Perawatan kaki kaki Mobil Daihatsu Xenia

Posted on Maret 20, 2017. Filed under: Car, Indonesian | Tag:, , , , , |

Akhirnya Mobil bekas Daihatsu Xenia Xi 1300cc 2010 vvti pun perlu perawatan yg tidak seharusnya atau lebih / kurang normal.

perawatan yg saya lakukan disini adalah usaha pencegahan bukan perbaikan, karena kalau perbaikan saya tidak memiliki skillnya.

image

Foto saat banjir 28Feb2017

Karena sudah termasuk golongan
Motuba atau mobil tua bangka (sudah lebih dari 5 tahun umurnya).
image

Mungkin body luarnya masih keliatan bagus (mengkilap, mulus, dll)

Namun belum tentu dengan bagian bawah terutama kaki-kakinya. Biasanya karena faktor usia maka kemungkinan penyakit/problem yg akan muncul yaitu :
image

1. Chasis yg terbuat dari bahan logam besi akan berkarat, apalagi jika sering melibas genangan air kotor, atau yg lebih parah terendam banjir.

Karat/korosi bisa disebabkan karena faktor cuaca yaitu kelembaban udara tinggi ( >50%) bisa dicek dengan alat hygrometer maka udara banyak mengandung uap air. Jika tinggal di daerah pesisir pantai maka lebih parah udaranya lebih banyak mengandung uap air garam. Selain itu air hujan juga mengandung asam yg pasti akan mengikis cat & besi menyebabkan karat.

Yg lebih parah jika didiamkan maka karat akan menyebar seperti kanker dan semakin dalam memakan besi,  maka besi pun akan keropos dan jika terkena benturan pasti akan langsung hancur/patah.

Usaha yg saya lakukan adalah mengamplas karat / korosi yg masih sedikit / halus / relatif belum terlalu dalam, jika karat sudah dalam alias memakan 50% lebih besinya percuma diamplas atau dicat coating karena sudah pasti akan hancur juga. Mau tidak mau harus ganti baru 1 bagian parts tersebut.

image

2. Karet boot penutup balljoint, tierod, dll. Akan mulai robek karena getas/keras akibatnya gemuk/pelumas yg ada di dalamnya akan habis, paling mudah dilihat yaitu akan ada debu/pasir menempel di karet tersebut maka sudah pasti gemuknya bocor. Karena gemuk / oli bersifat menangkap kotoran.
Maka lama kelamaan besi akan saling bergesek dan akhirnya aus/patah. Lalu parts pun rusak & ganti baru dengan membayar biaya beli baru & jasa pasang montir.

image

Tampak chasiss kaki2 sudah mulai berkarat dimakan usia & cuaca

Lalu di waktu luang/liburan pun saya melakukannya sendiri atau bahasa kerennya D.I.Y (do it yourself)

image

Kenapa saya tidak ke bengkel saja ? Mungkin karena alasan beberapa alasan yg cukup subyektif.

Jika ke bengkel maka kerugiannya :
1. Biaya cukup mahal. Antikarat full chassis bawah + plus pintu  total rp. 1.9 juta di bengkel resmi ADM (Astra Daihatsu Motor)

image

2. Tidak bisa sesuai keinginan kita, misal tebal tipisnya antikarat yg disemprotkan, pasti kita maunya setebal/sebanyak mungkin kan? Sementara mereka pasti sudah punya standar operation procedure mengenai jumlah pemakaian bahan.

Keuntungannya jika diservis di bengkel resmi :
1. Tenaga tidak terlalu terkuras habis sehingga badan pun tidak perlu sampai sakit ngilu, nyeri, pegal, dll.

2. Waktu pun tidak terbuang semua 1 harian, karena mekanik bengkel pasti sudah cukup pengalaman & ahli.
Sehingga bisa melakukan hal2 lain yg lebih berguna.

3. Kualitas hasilnya pasti akan lebih baik karena dilakukan dengan mesin hidrolik & bahan antikarat yg sesuai dengan harga yg kita bayar.

4. Hitung2 sedikit beramal & memberi pemasukan ke bengkel resmi yg memang tarifnya pasti lebih mahal daripada bengkel umum.

image

Jika DIY alias otodidak melakukan servis sendiri akhirnya menjadi montir dadakan ga jelas..

Berbekal artikel di internet tentang cara memeriksa & memperbaiki kondisi kaki2 mobil xenia/avanza & juga kemajuan teknologi gadget hp sehingga menjadi lebih mudah bagi saya untuk mencobanya sendiri.

Keuntungannya jika melakukan sendiri yaitu:
1. Lebih irit uang, hanya perlu beli cat minyak/besi warha hitam, amplas kasar& halus, thinner, gemuk, silicon spray, dll. Dan juga sarapan, energi, fisik yg prima.

2. Ada rasa puas jika sudah selesai & berhasil melakukannya meski ada pengorbanannya juga.

3. Tidak perlu antre / pakai nomor giliran asal ada niat tekad kemauan bisa melakukannya kapan pun dan juga harus ada tempat yg datar untuk mendongrak.

Namun adapun kekurangannya jika melakukannya sendiri yaitu :

1. Tenaga, waktu, karena umumnya kita berprofesi sebagai bukan montir sehingga tidak terbiasa dengan kegiatan seperti ini.
Terbukti setelah selesai melakukannya badan saya terasa pegal2 & nyeri2 semua terutama di bagian pinggang & leher.

Karena keterbatasan alat yaitu dongkrak hidrolik akibatnya kita harus ngolong2 untuk melihat keadaan kaki-kaki mobil. Untungnya mobil avanza xenia termasuk yg penggerak roda belakang dan juga cukup tinggi sehingga saat di dongkrak abis ada ruang yg cukup untuk masuk ke kolongny, beda dengan mobil sedan / city car yg rendah.

2. Resiko kotor & tercemar bahan kimia, karena kegiatan seperti montir yaitu melumasi & mengecat akan berhubungan dengan bahan kimia seperti thinner, oli, debu, cat, amplas serbuk besi, dll. Hal ini bisa dicegah dengan menggunakan sarung tangan, masker, kacamata, dll.

image

Akhirnya saya puas juga meskipun di sisi lain badan saya terasa pegal2 & nyeri2 seperti digebukin.

image

image
Bagian gardan belakang yg sebelum di cat tampak korosi, setelah dicat tampak mengkilat seperti baru 🙂

Hasilnya sy berharap semoga lebih awet & kuat dalam menahan karat.

Namun itu semua kembali ke pilihan kita sendiri, jika punya uang cukup & tidak ingin rumit / ingin praktis maka hanya perlu reservasi + duduk manis 7 santai sambil ngopi/maen hp pake free wifi, tinggal bayar & dapat garansi pula.

Atau jika ingin nekat jadi montir dadakan dengan resiko sakit ngilu pegal seluruh badan dengan hasil yg belum tentu sebagus kerjaan bengkel resmi namun irit biaya.

Trim’s sudah mampir & membaca semoga bermanfaat 🙂

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Mobil Bekas Daihatsu Xenia

Posted on Desember 30, 2016. Filed under: Car, Life | Tag:, |

Setelah Suzuki Splash dijual, saya sempat merasa tidak ingin naik mobil lagi karena lalu lintas di jakarta yang selalu macet terutama saat jam sibuk (berangkat & pulang kerja). Namun di 1 sisi keinginan terus menghantui pikiran karena sudah merasakan nikmat, aman, nyamannya naik mobil (asumsi tidak macet & tidak banjir)

akhirnya berhubung sering pinjam mobil kantor punya teman yaitu Toyota Avanza 2014 dan merasakan plus minusnya , saya pilih Daihatsu Xenia. kenapa ?

1. sama-sama 1 pabrik yaitu ASTRA, mesin pun sebenarnya buatan Daihatsu
2. harga lebih murah dibanding Avanza.
3. lebih banyak Fiturnya misal Tape Digital, Velg Racing, dll.

biar bagaimanapun hasil penjualan Splash masih kurang untuk dapat menebus Xenia dengan Tahun sama. Sehingga budget pun harus ditambah.

Harga baru Great New Xenia 2016 pun sangat mahal & tidak terjangkau, bayangkan tipe terendahnya saja yaitu D MT 1000cc sudah berkisar diantara 156 juta rupiah (OTR).

akhirnya saya pun berburu mobil bekas via online trading semisal OLX, Carmudi, mobil123, dll.

sudah beberapa orang yg saya hubungi namun ada kendala misalnya saat saya telepon penjualnya, tidak diangkat atau hanya Whatsapp saja. akhirnya saya tinggalkan orang2 model begini.

saya pun sempat pesimis dengan mobil bekas karena namanya mobil bekas umumnya sudah dipoles bagian luarnya saja sehingga tampak bagus, apalagi kita sebagai pembeli tentunya ingin mendapatkan mobil sebagus mungkin dengan harga semurah-murahnya, sementara penjual pun ingin melepas mobil dagangannya dengan harga setinggi-tingginya dan secepat mungkin supaya tidak buang waktu.

sesuai hukum ekonomi, barang bagus biasanya berharga tinggi dan jumlahnya sedikit.demikian pula halnya dengan mobil bekas yg berada di showroom, semakin bagus showroomnya maka harga mobilnya pun akan semakin mahal sebanding dengan kualitas barangnya.

saya sempat hunting ke daerah MGK (Mega Glodok Kemayoran) dan jumlah stok Xenia lama (dibawah 2012) sudah sangat sedikit, lebih banyak stok Avanzanya.

akhirnya setelah minggu pertama sia-sia, tiba2 adik saya memberikan channel / kenalannya sebagai penumpang GRABCAR. saya pun sempat menyambangin lapaknya, namun yg saya temui hanyalah sebuah Xenia tanpa plat nomor yg sedang dipoles.. tanpa pernah terpikir sebelumnya bahwa saya akan memiliki mobil tersebut.

dengan langkah putus asa & lelah saya pun berniat pulang, karena bos pemilik lapak tersebut tidak ada & hanya dilayani oleh tukang poles mobil saja. akhirnya tiba2 saat mau pulang sang Bos pun WhatsApp dan sedikit memohon agar melihat dulu Xenia yg dimaksud. Akhirnya daripada menyesal pulang saya pikir ya sudahlah iseng2 lihat dulu.

ternyata memang benar Xenia yg dimaksud adalah yg sedang dipoles itu. Pertemuan  pertama kali saya  hanya melihat sekilas saja, saya pikir wah ini mobil sudah lama juga (KM sudah 79,700) tapi sepintas masih mulus & lengkap juga fitur2nya.

Pertemuan #2 : saya mulai penasaran dengan kondisi mesinnya, lalu saya mulai tes 1 per 1 sedetail mungkin, untungnya mesinnya tidak berasap putih ataupun hitam & kering (tidak ada kebocoran oli/cairan apapun)

namun saya tidak langsung deal beli jadi, karena saya masih ada option di showroom lain. yaitu di SUNTER BOS (Bursa Otomotif Sunter) dengan Xenia 2011 silver.
harga yg ditawarkan cukup tinggi yaitu Rp. 99 Juta

Plus :
1. Kabin yg Wangi Harum.
2. Velg Racing besar 15″
3. tape Double Din (TV, DVD, dll)
4. Parking Camera
5. sensor parkir 4 titik

Minus :
1. tidak ada bumper belakang
2. mika lampu depan sudah butek sehingga pasti jadi kurang terang. (kalau ganti cukup mahal harganya)
3. velg racing & ban lebar akan memperlambat akselerasi & membebani kaki2.
4.suara mesin agak kasar & belum pernah tes drive.
5. tape Double DIN akan menarik perhatian orang iseng (maling) apalagi mobil akan saya parkir di tempat yg jauh dari rumah.

nego 95 jt pun dikasih..
secara penampilan lebih ok yg ini. namun karena hari minggu tidak buka & akhirnya saya tidak jadi beli, disamping itu saya kurang membutuhkan kemewahan seperti tape Double DIN, camera parkir, kabin yg harum, lagipula secara teknis velg racing besar akan membebani sektor kaki2 dan tidak nyaman.

minggu ketiga pun saya berniat tes drive ke#2 & lebih detail.
untungnya sang penjual yaitu Ko Andi orangnya sangat sabar & ramah, friendly. tidak jutek/sombong seperti kebanyakan pedagang mobil.

bisa jadi saya adalah calon pembeli yg sangat cerewet & menyebalkan karena sudah menawar terus , 2x melihat, menyeleksi bagian dalam mobil (termasuk mesin, dll) mencoba mobil dengan sepuas2nya namun masih dalam batas2 kewajaran. masih belum jadi beli juga. padahal Ko Andi sudah minta DP namun kita pelit ga kasih & dia tetap sabar tidak marah.

akhirnya saya pun tidak menemukan keanehan / kekurangan apapun yg begitu parah dari mobil ini, sehingga saya pun tidak memiliki alasan lagi untuk tidak membeli mobil ini..

PLUS :
1. mesin halus, tidak pincang, kering tidak bocor, bersih terawat.

2. ada foglamp, bumper depan & belakang, sarung jok kulit, spoiler, electric mirror, power window with auto open/close, list chrome.
3. AC dingin & kencang.

4. sensor-sensor mesin masih berfungsi semua & tidak ada gejala problem

sebelum mesin dinyalakan, standby Acc, sensor harus nyala artinya normal

setelah mesin nyala, maka semua semua sensor harus mati artinya normal

MINUS :
1. Radio Tape standard belum ada USB slot, jadi agak sulit jika ingin colok flashdisk meski masih bisa diakalin pakai kabel audio 2 way.  Speaker standar pun hanya 2 buah depan kiri & kanan saja, dan sepertinya sudah rusak 1.

2. mobil sudah berumur 6 tahun sehingga KM sudah cukup tinggi karena pemakaian tapi tidak masalah asalkan dirawat.

3. kabin agak bau mungkin karena sering ditiduri oleh tukang/orang lain.

4. setelah dicoba di jalan lurus, mobil agak berbelok ke kiri/kanan dengan sendirinya menandakan ada yg kurang beres dengan sektor roda depan/kemudi. akhirnya saya pun melakukan spooring dengan biaya 125,000 dan ditemukan adanya kesalahan pengukuran.

lalu seperti biasa jika sudah membeli mobil bekas maka selanjutnya adalah biaya perbaikan & servis besar/ringan tergantung kondisi dompet & mobil.

saya pun melakukan servis tune-up standar + ganti oli, setelah dicek montir ternyata kopling masih bagus & hanya di setel ulang biar pas saja, rem pun masih pakem.

KESIMPULAN & TIPS :
1. beli mobil bekas itu untung-untungan karena kita tidak akan pernah tahu problem apa yg akan terjadi selanjutnya.

2. lebih baik teliti & capek di awal daripada menyesal kemudian hari yaitu cek mobil impian anda sedetail mungkin & buat daftar prioritas.

3. pilih mobil dengan HARGA yg sebanding dengan FITUR & KUALITAS yg diberikan.

4. pilih penjual yg ramah / murah hati, tidak pelit, sabar sehingga kita pun bisa puas mengoperasi sang mobil.

5. semuanya kembali kepada masing2 kita, seleranya mau seperti apa, karena namanya barang bekas pasti akan banyak diperbaiki/servis karena pemakaian & umur.info lebih lanjut jika anda ingin tahu siapa dealer/pedagang xenia yg saya maksud bisa klik link ini
(jangan lupa jika ditanya tahu info nomernya darimana, tolong jawab dari saya ya 🙂
Terima kasih banyak atas partisipasinya & ditunggu kritik & sarannya 🙂

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Our Charmant

Posted on April 29, 2013. Filed under: Car | Tag:, , |

si charming comfort alias Daihatsu Charmant punya bokap pun akhirnya laku terjual.. Puji Tuhan lebih tinggi dari harga belinya 😀

kenapa dijual ? karena faktor umur yg sudah cukup tua, mesin & parts lain pun butuh penyegaran / perbaikan disana sini, ditambah konsumsi BBM yg ‘relatip cukup’ haus mungkin karena teknologi mesin lama (karburator, metal chain, dll)

namun bahan material mesin masih pure 100% import dari Jepang sana dan body pun masih full metal.. beda dengan mobil2 jaman sekarang dimana material logamnya sudah campuran dll dan yg pasti Made In Cikarang/Karawang sehingga rada lebih tipis sehingga lebih enteng bobotnya.. 😆

semoga bisa menjadi berkat bagi sang pemilik baru.. 😉 (sepertinya begitu karena sepertinya kolektor / anggota club / Charmant Lover)

selamat jalan rumah kedua kami.. sy yakin pasti dikau akan menjadi lebih baik.. (dari segi perawatan, penampilan, performance, dll.)  😀

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: