupakan kegiatan regular yg gue lakukan waktu itu. Gue ingat ada beberapa rekan yg bilang gue hanya buang-buang waktu dan uang saja. Mereka bilang sertifikasi itu tidak bermanfaat dan tidak berpengaruh di dunia kerja.

Menariknya, gue menemukan fakta yg bertolak belakang dgn apa yg dibilang orang. Setidaknya di bidang computer network yg sudah gue tekuni selama lebih dari 10 tahun, sertifikasi profesional merupakan bagian penting dari hidup gue. Gue bahkan berani bilang bahwa gue mungkin tidak bisa mencapai apa yg sudah dicapai sekarang tanpa sertifikasi. Dan gue akan menuliskan di sini, semua alasan mengapa gue memutuskan untuk mengambil sertifikasi, dan bagaimana sertifikasi mempengaruhi kerjaan gue dari dulu sampai sekarang.

Jadi jika ada yg bertanya-tanya apakah mengambil sertifikasi itu masih bermanfaat, berikut adalah jawaban gue berdasarkan pengalaman pribadi.

1. Memudahkan pindah karir
Gue lulusan Teknik Mesin, jadi program sertifikasi dari Cisco Systems dan vendor-vendor lain sangat memudahkan ketika gue memutuskan untuk pindah karir ke computer networking. Sertifikasi memudahkan gue untuk menunjukkan ketertarikan di bidang tsb, membuat profil sbg network engineer dan mempercepat proses belajar banyak hal-hal yg masih baru buat gue waktu itu

2. Kebutuhan perusahaan
Ada saat-saat di mana perusahaan Sistem Integrator direkomendasikan untuk memperkerjakan karyawan bersertifikasi untuk meningkatkan hubungan bisnis dgn vendor pembuat produk atau solusi. Ini berarti perusahaan harus men training karyawan untuk lulus ujian sertifikasi, atau merekrut orang yg sudah bersertifikasi. Pada saat gue baru-baru pindah karir gue tidak memiliki pengalaman yg banyak, jadi gue pikir waktu itu perusahaan sekelas Schlumberger mau merekrut karena gue punya CCNA

3. Untuk mendapat bayaran lebih
Jadi akhirnya gue berhasil dapet kerja di NOC perusahaan. Tidak terlalu lama sebelum gue menyadari bahwa ada beberapa rekan kerja yg berada di posisi yg lebih bagus di perusahaan, mempunyai kemungkinan untuk berkarir lebih bagus, dan mendapat gaji yg lebih tinggi, karena mereka punya sertifikasi yg lebih bagus. Mereka punya CCIE, secara spesifik. Jadi akhirnya gue termotivasi untuk lulus ujian CCIE lab untuk alasan yg sederhana: supaya bisa pindah ke posisi yg lebih baik, dan mendapat bayaran yg lebih baik

4. Untuk pindah ke perusahaan lain
Memang benar sekarang ini kita tidak mendapat kerja karena sertifikasi yg kita punya. Kita bisa mendapat kerja lebih karena skill yg kita miliki, pengalaman, dan siapa yg kita kenal (Triple W rules: who we know, what we know, what we have done). Tapi sertifikasi profesional merupakan salah satu tolak ukur dari skill yg kita miliki, dan merupakan salah satu kriteria yg digunakan oleh recruiter untuk menyeleksi kandidat. Bayangkan kita menerima ribuan CV dan harus menyeleksi kurang dari 50 kandidat potensial untuk proses interview. Sbg recruiter, kita bisa memasukan keyword tertentu dari setiap CV, misal ‘CCIE’, ‘pengalaman 10 tahun’, ‘CRS’ dan lainnya untuk menyeleksi secara cepat. Kita bisa dapet kerjaan jika kita bisa lulus interview dan proses berikutnya. Tapi setidaknya memiliki sertifikasi memberi kita keuntungan lebih dari yg tidak, dan kita memiliki peluang lebih untuk lulus proses seleksi awal

5. Suka tantangan
Setelah gue lulus CCIE R&S tahun 2001 banyak pintu peluang yg terbuka. Punya CCIE memberi gue kesempatan utk kerja di perusahaan besar seperti IBM, dan juga membuat gue menerima banyak tawaran buat kerja di luar negri. Ketika akhirnya gue memutuskan buat pindah ke middle east tahun 2002, apa yg sebaiknya gue kerjakan berikutnya? Gue memutuskan untuk memberi tantangan buat gue pribadi dgn memasang target sertifikasi yg harus gue capai dalam tempo waktu tertentu. Hal ini sangat membantu gue untuk tidak menjadi malas dan bosan. Dan kalo boleh jujur, ketika gue baru pertama kali kerja di middle east suasana kerja itu tidak terlalu ‘nyaman’. Tapi karena gue sudah memutuskan untuk pindah ke sini, maka gue harus bertahan dan menerima konsekuensi dari keputusan yg gue ambil. Memasang sertifikasi baru sbg target dan mengerjarnya bisa membuat gue melupakan hal-hal buruk yg terjadi di kerjaan

6. Menikmati pengalaman
Mungkin terdengar aneh, tapi gue sangat suka keseluruhan proses dan pengalaman yg dijalani selama mengejar satu sertifikasi baru. Spt gue sebutkan di atas, mengejar sertifikasi bisa membuat gue melupakan hal-hal tidak nyaman yg terjadi di kerjaan. Sertifikasi membuat gue fokus ke satu hal. Bahkan gue bisa mencapai tahap di mana semua kegiatan hidup gue diatur untuk bisa membantu gue mencapai sertifikasi. Ketika mencoba lulus CCIE gue mengubah jam tidur. Gue menghabiskan banyak waktu di eBay ketika membeli peralatan untuk lab di rumah. Gue mengubah jadwal hidup sehari-hari agar tetap bisa bekerja, bersama keluarga, dan latihan CCIE lab. Keseluruhan proses untuk membeli lab, mengatur jadwal, berlatih secara ekstensif di lab, berdiskusi dgn teman belajar di Internet, dan perasaan ketika akhirnya gue berhasi lulus gue pikir adalah suatu pengalaman komplit yg jauh lebih penting dari sertifikasi nya sendiri

7. Untuk membuktikan diri
Selain semangat mengejar target, perasaaan ketika lulus, dan pengalaman yg didapat selama mengejar suatu sertifikasi, pernah ada waktu dimana gue mengambil sertifikasi baru hanya untuk membuktikan bahwa gue mampu melakukannya. Tahun 2005 gue akhirnya mendapat kesempatan interview dgn Cisco di middle east, dan gue ditolak dgn alasan ‘not qualified’. Sudah menjadi mimpi gue buat masuk Cisco sehingga waktu itu gue sangat memikirkan komentar tsb, dan akhirnya memutuskan untuk tidak mengambil gelar master dan mengubah target untuk lulus ujian CCIE Security. Gue sebenernya tidak terlalu suka dgn materi yg diujikan, tapi akhirnya gue lulus juga bulan Januari 2006 untuk menjadi salah satu dari sedikit Double CCIE di middle east. Anehnya, 10 bulan kemudian Cisco akhirnya merekrut gue walau untuk bekerja di kawasan Asia Pacific

8. Mempercepat untuk belajar skill baru
Gue bergabung dgn Cisco dgn pengalaman ekstensif menghadapi infrastruktur dan customer Enterprise. Di Advanced Services umumnya customer kita adalah Service Provider besar, sehingga untuk mempercepat proses belajar teknologi SP gue memutuskan untuk mengambil ujian CCIE Service Provider. Di setiap sertifikasi ada jalur belajar yg bisa diikuti, ada daftar buku yg harus dibaca, topik yg harus dikuasai dan dilatih di lab, dan ada ujian untuk menguji pemahaman kita. Ini berarti kita tidak perlu membuat strategi belajar yg benar-benar baru

9. Bonus langsung
Perusahaan gue yg sekarang memberikan bonus langsung buat karyawan yg bisa lulus ujian susah spt CCIE atau CCDE. Di tempat gue bekerja skrg, barangkali ini satu-satunya alasan mengapa orang-orang masih mau ujian sertifikasi. Dan gue pikir ini bukan alasan yg jelek. Perusahaan masih mau memberi bonus barangkali untuk membuat karyawan tetap semangat, memastikan skill karyawan selalu ter update, atau hanya karena perusahaan butuh alasan untuk bisa memberi bonus langsung ke karyawan

10. Menjadi satu dari sedikit orang
Sertifikasi memberi gue target utk dikejar. Sertifikasi menolong untuk memperbagus profil teknis gue. Skill baru yg gue pelajari dari sertifikasi membuat gue tetap kompetitif di pasaran. Bisa menjadi yg pertama lulus ujian sertifikasi baru membuat gue merasa spesial. Untuk menjadi salah satu dari sedikit orang yg bisa memiliki sertifikasi sulit tentunya sangat penting buat orang yg bekerja di area yg gue tekuni sekarang. Dan gue pikir setiap orang harus selalu menjadi yg terbaik di bidangnya, berusaha untuk menjadi bagian dari group yg hanya bisa dimasuki dgn kerja keras, dan bangga dgn semua pencapaian yg diraih

Gue tidak tahu mengapa orang-orang lain masih mau mengambil sertifikasi professional saat ini. Tapi jika ada yg berencana utk mengambil sertifikasi, saran gue untuk mencari alasan yg benar untuk melakukannya. Gue tahu apa alasan gue, dan gue percaya alasan-alasan tsb, dan mungkin ini yg membuat gue bisa menjadi gue yg sekarang.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 1 so far )

Kasus Blinking Pada Printer Jenis Inkjet

Posted on Januari 6, 2011. Filed under: Teknologi Informasi |

Kasus Blinking Pada Printer Jenis Inkjet
Perkembangan industri printer pada hari-hari terakhir memaksa kita untuk lebih serius mempelajari karakter-karakter printer terbaru sehingga gangguan-gangguan pada penggunaan printer yang diakibatkan oleh modifikasi ataupun hal-hal yang lain dapat kita cermati dan kemudian dapat kita berikan jalan keluar terbaik. Berikut akan dipaparkan tentang kerusakan-kerusakan yang sering terjadi pada printer inkjet dan tentunya yang disampaikan ini tidak lengkap dan jauh dari kesempurnaan, tetapi mudah-mudahan bisa bermanfaat, bagi kita para pengguna printer inkjet.

Permasalahan Pada Printer Inkjet

Pada printer Canon, Epson, HP, dan Inkjet semua type, jumlah pencetakannya akan selalu diakumulasikan hingga batas tertentu. Bila sudah mencapai batas yang ditetapkan, maka akan Overload dengan ditandai lampu LED menyala secara bergantian atau disebut dengan BLINKING dan bahkan mati total. Jika hal ini terjadi, maka mau tidak mau printer harus dibawa ke service center. Hal ini tidak masalah jika rumah kita dekat. Lalu bagaimana jika rumah kita di luar kota atau bahkan di luar pulau? Solusinya kita harus menservice sendiri printer kita, syaratnya harus punya software RESETTER dan trik bagaimana meresetnya. Dengan software ini anda juga bisa membuka service printer di rumah, dan pasti akan menjadi salah satu sumber uang.
Kenapa Blinking?

Sehabis proses head cleaning printer Anda tidak bisa nge-print? Tombol power dan tombol error menyala terus alias BLINKING. Jangan salahkan siapapun! Itu karena protection counter yang sedang menyelamatkan printer Anda, maksudnya protection counter tersebut memberitahu Anda bahwa tinta buangan dalam tangki penampungan sudah penuh.

Jika saja protection counter ini tidak memberitahu Anda maka tangki tinta pembuangan akan terus terisi ketika melakukan proses head cleaning dan penuh hingga membanjiri printer Anda dan kemungkinan printer Anda akan rusak total. Jadi akibat hal tersebut printer Anda tidak berfungsi dan tangki penampungannya harus di bersihkan/dikosongkan dahulu. Setelah itu Anda harus me-reset protection counter dengan bantuan software khusus.

Sayang sekali software untuk me-reset protection counter-nya tidak diberikan dalam paket penjualan printernya. Mungkin karena untuk mengganti/membersihkan tangki tinta penampungan membutuhkan skill teknisi. Memang, sedikitnya tangan Anda akan terciprat tinta tapi itu tidak masalah bukan? Tapi jika Anda tidak ingin terciprat tinta, sebaiknya Anda membawa printer Anda ke Service Center, jangan lupa membawa uang service sekitar Rp. 50.000,- plus ongkos jalan Anda! Dan rutinitas ini biasanya dilakukan 1 – 2 kali setahun tergantung pemakaian Anda!

Proses Terjadinya Blinking

Printer Inkjet pada semua tipe, memiliki sensor untuk menghitung berapa jumlah kertas yang telah tercetak dan hal ini akan terus diakumulasikan hingga mencapai batas yang telah ditetapkan oleh masing-masing vendor printer. Apabila batas tersebut telah tercapai maka akan terjadi overload dengan ciri-ciri lampu akan berkedip bergantian (merah-kuning, atau hijau-oranye) kejadian ini disebut dengan Blinking.

Sebenarnya Blinking maupun waste ink sebagai counter (penghitung) dimana kegunaan counter ini adalah untuk prepare jangan sampai limbah tinta di dalam printernya melebihi kapasitas busa / padnya (waste pad) sehingga kepenuhan dan luber, kalau sudah luber malah kotor dan bisa merembes ke part yang lain.
Kalau Anda memperhatikan modifikasi printer Epson atau Canon dengan menggunakan tinta infus, selalu dipasang botol kosong dibelakang body printer tersebut. Mengapa ? Hal ini dilakukan agar yang dibuang pada saat pertama printer dinyalakan ataupun pada saat proses cleaning tidak memenuhi busa penampungan.

Selain kerusakan blinking pada printer, ada beberapa macam kerusakan lainnya yaitu:

– Indikator kerusakan akibat driver tidak benar

– Dokumen berwarna yang tercetak hanya 1 warna

– Warna cetakan tidak bersih

– Hasil cetakan dan tampilan layar tidak sesuai

– Teks yang divetak terpotong pada pojok kiri bawah, tepi kiri, atau tepi bawah

– Teks atau gambar tercetak terbalik (seperti efek kaca)

– Pembesaran/pengecilan tidak benar

– File yang hanya satu halaman tercetak berulang kali, 2 kali atau lebih.

– Warna yang keluar bergaris atau tidak sesuai

– Garis lurus tercetak rusak/hancur

– Terlihat garis putih/bercak-bercak pada hasil cetakan

– Warna cetakan tergores atau tidak rata

– Printer tidak dapat mencetak

– Kertas tidak berjalan dari putaran printer

– Kerusakan pada rangkaian dasar seperti paper feed (pengumpan kertas), head printer, carriage (pembawa) head printer, power supply, electronic control package.
HEWLETT PACKARD TYPES

HP Deskjet Printers, HP Deskjet 460, HP Deskjet 3535, HP Deskjet 3744, HP Deskjet 3910, HP DeskjeT 3920, HP Deskjet 3930, HP DeskjeT 3940, HP Deskjet 5440, HP Deskjet 5940, HP Deskjet 6620, HP Deskjet 6940, HP DeskjeT 6980, HP Deskjet 6988, HP Deskjet D1300, HP Deskjet D1360, HP Deskjet D1400, HP Deskjet D2300, HP Deskjet D2360, HP Deskjet D2400, HP Deskjet D4100, HP Deskjet D4200, HP Deskjet F2100, HP Deskjet F300, HP Deskjet F380, HP Deskjet F4100, HP Officejet 4300 All-in-One, HP Officejet 5600 All-in-One, HP Officejet 6300 All-in-One, HP Officejet J5700 All-in-One, HP Officejet Pro K5300 HP Officejet Pro K5400, HP Officejet Pro K550 Color, HP Officejet Pro K850 Color, HP Officejet Pro L7400 All-in-One, HP Officejet Pro L7500 All-in-One, HP Officejet Pro 7600 All-in-One, HP Officejet Pro 7700 All-in-One, HP Photosmart 2570 All-in-One, HP Photosmart 3100 All-in-One, HP Photosmart 3200 All-in-One, HP Photosmart 3300 All-in-One, HP Photosmart C3100 All-in-One, HP Photosmart C4100 All-in-One, HP Photosmart C4200 All-in-One, HP Photosmart C4380 All-in-One, HP Photosmart C5100 All-in-One, HP Photosmart C5200 All-in-One, HP Photosmart C6100 All-in-One, HP Photosmart C6200 All-in-One, HP Photosmart C7100 All-in-One, HP Photosmart C7200 All-in-One, HP Photosmart C8100 All-in-One, HP Photosmart 422 Portable Photo Studio, HP Photosmart 425 Portable Photo Studio, HP Photosmart 428 Portable Photo Studio, HP Photosmart 470, HP Photosmart 7800, HP Photosmart 8000, HP Photosmart 8200, HP Photosmart A310, HP Photosmart A430 Portable Photo Studio, HP Photosmart A440, HP Photosmart A510, HP Photosmart A520, HP Photosmart A610, HP Photosmart A620, HP Photosmart A710, HP Photosmart A820, HP Photosmart D5060, HP Photosmart D5100, HP Photosmart D5300, HP Photosmart D7100, HP Photosmart D7200, HP Photosmart D7300, HP Photosmart D7400, HP Photosmart Pro B8350, HP Photosmart Pro B9180, HP PSC 1400 All-in-One, HP PSC 1500 All-in-One, HP Color LaserJet 1600, HP Color LaserJet 2550, HP Color LaserJet 2600, HP Color LaserJet 2700, HP Color LaserJet 3000, HP Color LaserJet 3500, HP Color LaserJet 3550, HP Color LaserJet 3600, HP Color LaserJet 3700, HP Color LaserJet 3800, HP Color LaserJet 4700, HP Color LaserJet CP3505, HP Color LaserJet CP4005, HP Color LaserJet 2820 All-in-One, HP Color LaserJet 2840 All-in-One, HP Color LaserJet 4730 MFP, HP Color LaserJet CM1015 MFP, HP Color LaserJet CM1017 MFP, HP Color LaserJet CM4730 MFP, HP LaserJet 5L, HP LaserJet 5Si MX, HP LaserJet 5Si, HP LaserJet 6L, HP LaserJet 1000, HP LaserJet 1005, HP LaserJet 1010, HP LaserJet 1012, HP LaserJet 1015, HP LaserJet 1022, HP LaserJet 1100, HP LaserJet 1150, HP LaserJet 1160, HP LaserJet 1200, HP LaserJet 1300, HP LaserJet 1320, HP LaserJet 2100, HP LaserJet 2200, HP LaserJet 2300, HP LaserJet 2410, HP LaserJet 2420, HP LaserJet 2430, HP LaserJet 3015, HP LaserJet 3020, HP LaserJet 3200, HP LaserJet 3300, HP LaserJet 4000, HP LaserJet 4050, HP LaserJet 4100, HP LaserJet 4200, HP LaserJet 4250, HP LaserJet 4300, HP LaserJet 4350, HP LaserJet 5000, HP LaserJet 5100, HP LaserJet 5200, HP LaserJet 8000, HP LaserJet 8100, HP LaserJet 8150, HP LaserJet 9000, HP LaserJet 9040, HP LaserJet 9050, HP LaserJet P1006, HP LaserJet P1505, HP LaserJet P2014, HP LaserJet P2015, HP LaserJet P3005, HP LaserJet 1220 All-in-One, HP LaserJet 3030 All-in-One, HP LaserJet 3050 All-in-One, HP LaserJet 3100 All-in-One, HP LaserJet 3150 All-in-One, HP LaserJet 3380 All-in-One, HP LaserJet 4100 MFP, HP LaserJet 4101 MFP, HP LaserJet 4345 MFP, HP LaserJet 8150 MFP, HP LaserJet 9000 MFP, HP LaserJet 9000L MFP, HP LaserJet 9040 MFP, HP LaserJet 9050 MFP, HP LaserJet M1005 MFP, HP LaserJet M2727 MFP, HP LaserJet M3027 MFP, HP LaserJet M3035 MFP, HP LaserJet M4345 MFP, HP LaserJet M5025 MFP, HP LaserJet M5035 MFP, HP LaserJet 5Si Mopier, HP LaserJet 240 Mopier, HP LaserJet 320 Mopier, Lexmark E120n, Lexmark E210, Lexmark E220, Lexmark E230, Lexmark E320

Dikutip dari: http://banuaprinter.com/info.html

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: